Upacara Peringatan Hari OTDA ke-29 Digelar Secara Daring, Ini Pesan Wamendagri

Ahmad

Jumat, 25 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Bupati Mimika, Emanuel Kemong (seragam dinas putih/tengah) didampingi sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tengah mengikuti upacara peringatan hari OTDA di lantai 3 gedung A kantor Pusat Pemerintahan Kabupaten Mimika secara daring, Jumat (25/4/2025), (Foto: Galeri Papua/Ahmad)

i

Wakil Bupati Mimika, Emanuel Kemong (seragam dinas putih/tengah) didampingi sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tengah mengikuti upacara peringatan hari OTDA di lantai 3 gedung A kantor Pusat Pemerintahan Kabupaten Mimika secara daring, Jumat (25/4/2025), (Foto: Galeri Papua/Ahmad)

MIMIKA – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melaksanakan upacara peringatan hari Otonomi Daerah (OTDA) ke XXIX (29) di Kota Balikpapan, Kalimantan Timur (Kaltim), Jumat (25/4/2025).

Selain dihadiri oleh Aparatur Sipil Negara (ASN) daerah setempat, upacara itu juga diikuti oleh kota kabupaten se-Nusantara secara daring, termasuk Kabupaten Mimika.

Upacara itu dipimpin langsung oleh Wakil Menteri Kementerian Dalam Negeri, Bima Arya Sugiarto, selaku inspektur upacara mewakili Mendagri, Tito Karnavian yang berhalangan hadir.

Dalam amanatnya, Wakil Menteri Kementerian Dalam Negeri, Bima Arya Sugiarto, mengajak jajaran pemerintahan di setiap daerah agar tak lupa akan sejarah Otonomi Daerah yang kini menginjak usia 29 tahun.

Bima juga mengajak semua pemimpin daerah agar tidak lupa akan maksud serta tujuan dari otonomi daerah sebagai keberlangsungan kesejahteraan dan pemerataan di suatu daerah.

Kata Bima, usia 29 tahun ini merupakan waktu yang tepat untuk dilakukan evaluasi tentang otonomi daerah.

Namun, pada prinsipnya evaluasi harus dilakukan dari dua sisi. Setiap kepala daerah harus terus beradaptasi, begitu pun dengan pemerintah pusat yang juga harus melakukan sinkronisasi serta evaluasi bersama pemerintah di daerah.

Adapun yang dimaksud dengan otonomi daerah adalah hak, wewenang, dan kewajiban daerah otonom untuk mengatur dan mengurus sendiri urusan pemerintahan dan kepentingan masyarakat setempat dalam sistem Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Baca Juga :  BKPSDM: Eltinus Omaleng yang Harus Tanda Tangan SK PPPK Nakes

Ini berarti pemerintah daerah memiliki kebebasan untuk membuat keputusan yang berkaitan dengan kepentingan lokal mereka, sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku

Bima melanjutkan, kunci kesuksesan suatu daerah tentunya membutuhkan inovasi, kolaborasi dengan semua stakeholder, bermitra dengan swasta, menguatkan pentahelix serta berprikir kreatif untuk membangun sektor ekonomi.

Menurut Bima, Otonomi Daerah tidak saja berhasil memajukan ekonomi tetapi melahirkan pemimpin-pemimpin hebat dari daerah mulai dari bupati, gubernur hingga regenerasinya di tingkat pusat.

Bima menambahkan, yang menjadi fokus utama pemerintah pusat beserta Kemendagri saat ini adalah sinkronisasi, akselerasi serta sinergi.

Evaluasi ini dilakukan untuk mengukur sejauh mana kesejahteraan bisa dijemput, dicapai dan direalisasikan. Sebab, tantangan besar yang dihadapi Indonesia saat ini adalah memajukan sumber daya manusia, dan membangun sistem meritokrasi di semua unsur pemerintahan daerah.

Di samping itu, Bima melanjutkan bahwa tantangan lainnya yang dihadapi saat ini adalah banyaknya tumpang tindih regulasi.

