Polisi Pastikan Video Pembakaran Alat Berat di Raja Ampat adalah Hoaks

Endy Langobelen

Minggu, 8 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sebuah unggahan yang memberikan narasi hoaks tentang pembakaran alat berat di Raja Ampat. (Foto: Istimewa/Tangkapan layar unggah Facebook)

Sebuah unggahan yang memberikan narasi hoaks tentang pembakaran alat berat di Raja Ampat. (Foto: Istimewa/Tangkapan layar unggah Facebook)

RAJA AMPAT – Kepolisian Daerah (Polda) Papua Barat Daya memastikan bahwa video serta foto tentang pembakaran alat berat yang diisukan terjadi di Raja Ampat adalah tidak benar alias hoaks.

Seperti diketahui, belakangan ini viral di media sosial sebuah video berdurasi 11 detik yang memperlihatkan beberapa alat berat ekskavator terbakar. Sejumlah orang terlihat berlarian, sementara sebuah helikopter terbang memantau dari jarak dekat.

Selain viral di media sosial, peristiwa ini bahkan sempat dimuat di beberapa media pers lokal di Papua.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Narasi yang beredar menyebutkan bahwa peristiwa pembakaran itu terjadi di kawasan perusahaan nikel yang berada di Raja Ampat, Papua Barat Daya.

Baca Juga :  Dua Pencuri Konsentrat PTFI Ditangkap, Kerugian Rp100 Juta

Disebutkan bahwa masyarakat adat di daerah tersebut geram dengan keberadaan perusahaan nikel sehingga melakukan aksi pembakaran terhadap sejumlah alat berat.

“Raja Ampat, pada hari ini, Minggu 8 Juni 2025, waktu pukul 09: 25 WPB. Masyarakat Adat di Wilayah setempat terkonsolidasi dan melakukan pembakaran terhadap alat berat yang sedang beroperasi tambang ilegal di pulau indah tersebut. Selanjutnya, Dimohon untuk mengadvokasi dari semua pihak yang peduli Lingkungan hidup, kemanusiaan, keadilan dan kebenaran,” tulisan salah satu akun di Facebook yang kemudian dibagikan ke sejumlah grup.

Kepala Bidang Humas Polda Papua Barat Daya, Komisaris Polisi Anis Dj, saat dikonfirmasi, memastikan bahwa berita tersebut adalah hoaks.

Baca Juga :  Bupati Mimika: Rolling Jabatan akan Dilakukan Tiga Kali selama 3 Bulan

“Malam, Ade. Tidak ada informasi dan video tentang pembakaran alat berat itu. Pasti hoaks. Laporan dari Kapolres Raja Ampat, situasi kondusif,” jawabnya singkat melalui pesan WhatsApp, Minggu (8/6/2025) malam.

Dengan beredarnya berita hoaks ini, Kompol Anis juga mengimbau kepada masyarakat agar tidak serta-merta membagikan informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya.

Sementara itu, berdasarkan penelusuran Galeripapua.com, peristiwa pembakaran alat berat itu sesungguhnya terjadi di Zaragoza, Antioquia, Kolombia. Video itu diunggah oleh akun Facebook PubliNordeste pada Mei 2025 lalu.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pengamanan Diperketat Jelang Kunjungan Tim Harmonisasi ke Kapiraya
TNI Buka Suara Soal Penyerangan Pos di Nabire, Tegaskan Bukan Pos Militer
Satgas Ops Damai Cartenz Amankan 28 Orang di Yahukimo, 9 Jadi Tersangka
Polisi Selidiki Kasus Siswa Magang Dianiaya Pakai Palu di Mimika
Toko Emas Tutup Picu Kericuhan di Timika, Polisi Kendalikan Situasi
Operasi Perbatasan Berbuah Hasil, Koops Swasembada Musnahkan Senjata OPM
Senjata OPM Diserahkan secara Sukarela ke TNI di Pegunungan Bintang
Seorang Pemuda Dianiaya hingga Tewas di Mimika

Berita Terkait

Kamis, 26 Februari 2026 - 14:01 WIT

Pengamanan Diperketat Jelang Kunjungan Tim Harmonisasi ke Kapiraya

Rabu, 25 Februari 2026 - 04:42 WIT

Satgas Ops Damai Cartenz Amankan 28 Orang di Yahukimo, 9 Jadi Tersangka

Selasa, 24 Februari 2026 - 14:52 WIT

Polisi Selidiki Kasus Siswa Magang Dianiaya Pakai Palu di Mimika

Selasa, 24 Februari 2026 - 02:32 WIT

Toko Emas Tutup Picu Kericuhan di Timika, Polisi Kendalikan Situasi

Rabu, 18 Februari 2026 - 23:10 WIT

Operasi Perbatasan Berbuah Hasil, Koops Swasembada Musnahkan Senjata OPM

Berita Terbaru

Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Politik, dan Hukum Provinsi Papua Tengah, sekaligus Ketua Tim Penanganan Konflik Kwamki Narama dan Kapiraya, Marthen Ukago. (Foto: Galeri Papua/Kevin Kurni)

Pemerintahan

Pemprov Papua Tengah: Konflik Kapiraya Tak Semata Batas Wilayah

Kamis, 26 Feb 2026 - 05:05 WIT