Positivity Rate Malaria Mimika Turun ke 15 Persen, Deteksi Diperluas hingga 1 Juta Tes

Ahmad

Selasa, 3 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika, Reynold J. Ubra. (Foto: Galeri Papua/Ahmad)

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika, Reynold J. Ubra. (Foto: Galeri Papua/Ahmad)

MIMIKA — Angka positivity rate malaria di Kabupaten Mimika, Papua Tengah, menunjukkan tren penurunan pada 2025, meskipun jumlah kasus masih terbilang tinggi.

Penurunan itu menjadi indikator membaiknya upaya deteksi dini dan pengendalian malaria yang dilakukan pemerintah daerah.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika, Reynold J. Ubra, menyebut positivity rate malaria pada 2025 turun menjadi 15 persen, dibandingkan 22 persen pada 2024. Penurunan tersebut terjadi seiring dengan masifnya perluasan pemeriksaan malaria di wilayah Mimika.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Meski demikian, Reynold mengakui jumlah kasus malaria dalam tiga tahun terakhir tetap mengalami peningkatan, namun berada dalam batas yang telah diprediksi.

“Upaya (menurunkan positivity rate yang dilakukan) adalah dengan melakukan deteksi serta pengobatan, per minggu ini kami mencoba percepatan upaya testing, pengobatan sesuai standar dan pengendalian vektor,” kata Reynold saat ditemui, Senin (2/2/2026).

Baca Juga :  Seribu OAP Miskin Ekstrem di Mimika Terima Bantuan dari Pemprov

Ia menjelaskan, pengendalian vektor malaria dilakukan melalui pengawasan dan pengelolaan tempat perindukan nyamuk.

Program itu telah berjalan sejak tahun lalu dengan melibatkan Himpunan Ahli Kesehatan Lingkungan Indonesia (HAKLI).

Menurut Reynold, hasil evaluasi Dinas Kesehatan menunjukkan adanya dampak positif dari kolaborasi tersebut terhadap pengendalian malaria di Mimika.

Pada 2025, jumlah pemeriksaan malaria meningkat signifikan hingga mencapai satu juta tes. Angka ini jauh lebih tinggi dibandingkan 2024 yang mencatat sekitar 700 ribu tes, serta 2023 dengan 500 ribu tes.

“Tahun 2025 itu jumlah orang yang ditesting itu mencapai 1 juta, tahun 2024 itu hanya 700.000, tahun 2023 itu hanya 500.000, jadi kenaikannya jika dibandingkan dalam 3 tahun terakhir itu kenaikannya sampai 3 kali,” ujarnya.

Baca Juga :  Sosialisasi Program Mace Teti, Loka POM Mimika: Gunakan Antibiotik Sesuai Aturan

Dari satu juta tes tersebut, tercatat sekitar 188 ribu kasus malaria. Namun Reynold menegaskan, lonjakan tersebut masih dalam proyeksi yang telah disusun Dinas Kesehatan.

“Meskipun meningkat tapi sebenarnya peningkatanya tidak signifikan karena kami sudah memprediksikan kira-kira kasus malaria setiap tahun itu mencapai 150.000 sampai 188.000 maksimal 200.000 tetapi tidak terjadi,” imbuhnya.

Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika menegaskan akan terus memperkuat strategi deteksi, pengobatan sesuai standar, serta pengendalian vektor sebagai langkah menekan penyebaran malaria di wilayah tersebut.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

RSUD Mimika Bangun Ruang Rawat Inap Baru, Kapasitas Layanan Ditingkatkan
Lintasi Jembatan Rapuh, Nakes di Mimika Pertaruhkan Nyawa Demi Pelayanan
Dirut BPJS Kesehatan ke Mimika Gandeng Pemda Perkuat JKN
Kasus Campak di Mimika Meningkat, Dinkes Luncurkan Imunisasi Kejar
Ruang Operasi RS Waa Banti akan Beroperasi pada Juni 2026 Mendatang
Dinkes Mimika Bangun Puskesmas Perintis Rp34 Miliar, Target 150 Ribu Warga Dapat Layanan Gratis
Dinkes Mimika Targetkan 2 Juta Tes Malaria dan 50 Ribu Skrining TBC pada 2026
DP3AP2KB Mimika Tekankan Kolaborasi dalam Percepatan Penurunan Stunting

Berita Terkait

Selasa, 31 Maret 2026 - 07:30 WIT

Lintasi Jembatan Rapuh, Nakes di Mimika Pertaruhkan Nyawa Demi Pelayanan

Sabtu, 7 Maret 2026 - 14:46 WIT

Dirut BPJS Kesehatan ke Mimika Gandeng Pemda Perkuat JKN

Rabu, 4 Maret 2026 - 04:06 WIT

Kasus Campak di Mimika Meningkat, Dinkes Luncurkan Imunisasi Kejar

Selasa, 3 Maret 2026 - 20:28 WIT

Ruang Operasi RS Waa Banti akan Beroperasi pada Juni 2026 Mendatang

Selasa, 3 Maret 2026 - 20:18 WIT

Dinkes Mimika Bangun Puskesmas Perintis Rp34 Miliar, Target 150 Ribu Warga Dapat Layanan Gratis

Berita Terbaru