Update Hari ke-14 Pencarian Korban Insiden Wet Muck GBC Freeport

Ahmad

Senin, 22 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Upaya penyelamatan tujuh karyawan PT Freeport Indonesia yang terjebak akibat longsor wet muck di area tambang bawah tanah Grasberg Block Cave (GBC). (Foto: Istimewa/Dok. PT Freeport Indonesia)

Upaya penyelamatan tujuh karyawan PT Freeport Indonesia yang terjebak akibat longsor wet muck di area tambang bawah tanah Grasberg Block Cave (GBC). (Foto: Istimewa/Dok. PT Freeport Indonesia)

MIMIKA – Pencarian terhadap lima korban terdampak insiden luncuran lumpur basah (wet muck) di area tambang bawah tanah Grasberg Block Cave (GBC) memasuki hari ke-14 (empat belas).

Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Mimika, AKBP Billyandha Hildiario Budiman, menyebut saat ini pencarian masih terus dilakukan oleh tim penyelamat PT Freeport Indonesia.

“Untuk kelima korban masih terus dilakukan upaya evakuasi dari tim PTFI. Tentunya kami mohon doanya semoga diberikan kelancaran,” kata Kapolres saat diwawancarai, Senin (22/9/2025).

Lanjut dikatakan bahwa yang menjadi kendala bagi tim selama melakukan proses pencarian di terowongan bawah tanah tersebut adalah kondisi lumpur yang masih aktif.

“Jadi, lumpurnya ini lumpur basah dan masih terus bergerak,” ungkap Kapolres.

Sebelumnya, dua dari tujuh korban terjebak di terowongan bawah tanah area GBC itu sudah ditemukan pada Sabtu pagi, 20 September 2025.

Keduanya ditemukan meninggal dunia dalam kondisi tertimbun material. Masing-masing korban bernama Irawan dan Wigih Hartono.

Saat itu juga, tim langsung mengevakuasi kedua jenazah tersebut dan telah diterbangkan ke kampung halaman pada sore harinya menggunakan pesawat Airfast dari Bandara Mozes Kilangin.

Baca Juga :  PTFI dan ANTAM Teken Perjanjian Jual Beli Emas Wujudkan Hilirisasi di Dalam Negeri

Adapun peristiwa insiden ini terjadi pada Senin, 8 September 2025. Saat itu, luncuran lumpur basah menutup akses para pekerja dan mengisolasi ketujuh korban di dalam terowongan.

PT Freeport Indonesia pun mengerahkan segala daya dan upaya untuk melakukan pencarian ketujuh korban yang terjebak meski harus menghadapi resiko keselamatan tinggi.

Sampai saat ini, tim penyelamat bekerja tanpa henti melakukan berbagai upaya mencari lima korban yang belum ditemukan.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Serikat Pekerja di Freeport Peringati Hari Buruh, Jaga Hubungan Kerja yang Harmonis
Freeport Pacu SDM Papua Kuasai AI, Pelatihan di Timika Diserbu Ratusan Peserta
Freeport Grassroots Tournament 2026 Cetak Bibit Unggul Sepak Bola Papua
Freeport Perkuat Dukungan Pendidikan Papua, Soroti Hasil Strategis Lokakarya Keuskupan Timika
Solidaritas di Ketinggian, Karyawan Freeport Rayakan HUT ke-59 Lewat Drama Musikal
PKB ke-24 Freeport Resmi Diteken, Upah dan Tunjangan Pekerja Naik
Refleksi 59 Tahun Freeport Indonesia Menuju Pemulihan
Freeport–UNCEN Perkuat Kolaborasi, Siapkan SDM Unggul Papua

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 21:37 WIT

Freeport Pacu SDM Papua Kuasai AI, Pelatihan di Timika Diserbu Ratusan Peserta

Rabu, 22 April 2026 - 15:55 WIT

Freeport Grassroots Tournament 2026 Cetak Bibit Unggul Sepak Bola Papua

Jumat, 17 April 2026 - 07:55 WIT

Freeport Perkuat Dukungan Pendidikan Papua, Soroti Hasil Strategis Lokakarya Keuskupan Timika

Rabu, 15 April 2026 - 22:47 WIT

Solidaritas di Ketinggian, Karyawan Freeport Rayakan HUT ke-59 Lewat Drama Musikal

Sabtu, 11 April 2026 - 12:55 WIT

PKB ke-24 Freeport Resmi Diteken, Upah dan Tunjangan Pekerja Naik

Berita Terbaru

Polisi lalu lintas melakukan olah tempat kejadian perkara di Jalan Poros Mapurujaya KM 10, Mimika, Jumat, 1 Mei 2026. Galeripapua/Istimewa

Hukrim

Pengendara Motor Tewas Berujung Penikaman di Mimika

Sabtu, 2 Mei 2026 - 01:59 WIT

Barang bukti narkotika yang diamankan polisi setelah penangkapan dua tersangka di Mimika. Kamis, 30 April 2026. Galeripapua/Istimewa

Hukrim

Polisi Ringkus Dua Tersangka Pengedar Sabu di Timika

Sabtu, 2 Mei 2026 - 01:41 WIT

Kebakaran menghanguskan sebuah bangunan di Jalan Cenderawasih, Mimika, Kamis malam, 30 April 2026. Galeripapua/Istimewa

Pemerintahan

Distrik Mimika Baru Petakan Risiko Kebakaran di Permukiman Padat

Sabtu, 2 Mei 2026 - 01:10 WIT

Ket. Foto: Ketua Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua, Felix Wanggai (tengah) di Hotel Horison Diana Mimika, Kamis 30 April 2026. Galeripapua/ Kevin Kurni.

Pemerintahan

Pemerintah Akan Kembalikan Dana Otsus Papua Rp2,5 Triliun

Jumat, 1 Mei 2026 - 22:27 WIT