Pasca Kerusuhan, Masyarakat Wakia Diimbau Tidak Terprovokasi

Endy Langobelen

Rabu, 18 September 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Marianus Maknaipeku, tokoh masyarakat dan Kepala Suku Kamoro. (Foto: Istimewa)

Marianus Maknaipeku, tokoh masyarakat dan Kepala Suku Kamoro. (Foto: Istimewa)

MIMIKA – Seorang tokoh masyarakat, Marianus Maknaipeku, yang juga sebagai Kepala Suku Kamoro, memberikan imbauan kepada warga masyarakat di Kampung Wakia, Wumuka, dan Kapiraya, Distrik Mimika Barat Tengah, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, untuk tidak terprovokasi dengan situasi pasca kerusuhan beberapa waktu lalu.

“Kita ingatkan masyarakat tetap bekerja seperti biasa untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, tidak terprovokasi ataupun menjadi provokatif,” kata Marianus Maknaipeku selaku Tokoh Masyarakat Kamoro.

Baca Juga :  HUT Pekabaran Injil, Bupati Mimika: Karya Allah Luar Biasa bagi Tanah Papua

Marianus mengatakan, masalah tapal batas biarkan diselesaikan pemerintah daerah bersama tokoh masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Masalah yang ada nanti kami sebagai tokoh masyarakat akan duduk bersama pemerintah baik itu Pemerintah Kabupaten maupun Provinsi untuk menyelesaikannya agar tidak ada lagi klaim-mengklaim,” ujar Marianus saat diwawancarai pada Kamis (12/9/2024).

Menurutnya masalah tapal batas merupakan masalah yang kompleks dan perlu diselesaikan oleh kepala daerah defenitif.

Baca Juga :  Perahu Fiber Muatan 13 Orang Tujuan Potowaiburu Tenggelam: 3 Tewas, 2 Hilang

“Masalah ini nanti akan diselesaikan oleh Gubernur Papua Tengah defenitif juga Bupati Mimika definitif dan Bupati Deiyai defenitif. Jadi, kita minta masyarakat untuk bersabar sambil menunggu kepala daerah defenitif dan tidak terprovokasi,” tuturnya.


Update berita terbaru lainnya dengan mengikuti saluran Galeripapua.com WhatsApp Channel. Klik link berikut https://whatsapp.com/channel/0029VafbmilChq6Dj7IL2i46

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

11 Tahanan Konflik Kwamki Narama Dibebaskan, Jadi Duta Keamanan
Pengamanan Diperketat Jelang Kunjungan Tim Harmonisasi ke Kapiraya
TNI Buka Suara Soal Penyerangan Pos di Nabire, Tegaskan Bukan Pos Militer
Satgas Ops Damai Cartenz Amankan 28 Orang di Yahukimo, 9 Jadi Tersangka
Polisi Selidiki Kasus Siswa Magang Dianiaya Pakai Palu di Mimika
Toko Emas Tutup Picu Kericuhan di Timika, Polisi Kendalikan Situasi
Komnas HAM Papua Dukung Pendekatan Humanis Satgas Operasi Damai Cartenz 2026
Tapal Batas Kapiraya, Kepala Suku Mee dan LMA Kamoro Sepakat Dorong Penyelesaian Adat

Berita Terkait

Kamis, 26 Februari 2026 - 16:16 WIT

11 Tahanan Konflik Kwamki Narama Dibebaskan, Jadi Duta Keamanan

Kamis, 26 Februari 2026 - 14:01 WIT

Pengamanan Diperketat Jelang Kunjungan Tim Harmonisasi ke Kapiraya

Rabu, 25 Februari 2026 - 15:58 WIT

TNI Buka Suara Soal Penyerangan Pos di Nabire, Tegaskan Bukan Pos Militer

Rabu, 25 Februari 2026 - 04:42 WIT

Satgas Ops Damai Cartenz Amankan 28 Orang di Yahukimo, 9 Jadi Tersangka

Selasa, 24 Februari 2026 - 14:52 WIT

Polisi Selidiki Kasus Siswa Magang Dianiaya Pakai Palu di Mimika

Berita Terbaru

Armada kantor Pencarian dan Pertolongan Timika bertolak dari Muara Poumako Timika menuju ke lokasi yang dituju guna melakukan pencarian, Kamis (26/2/2026). (Foto: SAR Timika)

Peristiwa

Wanita Paruh Baya Dilaporkan Hilang Diterkam Buaya di Mimika

Kamis, 26 Feb 2026 - 16:38 WIT

Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Politik, dan Hukum Provinsi Papua Tengah, sekaligus Ketua Tim Penanganan Konflik Kwamki Narama dan Kapiraya, Marthen Ukago. (Foto: Galeri Papua/Kevin Kurni)

Pemerintahan

Pemprov Papua Tengah: Konflik Kapiraya Tak Semata Batas Wilayah

Kamis, 26 Feb 2026 - 05:05 WIT