“Semakin jauh kesejahteraan warga, maka semakin kuat evaluasi atas otonomi itu dilakukan. Semakin rendah, semakin minim kinerja dari kepala daerah maka akan semakin banyak pula evaluasi yang dilakukan atas kewenangan yang diberikan kepada daerah,” tegas Bima.

Baca Juga :  Pemkab Mimika Bakal Bangun Sejumlah Kantor Polsek di 2026

Semua hal tersebut kata Bima akan menjadi atensi jajaran Kementerian Dalam Negeri untuk terus melakukan sinkronisasi semata-mata untuk kepentingan di daerah.

Sementara itu, Wakil Bupati Mimika, Emanuel Kemong melalui Asisten III Bidang Administrasi Umum Setda Kabupaten Mimika, Evert Lucas Hindom turut menanggapi amanat Mendagri melalui Wamendagri dalam upacara peringatan tersebut.

Menurut Evert bahwa inti dari penyampaian Wamendagri dalam pelaksanaan upacara peringatan hari OTDA ke 29 adalah tentang sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah.

“Pada prinsipnya, Pemerintah Kabupaten Mimika akan tetap berkolaborasi dengan pemerintah pusat untuk meningkatkan penyelenggaraan pemerintahan yang lebih baik menuju Indonesia Emas di tahun 2045,” tutur Evert.

“Sesuai dengan arahan dari Bapak Wakil Bupati maka Pemerintah Kabupaten Mimika akan tetap bersinergi dengan pemerintah pusat untuk membangun masyarakat yang ada, serta meningkatkan pelayanan publik agar tercapainya Indonesia Emas di tahun 2045,” lanjutnya.

Menurut Evert, melihat tema yang diangkat dalam peringatan Hari OTDA ke 29 ini yakni “Sinergitas Pusat dan Daerah Membangun Nusantara Menuju Indonesia Emas 2045” sangat relevan dengan visi misi Bupati dan Wakil Bupati Mimika.

Evert meyakini bahwa visi dan misi kedua pemimpin daerah tersebut dapat diakselerasi dengan tema yang diusung tersebut.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jembatan Rusak di Distrik Tembagapura, Ini Tanggapan Kadis PUPR
Sejumlah Pejabat Eselon Pemkab Mimika Dilantik, Bupati John Tegaskan Hal Ini
Bupati Mimika Angkat Bicara Soal Sengketa Tanah Berujung Palang Sekolah
Pemkab Puncak Dorong Perdasus Konflik Adat, Upaya Perkuat Perdamaian Berbasis Kearifan Lokal Papua
Pemkab Puncak–Mimika Fasilitasi Perdamaian Konflik Kwamki Narama, Senin Prosesi Adat
Ritual Pembakaran Jenazah Jori Murib di Mimika Diambil Alih Pemkab Puncak
Target Tak Tercapai, Serapan Anggaran Mimika 2025 di Bawah 80 Persen
Konflik Kwamki Narama Berlarut, Bupati Mimika Tegaskan Hukum Positif Tak Boleh Kalah

Berita Terkait

Kamis, 15 Januari 2026 - 22:19 WIT

Jembatan Rusak di Distrik Tembagapura, Ini Tanggapan Kadis PUPR

Kamis, 15 Januari 2026 - 22:02 WIT

Sejumlah Pejabat Eselon Pemkab Mimika Dilantik, Bupati John Tegaskan Hal Ini

Rabu, 14 Januari 2026 - 22:49 WIT

Bupati Mimika Angkat Bicara Soal Sengketa Tanah Berujung Palang Sekolah

Sabtu, 10 Januari 2026 - 18:25 WIT

Pemkab Puncak Dorong Perdasus Konflik Adat, Upaya Perkuat Perdamaian Berbasis Kearifan Lokal Papua

Jumat, 9 Januari 2026 - 22:01 WIT

Pemkab Puncak–Mimika Fasilitasi Perdamaian Konflik Kwamki Narama, Senin Prosesi Adat

Berita Terbaru

Ilustrasi jaringan internet Telkomsel down. (Foto: Galeri Papua/Endy Langobelen regenerated by OpenAI)

Peristiwa

Jaringan Internet Melambat, Telkomsel Akui Gangguan Nasional

Kamis, 22 Jan 2026 - 17:22 WIT