Tidak Lolos K2 Sejumlah Massa di Kota Nabire Hambur Sampah dan Bakar Meja, Bupati Batalkan Hasil Verifikasi

Jumat, 13 Januari 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tampak massa aksi menumpahkan sejumlah sampah dari truk sampah ke salah satu sisi Kantor BKD Nabire, Jumat (13/1/2023). (Foto: tangkapan layar video aksi)

Tampak massa aksi menumpahkan sejumlah sampah dari truk sampah ke salah satu sisi Kantor BKD Nabire, Jumat (13/1/2023). (Foto: tangkapan layar video aksi)

NABIRE – Pemerintah Kabupaten Nabire telah mengumumkan 800 nama yang lolos dalam verifikasi pengangkatan K2, Jumat (13/1/2023).

Sayangnya pengumuman itu lantas menimbulkan berbagai aksi dari sejumlah massa yang namanya tidak tercantum di dalam 800 nama tersebut.

Dari beberapa video yang diterima GaleriPapua.com, massa melakukan aksi di dua titik, yakni di Kantor Badan Kepegawaian Daerah (BKD) dan RSUD Siriwini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Salah satu video memperlihatkan massa berbondong-bondong menyambangi Kantor BKD dengan beberapa truk yang dipenuhi sampah.

“Masuk, masuk, truk masuk!” Seru massa aksi meminta semua truk sampah masuk ke dalam area Kantor BKD.

Sesudah itu, massa langsung mengekspresikan ketidakpuasannya dengan menumpahkan sampah-sampah dari dalam truk ke salah satu sisi gedung kantor.

“Tumpah saja, tumpah! Sampah-sampah semua kasih masuk di sini,” teriak salah satu massa dengan lantang.

Baca Juga :  Bupati Mimika Angkat Bicara Soal Sengketa Tanah Berujung Palang Sekolah

“Orang sudah bekerja bertahun-tahun tapi nama tidak ada. Ini sudah sampah-sampah yang selama ini kita kerja untuk bersihkan,” ujar massa lainnya.

Sementara itu, di waktu yang bersamaan, aksi protes juga dilakukan di RSUD Siriwini Nabire oleh sejumlah tenaga kesehatan (nakes) yang juga tidak lolos K2.

Sejumlah tenaga kesehatan saat melakukan aksi protes di depan RSUD Siriwini Nabire, Jumat (13/1/2023). (Foto: tangkapan layar video aksi)

Dari sebuah video terlihat para nakes tersebut sedang meributkan hasil pengumuman K2. Mereka turut membakar beberapa fasilitas meja-meja kantor di depan pintu masuk RSUD Siriwini.

Berdasarkan data yang diterima media ini, aksi protes ini kemudian berlanjut dengan mendatangi Kantor Bupati Nabire untuk menyampaikan kekecewaan secara langsung kepada Pimpinan Daerah.

Baca Juga :  Menyemai Mimpi Siswa Sekolah Taruna Papua

Mendengar semua keluhan yang disampaikan massa aksi, Bupati Nabire Mesak Magai, langsung mengambil kebijakan untuk membatalkan pengumuman hasil verifikasi 800 nama tersebut.

“Ini sekian banyak orang semua turut kecewa dan sedih. Saya pun turut merasakan itu. Maka Kabupaten Nabire ini kita akan batalkan,” ujarnya pada Jumat (13/1/2023) sore.

Dikatakan bahwa besok Senin (16/1/2023), surat permintaan pembatalan hasil verifikasi 800 nama tersebut akan dikirimkan ke Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) Republik Indonesia.

“Hari ini saya secara resmi batalkan dan besok, hari senin, saya akan kirim surat kepada Menpan. Saya minta untuk batalkan hasil verifikasi dan saya akan publikasikan surat tersebut kepada kita sekalian supaya kita perlu ketahui,” tuturnya.

Dia berharap proses pengangkatan K2 ini tidak membuat hubungan kekeluargaan, persahabatan, dan kebersamaan menjadi dibatasi.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hari Masyarakat Adat Sedunia: LEPEMAWIL Soroti Hilangnya Tanah dan Melemahnya Lembaga Adat
403 Pelajar Diduga Keracunan MBG, YKKMP: Jangan Abaikan Suara Anak Papua
Blapos TIFA Management: Dari Freestyle Jalanan Menuju Panggung Besar
Tokoh Adat Kamoro Bantah Pendangkalan Sipu-Sipu Akibat Tailing Freeport, Minta DPR Libatkan Pemilik Hak Ulayat
Distrik Mimika Baru Hadirkan Pos Timbang Merdeka, Tukar Sampah Jadi Insentif
Data Penduduk Mimika Semester I 2026: 325.596 Jiwa
Bupati Mimika Ancam Cabut Izin Usaha Jika Buang Sampah Sembarangan
Aksi Mimbar Bebas, KNPB Timika Soroti Isu Kemanusiaan di Papua

Berita Terkait

Minggu, 9 Agustus 2026 - 11:18 WIT

Hari Masyarakat Adat Sedunia: LEPEMAWIL Soroti Hilangnya Tanah dan Melemahnya Lembaga Adat

Jumat, 7 Agustus 2026 - 22:59 WIT

403 Pelajar Diduga Keracunan MBG, YKKMP: Jangan Abaikan Suara Anak Papua

Jumat, 7 Agustus 2026 - 19:48 WIT

Blapos TIFA Management: Dari Freestyle Jalanan Menuju Panggung Besar

Jumat, 7 Agustus 2026 - 17:46 WIT

Tokoh Adat Kamoro Bantah Pendangkalan Sipu-Sipu Akibat Tailing Freeport, Minta DPR Libatkan Pemilik Hak Ulayat

Rabu, 5 Agustus 2026 - 20:48 WIT

Distrik Mimika Baru Hadirkan Pos Timbang Merdeka, Tukar Sampah Jadi Insentif

Berita Terbaru