Polisi Buru KKB Penembak Dua Tukang Bangunan di Jayawijaya

Endy Langobelen

Rabu, 4 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polisi mengevakuasi korban penembakan oleh KKB di Jayawijaya, Papua Pegunungan. (Foto: Istimewa/Satgas Humas Ops Damai Cartenz)

Polisi mengevakuasi korban penembakan oleh KKB di Jayawijaya, Papua Pegunungan. (Foto: Istimewa/Satgas Humas Ops Damai Cartenz)

JAYAWIJAYA — Dua orang pekerja sipil tewas setelah menjadi korban penembakan brutal yang diduga dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pimpinan Egianus Kogoya, Rabu pagi (4/6/2025).

Insiden berdarah itu terjadi di Kampung Kwantapo, Distrik Asotipo, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, sekitar pukul 08.30 WIT.

Kepala Operasi Damai Cartenz, Brigjen Pol Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., mengatakan kedua korban, Rahmat Hidayat (45 tahun) dan Saepudin (39 tahun), warga asal Purwakarta, Jawa Barat, ditembak saat tengah mengerjakan pembangunan Gereja GKI Imanuel di kampung tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pelaku yang diduga berjumlah dua orang bersenjata datang secara tiba-tiba dan langsung melepaskan tembakan ke arah para pekerja,” ujar Faizal dalam siaran pers yang diterima Galeripapua.com, Rabu malam.

Berdasarkan keterangan saksi mata, lanjut Faizal, salah satu korban mengalami luka tembak di kepala hingga menembus mata kiri, sementara korban lainnya tertembak di bagian ketiak kiri dan tembus ke lengan.

Baca Juga :  Dianggap Spionase TNI-Polri, Aktivis Asal Papua Dibunuh TPNPB

Keduanya sempat berupaya melarikan diri, namun akhirnya berhasil dikejar dan dieksekusi oleh pelaku di lokasi kejadian.

Menanggapi insiden ini, tim gabungan dari Polres Jayawijaya dan Satgas Penegakan Hukum Operasi Damai Cartenz segera menuju lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengevakuasi jenazah korban.

Faizal seara tegas mengecam keras tindakan kekerasan tersebut dan memastikan langkah tegas akan diambil.

“Ini adalah aksi keji yang tidak bisa ditoleransi. Satgas Ops Damai Cartenz telah langsung bergerak cepat. Kami melakukan penyisiran dan pengejaran terhadap pelaku, memperkuat patroli di daerah rawan, dan mendalami data intelijen. Kami juga berkoordinasi dengan TNI serta tokoh masyarakat setempat untuk menjaga situasi tetap kondusif,” tegasnya.

Baca Juga :  Pilot Susi Air Kapten Philip Minta Obat Asma dan Buku Bahasa Inggris

Ia menyebut, kelompok yang diduga melakukan penyerangan kuat terkait dengan jaringan KKB pimpinan Egianus Kogoya dan berafiliasi dengan nama-nama seperti Asbak Koronue dan Hakim dari kelompok Yahukimo.

Sementara itu, Kepala Satuan Tugas Humas Operasi Damai Cartenz, Kombes Pol Yusuf Sutejo, mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan mendukung upaya penegakan hukum.

“Kami mengimbau masyarakat, khususnya di Distrik Asotipo, untuk tetap waspada dan segera melapor apabila melihat aktivitas mencurigakan atau keberadaan anggota KKB. Satgas Damai Cartenz hadir untuk menjamin keamanan masyarakat,” ujar Kombes Yusuf.

Hingga saat ini, situasi di Kampung Kwantapo dinyatakan rawan namun masih terkendali. Aparat keamanan terus bersiaga dan melakukan patroli serta pengejaran intensif terhadap pelaku yang bertanggung jawab atas serangan ini.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Curanmor di Mimika Seret Pelajar SMP, Motor Dijual Rp800 Ribu
Dua Warga Ditembak, Festival Budaya Lembah Baliem Dihentikan
Eksekusi Sengketa Lahan SP 2 Ditangguhkan, PN Timika Tegaskan Prosedur Sesuai Hukum
Blokade Jalan Cenderawasih Mimika Masih Berlangsung, Polisi Pilih Jalur Persuasif
75 Pasangan OAP di Mimika Timur Jauh Ikuti Nikah Massal
PT Jasti Pravita Jamin Lindungi Pekerja OAP, Kuasa Hukum Tetap Tempuh Jalur Pidana
103 Pasangan di Mimika Ikuti Isbat dan Nikah Massal Menyambut HUT RI
Jenazah Korban Penembakan Polisi di Mimika Dipulangkan ke Ambon

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 20:35 WIT

Curanmor di Mimika Seret Pelajar SMP, Motor Dijual Rp800 Ribu

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 19:26 WIT

Dua Warga Ditembak, Festival Budaya Lembah Baliem Dihentikan

Jumat, 7 Agustus 2026 - 15:10 WIT

Eksekusi Sengketa Lahan SP 2 Ditangguhkan, PN Timika Tegaskan Prosedur Sesuai Hukum

Kamis, 6 Agustus 2026 - 20:48 WIT

Blokade Jalan Cenderawasih Mimika Masih Berlangsung, Polisi Pilih Jalur Persuasif

Kamis, 6 Agustus 2026 - 20:35 WIT

75 Pasangan OAP di Mimika Timur Jauh Ikuti Nikah Massal

Berita Terbaru