Bappeda Mimika Soroti Otsus Belum Tepat Sasaran, Fokus Benahi Pendidikan dan Pengawasan

Kevin Kurni

Rabu, 1 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Bappeda Mimika, Septinus Timang, ditemui awak media usai mengikuti acara Musrenbang Otsus Kabupaten Mimika Tahun 2026 di Ballroom Hotel Horizon Ultima, Jl. Hassanudin, Timika. (Foto: Galeri Papua/Kevin Kurni)

Kepala Bappeda Mimika, Septinus Timang, ditemui awak media usai mengikuti acara Musrenbang Otsus Kabupaten Mimika Tahun 2026 di Ballroom Hotel Horizon Ultima, Jl. Hassanudin, Timika. (Foto: Galeri Papua/Kevin Kurni)

MIMIKA – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Mimika mendorong perbaikan serius dalam pengelolaan dana otonomi khusus (Otsus), dengan menitikberatkan pada sektor pendidikan, pelayanan dasar, dan pengawasan yang lebih merata.

Kepala Bappeda Mimika, Septinus Timang, menegaskan pentingnya penyamaan persepsi antar pemangku kepentingan agar penggunaan dana Otsus benar-benar tepat sasaran dan berdampak langsung bagi masyarakat.

Menurutnya, forum Musrenbang Otsus Kabupaten Mimika Tahun 2026 menjadi momentum penting untuk meluruskan persepsi publik yang selama ini menilai pengelolaan dana Otsus belum optimal.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Banyak masukan yang pertama terkait dengan pendidikan, sebelumnya ada kesan bahwa dana Otsus kan tidak tepat sasaran,” ujar Septinus usai kegiatan yang digelar di Horison Ultima Timika, Senin (30/3/2026) sore.

Baca Juga :  Pemda Mimika Akui Banyak Jalan Rusak, Pj Sekda Minta Maaf dan Janji Perbaikan

Ia menjelaskan, arah kebijakan penggunaan dana Otsus ke depan tetap difokuskan pada sektor pelayanan dasar, yakni pendidikan, kesehatan, serta penguatan ekonomi masyarakat lokal.

“Lebih banyak ke aspek pelayanan dasar, Pendidikan, kesehatan dan sektor pergerakan ekonomi masyarakat lokal, itu sangat penting, harapan kami dengan hasil diskusi, minimal sudah ada konsep yang sama,” katanya.

Namun demikian, Septinus mengakui partisipasi sejumlah pemangku kepentingan dalam forum tersebut belum maksimal. Padahal, keterlibatan semua pihak dinilai krusial untuk menghasilkan kebijakan yang komprehensif.

“Kami harapkan semua pihak yang berkompeten bisa hadir, karena ini menyangkut penyusunan konsep bersama. Namun, sebagian belum hadir,” ungkapnya.

Selain itu, ia juga menyoroti lemahnya pengawasan penggunaan dana Otsus yang hingga kini belum menjangkau seluruh wilayah, khususnya daerah pegunungan.

Baca Juga :  Satu Lagi Tukang Ojek Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Belakang Keuskupan Timika

“Selama ini konsep pengawasan mereka lebih banyak di pesisir, pantai dan perkotaan, untuk di gunung mereka belum masuk. Kita harap ke depan lebih konsisten, fokus pengawasan terutama penggunaan Otsus di masyarakat asli Mimika,” jelasnya.

Septinus menambahkan, tantangan pengawasan tidak terlepas dari kondisi geografis Mimika serta persebaran masyarakat asli Papua yang mayoritas berada di wilayah kampung.

“Masyarakat asli Papua itu ada di kampung-kampung, di kota mereka tersebar, sudah berbaur, sudah sangat majemuk sekali sehingga kita sulit untuk mengidentifikasi,” katanya.

Melalui Musrenbang Otsus ini, Pemerintah Kabupaten Mimika berharap tercipta kesepahaman lintas sektor terkait arah kebijakan, sekaligus memperkuat efektivitas pengelolaan dana Otsus agar lebih tepat sasaran dan dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kadistrik Mimika Baru Ancam Copot Ketua RT yang Rugikan Warga Perihal BBM Subsidi
Distrik Mimika Baru Antisipasi Banjir, Desak Kerja Sama Instansi Teknis dan Warga
Dinkes Mimika Dorong Inovasi Penyuluhan Kesehatan, 26 Puskesmas Dievaluasi
Dinkes Jayapura: 503 Pasien Kusta Masih Jalani Pengobatan
Mimika Jadi yang Tertinggi di Papua Tengah, Disdukcapil Kebut Pemutakhiran Database OAP
Babak 16 Besar Turnamen Mini Soccer Kapolda Cup II Dimulai Hari Ini
PUPR Papua Tengah Upayakan Konektivitas Trans Nabire-Timika dan Enarotali-Sugapa
Menjahit Konektivitas, Menghapus Label 3T di Waropen

Berita Terkait

Kamis, 28 Mei 2026 - 20:57 WIT

Kadistrik Mimika Baru Ancam Copot Ketua RT yang Rugikan Warga Perihal BBM Subsidi

Rabu, 27 Mei 2026 - 23:35 WIT

Distrik Mimika Baru Antisipasi Banjir, Desak Kerja Sama Instansi Teknis dan Warga

Selasa, 26 Mei 2026 - 13:06 WIT

Dinkes Mimika Dorong Inovasi Penyuluhan Kesehatan, 26 Puskesmas Dievaluasi

Sabtu, 23 Mei 2026 - 21:18 WIT

Dinkes Jayapura: 503 Pasien Kusta Masih Jalani Pengobatan

Sabtu, 23 Mei 2026 - 00:22 WIT

Mimika Jadi yang Tertinggi di Papua Tengah, Disdukcapil Kebut Pemutakhiran Database OAP

Berita Terbaru

Bangunan Gereja Katolik di Kampung ILS Poumako, Distrik Mimika Timur, Mimika, Papua Tengah, terbakar pada Rabu (27/5/2026) malam. (Foto: Istimewa/Tangkap layar video amatir warga)

Peristiwa

Terungkap Penyebab Gereja Katolik di Mimika Terbakar

Kamis, 28 Mei 2026 - 20:48 WIT

Bangunan Gereja Katolik di Kampung ILS Poumako, Distrik Mimika Timur, Mimika, Papua Tengah, terbakar pada Rabu (27/5/2026) malam. (Foto: Istimewa/Tangkap layar video amatir warga)

Peristiwa

Gereja Katolik di Poumako Mimika, Papua Tengah Terbakar

Rabu, 27 Mei 2026 - 23:29 WIT