O2SN Papua Tengah 2025: Langkah Awal Menuju Prestasi Pelajar yang Lebih Luas

Endy Langobelen

Senin, 28 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto bersama usai pembukaan Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat Provinsi Papua Tengah tahun 2025 di Padepokan PSHT, Wonorejo, Nabire, Senin, 28 Juli 2025. (Foto: Galeri Papua/Benas)

Foto bersama usai pembukaan Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat Provinsi Papua Tengah tahun 2025 di Padepokan PSHT, Wonorejo, Nabire, Senin, 28 Juli 2025. (Foto: Galeri Papua/Benas)

NABIRE– Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat Provinsi Papua Tengah tahun 2025 resmi digelar di Padepokan PSHT, Wonorejo, Nabire, Senin, 28 Juli 2025.

Ajang tahunan yang menjadi panggung bakat olahraga pelajar ini baru diikuti dua dari delapan kabupaten di provinsi termuda di Indonesia tersebut. Meski begitu, semangat peserta dan dukungan pemerintah daerah tetap membara.

Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Papua Tengah, Pit Hendrik Nawipa, dalam sambutannya menegaskan pentingnya O2SN sebagai sarana pembentukan karakter dan pembinaan prestasi siswa sejak dini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Melalui O2SN, kita tidak hanya mencari juara, namun juga membangun karakter peserta didik agar menjadi generasi muda yang sehat, berdaya saing, dan berintegritas tinggi,” ujarnya.

Ia juga mengakui bahwa keterbatasan infrastruktur dan kesiapan sumber daya menjadi kendala utama dalam partisipasi maksimal seluruh kabupaten. Namun, ia optimistis tahun-tahun mendatang seluruh daerah di Papua Tengah bisa ikut serta.

“Ke depan, kita akan terus berupaya memperbaiki berbagai kekurangan, membangun sinergi dengan semua pihak, agar tahun-tahun mendatang keenam kabupaten lainnya dapat ikut serta berpartisipasi dalam O2SN,” katanya.

Baca Juga :  SMAN 3 Kokonao ke Final Kapolda Cup Season II Usai Kalahkan SMK Harapan 3-0

Tahun ini, sebanyak 27 siswa dari dua kabupaten tampil sebagai duta olahraga pelajar Papua Tengah. Mereka berlaga di empat cabang: pencak silat, karate, bocce, dan bulutangkis, untuk jenjang SD, SMP, SMA, serta SLB. Masing-masing peserta didampingi satu guru pembimbing, sehingga total 54 orang ikut serta dalam ajang ini.

Ketua Panitia O2SN Papua Tengah 2025, Tino Taribaba, dalam laporannya menyebut bahwa persiapan ajang dilakukan dalam waktu singkat dan cukup padat.

Meski demikian, panitia berhasil memastikan pelaksanaan berjalan lancar, mulai dari penyiapan lokasi, fasilitas, hingga penyediaan wasit dan juri berlisensi.

“Persiapan O2SN tingkat Provinsi Papua Tengah tahun 2025 kami laksanakan dengan waktu yang cukup singkat dan padat,” ungkapnya.

Ia menekankan bahwa kegiatan ini bukan sekadar perlombaan, tetapi juga bagian dari upaya peningkatan mutu pendidikan jasmani dan kesehatan di sekolah.

Salah satu hal penting yang disampaikan Nawipa adalah bahwa para pemenang O2SN tingkat provinsi tahun ini akan menjadi wakil Papua Tengah di tingkat nasional.

“Ini adalah kehormatan sekaligus tanggung jawab besar untuk membawa nama baik Papua Tengah di tingkat nasional,” tegasnya.

Baca Juga :  SMKN 2 Mimika Pesta Gol, Lumat SMA YPK 6-1 di Kapolda Cup II

Ajang O2SN 2025 ini menjadi momen penting bagi Papua Tengah dalam menegaskan arah pembinaan pendidikan yang inklusif dan menyeluruh, tidak hanya berfokus pada sisi akademik semata.

Spirit “Papua Tengah Bisa” yang digaungkan dalam pembukaan mencerminkan tekad kolektif untuk terus melangkah meski dalam keterbatasan.

“Marilah kita jadikan O2SN ini sebagai titik awal kebangkitan prestasi olahraga pelajar di Papua Tengah,” kata Nawipa saat menutup sambutannya sebelum membuka acara secara resmi.

Ajang Mungil, Harapan Besar

Meski hanya diikuti dua kabupaten, pelaksanaan O2SN tahun ini tetap dipandang sebagai capaian awal yang positif dalam pembangunan sektor pendidikan dan pembinaan olahraga pelajar.

Terutama di wilayah baru seperti Papua Tengah yang masih berjuang merangkai sistem pendidikan yang merata.

Dengan semangat kebersamaan dan kerja keras semua pihak, pemerintah berharap O2SN di tahun-tahun mendatang akan menjangkau seluruh anak-anak Papua Tengah.

Bukan hanya sebagai ajang mencari juara, tapi juga membentuk generasi yang sportif, sehat, dan siap bersaing di tingkat nasional dan internasional.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Black Head FC Juara Pangkoops TNI Habema Cup 2026, Pangkoops: Energi Positif Harus Dipelihara
Pangkoops TNI Habema Gelar Turnamen Mini Soccer, Pererat Persaudaraan Pemuda Papua
Mimika Bawa Nama Tanah Papua ke Liga 1 Walking Football
Nabire Tak Terbendung di GSI Papua Tengah, Taklukkan Intan Jaya 2-0
Nabire Pesta Gol, Deiyai Dihantam 8-0 di GSI Papua Tengah 2026
GSI Papua Tengah 2026: Paniai Bangkit Setelah Dibantai Nabire, Berbagi Poin dengan Mimika
GSI Papua Tengah 2026 Dibuka, Talenta Muda Berebut Tempat ke Pentas Nasional
Momen HUT RI, Pemuda Yahukimo dan Keondofoloan Waena Perkuat Kekompakan Lewat Olahraga

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 22:16 WIT

Black Head FC Juara Pangkoops TNI Habema Cup 2026, Pangkoops: Energi Positif Harus Dipelihara

Minggu, 20 September 2026 - 23:23 WIT

Pangkoops TNI Habema Gelar Turnamen Mini Soccer, Pererat Persaudaraan Pemuda Papua

Kamis, 17 September 2026 - 19:22 WIT

Mimika Bawa Nama Tanah Papua ke Liga 1 Walking Football

Rabu, 26 Agustus 2026 - 21:03 WIT

Nabire Tak Terbendung di GSI Papua Tengah, Taklukkan Intan Jaya 2-0

Selasa, 25 Agustus 2026 - 22:52 WIT

Nabire Pesta Gol, Deiyai Dihantam 8-0 di GSI Papua Tengah 2026

Berita Terbaru