DPO KKB Salahmakan Tabuni Ditangkap di Mimika, Polisi Sita Senpi Revolver Pindad

Endy Langobelen

Rabu, 11 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Yekis Wanimbo alias Salahmakan Tabuni, DPO KKB, ditangkap dan diamankan polisi di Mimika, Papua Tengah. (Foto: Istimewa/Satgas Humas Ops Damai Cartenz)

Yekis Wanimbo alias Salahmakan Tabuni, DPO KKB, ditangkap dan diamankan polisi di Mimika, Papua Tengah. (Foto: Istimewa/Satgas Humas Ops Damai Cartenz)

MIMIKA — Tim Gabungan Satgas Gakkum dan Satgas Intel Operasi Damai Cartenz menangkap Yekis Wanimbo alias Salahmakan Tabuni, Daftar Pencarian Orang (DPO) dari Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) wilayah Puncak, pada Selasa (10/6/2025) pukul 14.35 WIT di Kabupaten Mimika, Papua Tengah.

Kaops Damai Cartenz, Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, mengungkapkan bahwa Salahmakan diketahui terlibat dalam aksi pembakaran Camp PT Unggul di Kampung Mundidok, Kabupaten Puncak pada 2021 silam.

Penangkapan terhadapnya dilakukan tanpa perlawanan, dan tersangka langsung dibawa ke Posko Gakkum Unit Timika untuk pemeriksaan intensif.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Penangkapan ini adalah bentuk komitmen Polri dalam menegakkan hukum terhadap pelaku kejahatan bersenjata di Papua,” ujar Faizal dalam keterangan persnya, Rabu (11/6/2025).

Salahmakan disebut sebagai bagian dari kelompok KKB pimpinan Numbuk Telenggen. Ia berperan aktif dalam pembakaran fasilitas PT Unggul bersama Beniku Tabuni dan Alenus Tabuni, dengan cara menyiram bangunan menggunakan bensin dan membakarnya.

Baca Juga :  Kodim 1710 Mimika Rakor Bahas Persiapan TMMD ke-124

Dari hasil pemeriksaan, terungkap bahwa tersangka juga terlibat dalam aktivitas pendulangan emas di Kali Kuluk, Distrik Tembagapura. Diduga, hasil tambang digunakan untuk mendanai aktivitas KKB, termasuk pembelian senjata api.

Dalam penangkapan tersebut, aparat menyita sejumlah barang bukti, antara lain sebagai berikut.

  • Satu pucuk senjata api jenis revolver buatan Pindad (nomor seri AE S 030190)
  • Tas bermotif Bintang Kejora
  • Foto berlatar merah almarhum Nanditer Waker (mantan Kepala Desa Walani)
  • Uang tunai pecahan Rp100.000, Rp10.000, dan koin logam
  • Buku tabungan Bank Papua atas nama tersangka
  • Dua bungkus emas hasil pendulangan
  • Dua unit telepon genggam (Nokia dan Vivo)
  • Dompet berisi dokumen pribadi dan materai

Berdasarkan informasi intelijen, tersangka sempat berupaya mengelabui petugas dengan mengubah penampilan, termasuk mencukur rambut dan jenggot, sebelum berangkat ke Timika untuk menemui seseorang erinisial YM, yang kini juga dalam penyelidikan.

Senjata api revolver milik tersangka berhasil diamankan sehari setelah penangkapan, tepatnya pada Rabu (11/6/2025) pukul 05.03 WIT, di Kampung Utikini, Distrik Tembagapura, melalui upaya penggalangan informasi.

Baca Juga :  Polsek Mimika Baru Gandeng Tokoh Masyarakat Kamoro Tindak Pelaku Penjualan Miras

Dalam pemeriksaan awal, Salahmakan mengakui keterlibatannya dalam aksi pembakaran, namun mengklaim tidak menyalakan api secara langsung.

Ia juga mengaku membeli senjata api revolver tersebut seharga Rp30 juta dari seorang warga suku Damal, tanpa amunisi.

Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz, Kombes Pol. Yusuf Sutejo, menyatakan bahwa Polri selalu mengedepankan pendekatan persuasif dalam penegakan hukum.

“Selama tidak ada perlawanan, pendekatan persuasif tetap menjadi prioritas. Namun, apabila aparat diserang, tindakan tegas berupa tembakan balasan adalah bentuk perlindungan diri yang sah secara hukum,” tegasnya.

Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah terpengaruh oleh propaganda KKB dan terus mendukung aparat keamanan.

“Keberhasilan ini tidak lepas dari peran serta masyarakat. Kami berharap kerja sama ini terus berlanjut demi terwujudnya Papua yang aman dan damai,” pungkasnya.

Saat ini, aparat masih mendalami peran tersangka dalam jaringan distribusi senjata dan pendanaan kelompok KKB pimpinan Numbuk Telenggen.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Curanmor di Mimika Seret Pelajar SMP, Motor Dijual Rp800 Ribu
Dua Warga Ditembak, Festival Budaya Lembah Baliem Dihentikan
Eksekusi Sengketa Lahan SP 2 Ditangguhkan, PN Timika Tegaskan Prosedur Sesuai Hukum
Blokade Jalan Cenderawasih Mimika Masih Berlangsung, Polisi Pilih Jalur Persuasif
PT Jasti Pravita Jamin Lindungi Pekerja OAP, Kuasa Hukum Tetap Tempuh Jalur Pidana
Jenazah Korban Penembakan Polisi di Mimika Dipulangkan ke Ambon
Pembunuhan di Kwamki Narama, Polisi Buru Pelaku Utama
Polisi Pukul Ponsel Jurnalis Jubi saat meliput KNPB di Sentani

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 20:35 WIT

Curanmor di Mimika Seret Pelajar SMP, Motor Dijual Rp800 Ribu

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 19:26 WIT

Dua Warga Ditembak, Festival Budaya Lembah Baliem Dihentikan

Jumat, 7 Agustus 2026 - 15:10 WIT

Eksekusi Sengketa Lahan SP 2 Ditangguhkan, PN Timika Tegaskan Prosedur Sesuai Hukum

Kamis, 6 Agustus 2026 - 20:48 WIT

Blokade Jalan Cenderawasih Mimika Masih Berlangsung, Polisi Pilih Jalur Persuasif

Rabu, 5 Agustus 2026 - 17:25 WIT

PT Jasti Pravita Jamin Lindungi Pekerja OAP, Kuasa Hukum Tetap Tempuh Jalur Pidana

Berita Terbaru