Polisi Ungkap Hasil Identifikasi 2 Anggota KKB yang Ditembak Mati di Mimika

Endy Langobelen

Jumat, 5 April 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz 2024, AKBP Dr. Bayu Suseno. (Foto: Istimewa/Satgas Humas Damai Cartenz 2024)

Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz 2024, AKBP Dr. Bayu Suseno. (Foto: Istimewa/Satgas Humas Damai Cartenz 2024)

MIMIKA – Aparat kepolisian mengungkapkan hasil identifikasi terhadap dua anggota kelompok kriminal bersenjata (KKB) yang ditembak mati di Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, pada Kamis (4/4/2024) kemarin.

Kepala Operasi (Kaops) Damai Cartenz 2024, AKBP Dr. Faizal Ramadhani, melalui keterangan tertulis pada Jumat (5/4/2024) menjelaskan bahwa pihaknya telah berhasil mengidentifikasi kedua anggota KKB tersebut.

Faizal menyampaikan, keduanya atas nama Abu Bakar Kogoya alias Abu Bakar Tabuni dan Demianus Magay alias Natan Wanimbo.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Abu Bakar Kogoya alias Abu Bakar Tabuni berusia sekitar 28 tahun, alamat di Utikini, Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika. Jabatannya dalam KKB adalah sebagai Komandan Operasi Umum Kodap 8 Intan Jaya,” ujar Faizal.

Baca Juga :  6 Orang Terluka dalam Perang Dua Kelompok di Mimika

Sementara Demianus Magay berdasarkan keterangan di KTP-nya, diketahui lahir di Timika tanggal 24 Desember 2003 dan beralamat di Lamopi, Distrik Kwamki Narama, Kabupaten Mimika.

Selain itu, berdasarkan ciri-ciri fisik dan hasil kroscek dengan jaringan KKB jaringan Gusby Waker yang saat ini menjadi warga binaan di Lapas, dikatakan bahwa Demianus Magay kerap dikenal dengan nama Natan Wanimbo, yang mana merupakan Komandan Operasi Umum wilayah Sorong sampai Merauke.

“Berdasarkan hasil pengecekan data E-KTP bahwa identitas jenazah memang sesuai dengan KTP tersebut. Kami juga sudah mengonfirmasi dengan KKB jaringan Gusby Waker di dalam lapas, bahwa sehari-hari dia dikenal dengan nama Natan Wanimbo,” jelas Faizal.

Baca Juga :  Tersangka Penganiayaan Berat di Jalan Sosial Mimika Diserahkan ke Kejari

Selanjutnya Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz 2024, AKBP Dr. Bayu Suseno, mengimbau kepada masyarakat yang mengenali atau yang menjadi pihak keluarga dari kedua KKB tersebut agar dapat datang ke Posko Mile 66 dengan membawa bukti-bukti pendukung.

“Bagi masyarakat yg mengenali kedua jenazah KKB tersebut, atau pihak keluarganya yg ingin melihat jenazahnya dapat mendatangi Posko Mile 66” ujar Bayu.

Mengakhiri keterangan tersebut, Bayu menjelaskan bahwa siang ini, Jumat (5/4/2024), direncanakan kedua jenazah akan dimakamkan di sekitar lokasi di Utikini, Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika.

“Apabila sampai dengan siang hari ini (5/4/2024) tidak ada pihak keluarga yang datang, maka kedua jenazah akan kami makamkan di Utikini,” pungkas Bayu.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sopir yang Sempat Ditahan KKB di Jayawijaya Ditemukan dalam Kondisi Terbakar, TNI Lakukan Evakuasi
1 Korban Sandera KKB Berhasil Dievakuasi ke Timika
Polisi Berhasil Tangkap Pelaku Penikaman Remaja di Mimika
Aktivis HAM Papua: Pelemparan Bom Molotov ke Komnas HAM Bentuk Teror
Sebelum Bom Molotov, Kantor Komnas HAM Papua Pernah Diteror
Polres Mimika Musnahkan 161.37 Gram Ganja
Polisi Tetapkan 3 Tersangka atas Kasus Pembunuhan Tukang Ojek di Mimika
Kasus Sajam di Kwamki Narama: Polisi Tetapkan 4 Tersangka, 5 Dipulangkan

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 14:40 WIT

Sopir yang Sempat Ditahan KKB di Jayawijaya Ditemukan dalam Kondisi Terbakar, TNI Lakukan Evakuasi

Senin, 14 September 2026 - 15:25 WIT

1 Korban Sandera KKB Berhasil Dievakuasi ke Timika

Minggu, 13 September 2026 - 18:14 WIT

Polisi Berhasil Tangkap Pelaku Penikaman Remaja di Mimika

Rabu, 9 September 2026 - 23:22 WIT

Aktivis HAM Papua: Pelemparan Bom Molotov ke Komnas HAM Bentuk Teror

Rabu, 9 September 2026 - 22:16 WIT

Sebelum Bom Molotov, Kantor Komnas HAM Papua Pernah Diteror

Berita Terbaru