KKB Diduga Danai Aksi Bersenjata Lewat Peredaran Ganja

Endy Langobelen

Kamis, 12 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Egianus Kogoya, pimpinan TPNPB-OPM Kodap III Ndugama Derakma, melinting ganja hasil tanam kelompoknya. (Foto: Istimewa/Satgas Humas Damai Cartenz)

Egianus Kogoya, pimpinan TPNPB-OPM Kodap III Ndugama Derakma, melinting ganja hasil tanam kelompoknya. (Foto: Istimewa/Satgas Humas Damai Cartenz)

JAYAWIJAYA — Kontak tembak antara Satgas Gakkum Operasi Damai Cartenz-2025 dan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Kampung Pugima, Distrik Welalegama, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, berujung pada tewasnya satu anggota KKB, Pionus Gwijangge alias Perampok Gwijangge — yang diketahui merupakan keponakan dari pimpinan KKB wilayah Nduga, Egianus Kogoya.

Menurut keterangan Kaops Damai Cartenz, Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, Pionus tewas setelah terkena tembakan di bagian dada dan jatuh ke jurang. Jenazahnya telah dievakuasi ke RSUD Wamena dan selanjutnya diserahkan ke keluarga di Kompleks Woken, Kampung Sapalek.

“Identitas korban telah dikonfirmasi sebagai Pionus Gwijangge, satu dari dua anggota KKB yang dilaporkan hilang pascakontak tembak oleh pihak Egianus Kogoya. Satu lainnya masih dicari dan diduga mengalami patah kaki,” ujar Brigjen Faizal.

Dari lokasi kejadian, aparat mengamankan barang bukti berupa dua ons ganja kering dan sebuah HP yang diduga milik Egianus Kogoya.

Pemeriksaan lanjutan terhadap handphone milik Egianus Kogoya mengungkap dokumentasi kebun ganja yang dikelola KKB di Distrik Kurima, Kabupaten Yahukimo.

Ganja tersebut diduga kuat menjadi sumber pendanaan aksi bersenjata dan pembelian amunisi oleh kelompok tersebut.

“Hasil uji forensik menunjukkan ganja yang ditemukan memiliki berat bersih 216,59 gram. Ini memperkuat temuan bahwa kelompok Egianus Kogoya terlibat aktif dalam produksi dan distribusi narkotika untuk menopang aktivitas bersenjata mereka,” terang Faizal.

Tak hanya itu, di Kampung Maima, Distrik Asotipo, aparat kembali menemukan 25 butir amunisi kaliber 9 mm yang diduga digunakan KKB dalam operasi lapangan.

Baca Juga :  3 Warga Tewas Tertembak di Puncak Jaya, Masyarakat Geram Bakar Sejumlah Kendaraan

Menanggapi kondisi ini, Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz, Kombes Pol. Yusuf Sutejo mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak terprovokasi. Ia memastikan aparat terus meningkatkan patroli untuk menekan aktivitas KKB dan mencegah penyebaran narkotika.

“Kami mengajak seluruh masyarakat di Jayawijaya dan wilayah sekitarnya untuk mempercayakan penanganan keamanan kepada aparat. Fokus utama kami adalah memastikan stabilitas dan mencegah peredaran narkoba yang kini menjadi bagian dari taktik pendanaan kelompok bersenjata,” tegas Yusuf.

Operasi Damai Cartenz 2025 terus berlanjut di wilayah Pegunungan Tengah Papua, dengan sasaran utama menumpas jaringan KKB dan memutus jalur logistik yang menghidupi aksi-aksi bersenjata mereka.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Insiden Penindakan di Tembagapura Sisakan Duka dan Perbedaan Keterangan
Polisi Olah TKP Keributan yang Berujung Penyerangan Aparat di Mimika
Jenazah Sipil Korban Penindakan Aparat Tiba di Kwamki Narama
Polisi Tangkap Jaringan PIS, Diduga Penyebar Propaganda via Medsos
Balap Liar Marak Saat Ramadan, Sat Lantas Polres Mimika Turunkan Tim Khusus
Bupati Mimika Pastikan Alat Berat Segera Ditarik dari Kapiraya, Upaya Redam Ketegangan
Bupati dan Kapolda Tinjau Kapiraya, Tambang Ilegal Disebut Picu Konflik Tapal Batas
11 Tahanan Konflik Kwamki Narama Dibebaskan, Jadi Duta Keamanan

Berita Terkait

Rabu, 4 Maret 2026 - 21:56 WIT

Insiden Penindakan di Tembagapura Sisakan Duka dan Perbedaan Keterangan

Rabu, 4 Maret 2026 - 14:10 WIT

Polisi Olah TKP Keributan yang Berujung Penyerangan Aparat di Mimika

Selasa, 3 Maret 2026 - 16:46 WIT

Jenazah Sipil Korban Penindakan Aparat Tiba di Kwamki Narama

Selasa, 3 Maret 2026 - 11:50 WIT

Polisi Tangkap Jaringan PIS, Diduga Penyebar Propaganda via Medsos

Senin, 2 Maret 2026 - 17:42 WIT

Balap Liar Marak Saat Ramadan, Sat Lantas Polres Mimika Turunkan Tim Khusus

Berita Terbaru