Polisi Dalami Peran Anan Nawipa, Pelaku Pembunuhan Danramil Aradide

Endy Langobelen

Minggu, 12 Mei 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Konferensi pers di Kantor Pelayanan Polres Mimika, Minggu (12/5/2024), terkait penangkapan Anan Nawipa, tersangka pembunuhan Danramil 1703-4/Aradide, Lettu (Anm.) Oktovianus Sogalrey.  (Foto: Galeri Papua/Endy Langobelen)

Konferensi pers di Kantor Pelayanan Polres Mimika, Minggu (12/5/2024), terkait penangkapan Anan Nawipa, tersangka pembunuhan Danramil 1703-4/Aradide, Lettu (Anm.) Oktovianus Sogalrey. (Foto: Galeri Papua/Endy Langobelen)

MIMIKA – Aparat kepolisian dari Satgas Operasi Damai Cartenz 2024 tengah mendalami peran Anan Nawipa, anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pimpinan Osea Satu Boma, yang menjadi tersangka pembunuhan Danramil 1703-4/Aradide, Lettu (Anm.) Oktovianus Sogalrey.

Kepala Operasi Damai Cartenz, Kombes Pol. Faizal Ramadhani mengungkapkan Anan Nawipa ditangkap oleh Satgas Gakkum Ops Damai Cartenz pada Sabtu (11/5/2024) kemarin. Anan ditangkap di Distrik Paniai Timur, Kampung Bapauga, Kabupaten Paniai, Papua Tengah.

“Benar bahwa Operasi Damai Cartenz telah melakukan penangkapan pada salah satu tersangka yang diduga melakukan penembakan terhadap Danramil Aradide Kodim Deiyai,” ujar Faizal dalam konferensi pers di Kantor Pelayanan Polres Mimika, Minggu (12/5/2024) petang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Faizal menyebut peran Anan Nawipa dalam kasus pembunuhan Danramil Oktovianus Sogalrey sedang didalami.

Baca Juga :  Masih Banyak Agenda, Satpol-PP Belum Tertibkan Pelajar Nakal

“Sementara kita baru lakukan pemeriksaan singkat. Tapi kami yakini bahwa paling tidak sekurang-kurangnya kita punya alat bukti untuk menyatakan bahwa dia ini terlibat dalam penembakan Danramil Aradide,” imbuhnya.

Dijelaskan lebih lanjut, dari pengakuan tersangka Anan Nawipa, pembunuhan terhadap Lettu (Anm.) Oktovianus Sogalrey sesungguhnya telah direncanakan sebelumnya.

“Jadi sebelum melakukan itu, mereka berkumpul dulu untuk selanjutnya melakukan kegiatan penembakan dan pembunuhan terhadap korban. Apakah sebelumnya mereka sudah memantau korban, itu kami masih akan dalami,” jelas Faizal.

Dalam peristiwa penembakan dan penganiayaan itu, kata Faizal, Anan Nawipa mengaku melakukannya bersama tujuh orang yang lain, yakni Osea Satu Boma, Jemi alias Yegetaka Degei, Yakob Bonai alias Bonai Bon, Yakobus Nawipa, Kleibou Nawipa, Anan Nawipa, dan UKM.

Satgas Ops Damai Cartenz disebut mengenali lima dari tujuh orang pelaku pembunuhan.

Baca Juga :  Kapolda Papua Tengah dan Pj Sekda Puncak Serukan Perdamaian di Kwamki Narama Mimika

“Untuk pendalaman selanjutnya, tadi saya sampaikan mungkin dalam tahap penyidikan selanjutnya,” katanya.

Adapun keterangan yang diterima dari Polres Nabire, Faizal menyampaikan bahwa Anan juga merupakan DPO pada sejumlah kasus pencurian dan kekerasan.

“Tersangka merupakan penjahat yang terlibat dalam berbagai peristiwa kriminal. Dia ini DPO Polres Nabire dari dua kasus 365 (pencurian dengan kekerasan, red) dan 12 kasus curanmor,” pungkasnya.

Atas peristiwa pembunuhan yang dilakukan, Anan Nawipa terjerat pasal 340 KUHP subsider pasal 338 KUHP lebih subsider pasal 351 ayat (3) KUHP lebih-lebih subsider pasal 170 jo pasal 55 ayat (1) ke 1, pasal 56 KUHP dan atau pasal 365 KUHP jo pasal 55 ayat (1) ke 1, pasal 56 KUHP.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pesta Miras Jadi Motif, Dalang Pencurian di Timika Akhirnya Ditangkap
Kejari Mimika Tangani 261 Perkara, Selamatkan Miliaran Rupiah Uang Negara
Polisi Bongkar Gudang Sabu di Mimika, 141 Paket Siap Edar Disita
DPMPTSP Mimika Sidak Toko Emas, Temukan Sejumlah Pelanggaran
Polres Mimika Selidiki Dua Kasus Dugaan Pembunuhan, Sejumlah Barang Bukti Diamankan
Keluarga Korban di Kwamki Narama Tunda Pemakaman, Pilih Bakar Jenazah
Seorang Pria Tewas dengan Luka Bacok di Mimika, Keluarga Desak Polisi Tangkap Pelaku 1×24 Jam
Sadis! Pria di Mimika Tewas Ditembus Belasan Anak Panah

Berita Terkait

Senin, 6 April 2026 - 19:41 WIT

Pesta Miras Jadi Motif, Dalang Pencurian di Timika Akhirnya Ditangkap

Sabtu, 4 April 2026 - 19:45 WIT

Kejari Mimika Tangani 261 Perkara, Selamatkan Miliaran Rupiah Uang Negara

Jumat, 3 April 2026 - 23:12 WIT

Polisi Bongkar Gudang Sabu di Mimika, 141 Paket Siap Edar Disita

Kamis, 2 April 2026 - 02:25 WIT

DPMPTSP Mimika Sidak Toko Emas, Temukan Sejumlah Pelanggaran

Rabu, 1 April 2026 - 03:18 WIT

Polres Mimika Selidiki Dua Kasus Dugaan Pembunuhan, Sejumlah Barang Bukti Diamankan

Berita Terbaru

Presiden Direktur PT Freeport Indonesia, Tony Wenas, memberikan penghormatan terakhir kepada korban insiden tambang bawah tanah melalui peletakan karangan bunga di site DMLZ, Mimika, Selasa (7/4/2026). Tragedi September 2025 menjadi titik balik perusahaan dalam memperketat protokol keselamatan kerja. (Foto: Dokumen PTFI)

Freeport

Refleksi 59 Tahun Freeport Indonesia Menuju Pemulihan

Kamis, 9 Apr 2026 - 01:09 WIT

Direktur Amungsa Foundation, dr. Enny Kenangalem. (Foto: Istimewa)

Kesehatan

Stunting dan Malaria Jadi Ancaman Ganda bagi Anak di Mimika

Rabu, 8 Apr 2026 - 19:06 WIT