JAYAWIJAYA — Satuan Tugas Penegakan Hukum Operasi Damai Cartenz-2025 berhasil mengamankan sebuah telepon genggam milik Egianus Kogoya, pimpinan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) wilayah Nduga.
Temuan tersebut menjadi titik terang baru dalam upaya penumpasan jaringan KKB, karena berisi dokumentasi mengejutkan yang mengungkap aktivitas ilegal yang selama ini dijalankan Egianus dan kelompoknya.
Kepala Operasi Damai Cartenz, Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, mengungkapkan bahwa ponsel tersebut ditemukan setelah kontak tembak yang terjadi antara aparat dan kelompok KKB di Kampung Pugima, Distrik Welalegama, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, yang menewaskan satu anggota KKB atas nama Pionus Gwijangge alias Perampok Gwijangge.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Dalam ponsel milik Egianus Kogoya, kami menemukan foto dan video yang memperlihatkan dirinya sedang berada di kebun ganja miliknya, yang terletak di Distrik Kurima, Kabupaten Yahukimo. Kebun ini diduga kuat menjadi sumber pendanaan KKB,” ujar Brigjen Faizal dalam keterangannya, Rabu (11/6/2025).
Dokumentasi yang ditemukan memperkuat dugaan keterlibatan Egianus dalam aktivitas ilegal narkotika, khususnya budidaya dan distribusi ganja.
Barang bukti berupa dua ons ganja kering yang ditemukan di lokasi kejadian juga telah diuji secara forensik oleh Laboratorium Polda Papua. Hasilnya, daun, biji, dan batang kering dengan berat netto 216,59 gram dipastikan merupakan milik Pionus Gwijangge.
“Telah diketahui bahwa selain sebagai pemimpin kelompok bersenjata, Egianus Kogoya juga aktif dalam penanaman dan penjualan ganja untuk mendanai kelompoknya, termasuk pembelian senjata api dan amunisi,” tambah Brigjen Faizal.
Selain dokumentasi kebun ganja, tim gabungan juga menemukan 25 butir amunisi kaliber 9 mm di Kampung Maima, Distrik Asotipo, Jayawijaya.
Temuan ini semakin menguatkan dugaan bahwa jaringan KKB tidak hanya melakukan aksi kekerasan bersenjata, tetapi juga terlibat dalam jaringan peredaran narkotika yang terstruktur dan sistematis.
Sementara itu, Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz, Kombes Pol. Yusuf Sutejo, mengimbau masyarakat Papua, khususnya di wilayah Jayawijaya dan sekitarnya, untuk tetap tenang serta tidak terprovokasi oleh isu-isu yang menyesatkan.
“Aparat terus meningkatkan patroli dan pengawasan demi menekan pergerakan KKB serta mencegah aktivitas ilegal lainnya, termasuk peredaran narkotika,” tegas Kombes Yusuf.
Operasi Damai Cartenz-2025 masih terus berlangsung dan menyasar seluruh jaringan KKB yang masih aktif di Papua Pegunungan.
Aparat juga mengintensifkan penyelidikan berdasarkan bukti digital yang ditemukan dari ponsel milik Egianus Kogoya, guna mengungkap lebih luas pola pendanaan dan distribusi senjata dalam jaringan kelompok bersenjata tersebut.









