Bentrok Kwamki Narama Mimika, Korban Jiwa Kembali Bertambah

Ahmad

Senin, 29 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ritual pembakaran mayat korban bentrok dua kelompok warga di Kampung Amole, Distrik Kwamki Narama, Mimika, Papua Tengah, Senin (29/12/2025). (Foto: Istimewa).

Ritual pembakaran mayat korban bentrok dua kelompok warga di Kampung Amole, Distrik Kwamki Narama, Mimika, Papua Tengah, Senin (29/12/2025). (Foto: Istimewa).

MIMIKA – Berita duka kembali datang dari dari Kwamki Narama setelah seorang warga dari Kelompok Dang yang menjadi korban bentrok dua kelompok warga dilaporkan menghembuskan nafas terakhirnya pada Minggu, 28 Desember 2025 malam.

Seperti diketahui bahwa bentrok antara dua kelompok warga, yakni dari kubu Dang dan kubu Newegalen masih terus berlanjut setelah sebelumnya berbagai upaya untuk mendamaikan kedua pihak gagal tercapai.

Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Kwamki Narama, Ipda Yusak Sawaki, mengatakan korban atas nama Dinus Kiwak dilaporkan meninggal dunia setelah sempat menjalani perawatan di Rumah Sakit Mitra Masyarakat (RSMM).

“Jadi korban ini sebelumnya kena panah tapi tidak berobat di rumah sakit, hanya berobat secara mandiri di rumah saja,” jelas Ipda Yusak melalui sambungan telepon, Senin (29/12/2025) siang.

“Beberapa kali kita sudah evakuasi ke rumah sakit terus keluar lagi, kemarin pas siang dibawa lagi ke rumah sakit, ternyata tadi malam dokter menyatakan MD (Meninggal Dunia),” lanjutnya.

Baca Juga :  Visi Jelas, Kerukunan Madura di Mimika Dukung AIYE

Setelah dinyatakan meninggal dunia, korban lalu dipulangkan ke rumah duka dan sempat disemayamkan. Kini, keluarga korban telah melakukan ritual pembakaran mayat terhadap mendiang Dinus Kiwak.

Dengan bertambahnya satu korban meninggal dunia ini, total korban jiwa akibat bentrok Kwamki Narama menjadi 7 orang. 4 orang korban jiwa dari kubu Newegalen sedangkan 3 korban lainnya dari kubu Dang.

Ipda Yusak menegaskan, Kepolisian berkomitmen untuk terus melakukan upaya-upaya untuk mendamaikan kedua kubu agar konflik berkepanjangan ini segera diakhiri.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polisi Berhasil Tangkap Pelaku Penikaman Remaja di Mimika
Aktivis HAM Papua: Pelemparan Bom Molotov ke Komnas HAM Bentuk Teror
Sebelum Bom Molotov, Kantor Komnas HAM Papua Pernah Diteror
Polres Mimika Musnahkan 161.37 Gram Ganja
Polisi Tetapkan 3 Tersangka atas Kasus Pembunuhan Tukang Ojek di Mimika
Kasus Sajam di Kwamki Narama: Polisi Tetapkan 4 Tersangka, 5 Dipulangkan
Kejari Mimika Musnahkan Barang Bukti dari 19 Perkara, Ada Sabu dan Uang Palsu
Rilis Video Penembakan Konvoi Freeport, OPM Klaim Bertanggung Jawab

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 18:14 WIT

Polisi Berhasil Tangkap Pelaku Penikaman Remaja di Mimika

Rabu, 9 September 2026 - 23:22 WIT

Aktivis HAM Papua: Pelemparan Bom Molotov ke Komnas HAM Bentuk Teror

Rabu, 9 September 2026 - 22:16 WIT

Sebelum Bom Molotov, Kantor Komnas HAM Papua Pernah Diteror

Selasa, 8 September 2026 - 15:20 WIT

Polres Mimika Musnahkan 161.37 Gram Ganja

Selasa, 8 September 2026 - 15:15 WIT

Polisi Tetapkan 3 Tersangka atas Kasus Pembunuhan Tukang Ojek di Mimika

Berita Terbaru

Suasana di sekitar lokasi kejadian saat dikerumuni warga setempat dan polisi pada Sabtu malam, 12 September 2026. (Foto: Polres Mimika)

Hukrim

Polisi Berhasil Tangkap Pelaku Penikaman Remaja di Mimika

Minggu, 13 Sep 2026 - 18:14 WIT