Belum Temui Kadis Pendidikan, IPMAMI Demo Lagi di Puspem Mimika

Jefri Manehat

Jumat, 10 Januari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aksi demonstrasi di Kantor Pusat Pemerintahah Kabupaten Mimika oleh IPMAMI. (Foto: Galeri Papua/Jefri Manehat)

Aksi demonstrasi di Kantor Pusat Pemerintahah Kabupaten Mimika oleh IPMAMI. (Foto: Galeri Papua/Jefri Manehat)

MIMIKA – Ikatan Pelajar dan Mahasiswa Mimika (IPMAMI) kembali melakukan aksi demonstrasi, pada Jumat (10/1/2025).

Aksi demonstrasi kali ini berlangsung di Kantor Pusat Pemerintahan (Puspem) Kabupaten Mimika, Jalan Poros Kuala Kencana – SP3.

Sebelumnya, IPMAMI melakukan aksi demonstrasi di halaman Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Mimika Jalan Poros SP5 pada Kamis (9/1/2025) kemarin.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Aksi demonstrasi ini berlanjut karena pada saat demonstrasi di halaman Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Mimika, mereka tidak dipertemukan dengan Kepala Dinas Pendidikan, Jeni O. Usmani.

Baca Juga :  Membangun dari Pinggiran, PUPR Mimika Siapkan Jalan Hotmix Rp20 Miliar di Agimuga

Demonstrasi hari ini, mereka meminta Penjabat Bupati Mimika, Valentinus Sudarjanto Sumito, dan juga Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Mimika untuk hadir dan mendengar langsung apa yang menjadi penyampaian mereka.

IPMAMI ingin melakukan audiensi dengan Pj Bupati Mimika dan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Mimika terkait pemberian beasiswa kepada 231 mahasiswa yang menggunakan dana otonomi khusus (Otsus).

IPMAMI juga mempertanyakan pemanfaatan dana Otsus yang selama ini dialokasikan kepada Dinas Pendidikan Kabupaten Mimika.

Mereka menilai pemberian beasiswa tidak tepat sasaran, bahkan dari 231 penerima beasiswa hanya belasan orang saja yang merupakan pelajar dan mahasiswa Amungme dan Kamoro.

Baca Juga :  Lagi, Polisi Amankan Ratusan Liter Sopi saat KM Sirimau Tiba di Poumako Mimika

Untuk itu, mereka mendesak pemerintah agar pemberian beasiswa harus menggunakan data dari IPMAMI. Sebab, menurut mereka, data IPMAMI lebih valid.

Dalam aksi tersebut, mereka juga membawa spanduk yang bertuliskan, “Pemkab Mimika stop manipulasi data mahasiswa”, “Pemerintah stop mematikan masa depan pendidikan anak-anak Amungme dan Kamoro”, “Pemkab Mimika harus menggunakan data dari IPMAMI”, dan “Pj Bupati Mimika batalkan SK No 388”.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tahun Ini Korban Konflik Bersenjata di Papua Tembus 163 Orang, Komnas HAM Minta Presiden Bentuk Tim Khusus
Saat Gereja dan Daerah Desak Presiden Prabowo Evaluasi Penanganan Konflik di Papua
Jubir OPM Buka Suara soal Penembakan 3 Pegawai di Jayawijaya
Nikolaus Alome Imbau Masyarakat Jaga Keamanan dan Tidak Terlibat Perang Suku di Mimika
Pemuda Adat Papua Tolak PAPEDA Summit, Soroti Perdagangan Karbon
Bawa 27 Tuntutan, Mahasiswa dan Warga Mimika Demo di Kantor DPRK
Layangkan Surat Terbuka, LBH TPRA Desak Pemerintah Tetapkan Darurat Nasional Kebakaran Hutan Biak
LMA dan FPHS Tsingwarop Kritik Menteri HAM, Desak Tak Ikut Campur Urusan Pengalihan Dana 10 Persen dari Freeport

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 23:29 WIT

Tahun Ini Korban Konflik Bersenjata di Papua Tembus 163 Orang, Komnas HAM Minta Presiden Bentuk Tim Khusus

Jumat, 18 September 2026 - 23:13 WIT

Saat Gereja dan Daerah Desak Presiden Prabowo Evaluasi Penanganan Konflik di Papua

Sabtu, 12 September 2026 - 00:13 WIT

Jubir OPM Buka Suara soal Penembakan 3 Pegawai di Jayawijaya

Minggu, 6 September 2026 - 21:16 WIT

Nikolaus Alome Imbau Masyarakat Jaga Keamanan dan Tidak Terlibat Perang Suku di Mimika

Kamis, 3 September 2026 - 22:20 WIT

Pemuda Adat Papua Tolak PAPEDA Summit, Soroti Perdagangan Karbon

Berita Terbaru

Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz-2026 melakukan olah TKP kasus pembakaran di Jalan Paradiso, Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan. (Foto: Satgas Humas Operasi Damai Cartenz)

Peristiwa

Warung Kopi Dibakar Dini Hari di Yahukimo

Sabtu, 19 Sep 2026 - 21:12 WIT