MIMIKA – Pemerintah Kabupaten Mimika memastikan pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Tahun Anggaran 2026 segera dimulai.
Bupati Mimika, Johannes Rettob, menargetkan rapat paripurna bersama Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Mimika digelar paling lambat pada 13 November 2025.
Hal tersebut disampaikan Johannes dalam apel gabungan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di halaman kantor Pusat Pemerintahan Kabupaten Mimika, Senin (10/11/2025).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kita segera membahas anggaran tahun 2026 bersama dengan DPRK Mimika. Saya tidak tahu surat sudah masuk atau belum tetapi berdasarkan hasil koordinasi kita kemarin maka rapat akan dimulai tanggal 13 (November 2025),” kata Johannes.
Bupati menegaskan bahwa jika pembahasan dimulai pada 13 November, maka paripurna tidak boleh melewati 20 November 2025.
“Dan saya berharap itu dilaksanakan,” ujarnya.
Johannes meminta seluruh OPD mempercepat koordinasi dan penyusunan dokumen anggaran agar pembahasan dengan DPRK berjalan tanpa hambatan.
Selain jadwal, lokasi paripurna juga masih dalam proses pembahasan.
“Untuk tempat masih dinegosiasi, saya masih terus berusaha untuk dinegosiasi agar cepat dilaksanakan, kalau bisa di Timika kita cepat di Timika,” ucapnya.
Lebih lanjut, Johannes mengungkapkan bahwa RAPBD Mimika 2026 harus sudah masuk dalam tahap evaluasi di tingkat Provinsi pada 29 November 2025.
Karena itu, ia menegaskan agar setiap OPD segera menyusun Rencana Kerja Anggaran (RKA), termasuk melakukan money view serta penyesuaian jika diperlukan.
“Jadi kita terus jalan dan kita ngebut dan kita harapkan APBD kita sesudah dievaluasi tanggal 30, satu minggu ke depan dari tanggal 30 November kita sudah punya APBD 2026,” ungkap Johannes.
Dengan target tersebut, Pemkab Mimika mendorong percepatan pembahasan RAPBD agar pelaksanaan program dan kegiatan tahun 2026 tidak mengalami keterlambatan.









