Bupati Mimika Pastikan Akses Banti Pulih Usai Longsor, RS Aman dari Abrasi

Kevin Kurni

Jumat, 1 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Mimika, Johannes Rettob. (Foto: Galeri Papua/Ahmad)

Bupati Mimika, Johannes Rettob. (Foto: Galeri Papua/Ahmad)

MIMIKA — Pemerintah Kabupaten Mimika memastikan kondisi infrastruktur dan layanan dasar di Distrik Banti mulai pulih pascakejadian longsor akibat hujan deras.

Akses vital yang sempat terputus kini telah tersambung, sementara penanganan lanjutan terus dilakukan secara terpadu.

Kepastian tersebut disampaikan Bupati Mimika, Johannes Rettob, usai menghadiri kegiatan Dharma Santi di Pura Mandhira Mihika Mandaloka, Kamis (30/4/2026) malam.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, tim Pemkab Mimika telah berada di lokasi sejak awal kejadian untuk melakukan penanganan bersama sejumlah pihak, termasuk PT Freeport Indonesia.

“Kita sudah koordinasi ke sana dan sudah melaksanakan kerja sama dengan PT Freeport, dan sudah dilakukan pembenahan sesuai kebutuhan,” ujarnya.

Baca Juga :  Distrik Mimika Baru Sosialisasi Program Sampah Berbasis Coin Digital

Johannes menjelaskan, salah satu ruas jalan yang sebelumnya terputus kini sudah kembali dapat dilalui. Tahap berikutnya, pemerintah bersama pihak perusahaan akan melanjutkan peningkatan kualitas jalan guna memastikan akses lebih kuat dan aman.

“Jalan yang putus sudah tersambung, sekarang tinggal kita mau pengerasan, tapi itu semua nanti dilakukan oleh PT Freeport, jadi saya sampaikan terima kasih banyak kepada PT Freeport yang sudah cepat bergerak untuk membantu Pemerintah Daerah dan membantu masyarakat dalam pembangunan ini,” katanya.

Selain infrastruktur jalan, perhatian juga diberikan pada fasilitas kesehatan. Rumah Sakit Banti yang sempat dikhawatirkan terdampak abrasi sungai, dipastikan dalam kondisi aman setelah dilakukan penanganan darurat.

Baca Juga :  Wabup Mimika Apresiasi Kolaborasi Semua Pihak Sukseskan Tahbisan Uskup Timika

“Terkait dengan Rumah Sakit Banti, itu kan ada kekhawatiran mereka karena rumah sakit itu kan letaknya di dekat sungai. Kebetulan sudah terabrasi kurang lebih 3 meter, tersisa kurang lebih 3 meter, tapi aman karena sudah ditimbun kembali,” jelasnya.

Pemerintah Kabupaten Mimika menegaskan akan terus memantau perkembangan di Distrik Banti serta memperkuat koordinasi lintas sektor. Langkah ini dilakukan untuk memastikan keselamatan warga dan layanan publik tetap berjalan optimal di tengah kondisi pascabencana.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Disperindag Mimika Minta Warga Rekam Pangkalan Nakal, Bukti Jadi Dasar Penindakan
DPRK Mimika Soroti Realisasi Belanja 82 Persen, Bakal Evaluasi Eksekutif
Pendapatan Mimika Hampir 100 Persen, Belanja Infrastruktur Baru 82 Persen
125 Pelaku Usaha Tampil di Festival UMKM Mimika, Digelar 10-12 Agustus
Sunset Run Mimika Kehabisan Kuota, Nikah Massal Masih Tunggu 30 Pasangan
Prabowo Sebut ‘Londo Ireng’, Organisasi Pers Tuntut Permintaan Maaf
Anggota DPRP Papua Tengah Minta Pusat Evaluasi Pasukan Non-Organik di Intan Jaya
BRIDA Mimika Bakal Bentuk Sentra Kekayaan Intelektual, Ini Peran dan Fungsinya

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 19:07 WIT

DPRK Mimika Soroti Realisasi Belanja 82 Persen, Bakal Evaluasi Eksekutif

Selasa, 28 Juli 2026 - 19:00 WIT

Pendapatan Mimika Hampir 100 Persen, Belanja Infrastruktur Baru 82 Persen

Selasa, 28 Juli 2026 - 18:43 WIT

125 Pelaku Usaha Tampil di Festival UMKM Mimika, Digelar 10-12 Agustus

Selasa, 28 Juli 2026 - 11:06 WIT

Sunset Run Mimika Kehabisan Kuota, Nikah Massal Masih Tunggu 30 Pasangan

Minggu, 26 Juli 2026 - 02:11 WIT

Prabowo Sebut ‘Londo Ireng’, Organisasi Pers Tuntut Permintaan Maaf

Berita Terbaru