DP3AP2KB Mimika Siap Dampingi Keluarga Bocah 10 Tahun yang Meninggal Gantung Diri

Kevin Kurni

Selasa, 24 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Mimika, Johana Aryam. (Foto: Galeri Papua/Kevin Kurni)

Kepala Dinas Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Mimika, Johana Aryam. (Foto: Galeri Papua/Kevin Kurni)

MIMIKA — Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Mimika menyatakan siap memberikan pendampingan kepada keluarga seorang anak berusia 10 tahun yang meninggal dunia setelah sempat dirawat akibat aksi gantung diri di kamar rumahnya, Senin (16/2/2026).

Kepala DP3AP2KB Mimika, Johana Arwam, mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) serta aparat kepolisian.

Namun hingga kini, belum ada laporan resmi yang disampaikan keluarga kepada P2TP2A.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya sudah berkoordinasi juga dengan teman-teman P2TP2A. Kemarin kami koordinasi ke Polsek Kuala Kecana, Kanit Reskrim—sementara karena belum ada laporan ke P2TP2A terkait kasus kemarin sehingga kami masih menunggu kalau ada pihak keluarga yang datang dan melaporkan kasus kemarin yang mungkin merasa tidak puas dengan situasi yang terjadi pada adik kekasih kami ini, kami pasti siap untuk mendampingi mereka dalam proses selanjutnya,” ujarnya saat ditemui di Hotel Horizon Diana, Kamis (19/2/2026).

Baca Juga :  Jumlah Penduduk Miskin di Papua Menurun Jadi 26,56 Persen

Ia mengaku prihatin atas peristiwa tersebut, mengingat korban masih berusia anak-anak.

“Ini miris ya, hal yang sebenarnya tidak boleh terjadi. Kita bayangkan saja ini anak kecil loh, bukan remaja, dia bisa sampai senekat itu, melakukan hal itu dan sampai hari ini kan kita tidak tahu apa dan mengapa sampai terjadi hal ini,” katanya.

Menurut Johana, pihaknya tetap menghormati proses hukum yang sedang berjalan dan menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus kepada aparat kepolisian.

Baca Juga :  Stok Obat Anti Malaria Menipis, Wabup Retob: Jangan Khawatir, Masih Ada Obat Lain

DP3AP2KB, kata dia, akan fokus pada pendampingan psikologis dan sosial bagi keluarga apabila dibutuhkan.

“Kita tidak menyalahkan siapa-siapa dalam hal ini tapi keinginan kami bahwa hal ini tidak boleh terjadi lagi di Kabupaten Mimika,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya langkah pencegahan melalui sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat.

Upaya tersebut, menurutnya, dapat dilakukan melalui organisasi kemasyarakatan, sekolah, hingga tempat ibadah guna meningkatkan kepedulian terhadap kesehatan mental dan perlindungan anak.

DP3AP2KB berharap kejadian ini menjadi perhatian bersama seluruh elemen masyarakat agar pengawasan dan pendampingan terhadap anak dapat diperkuat, sehingga kasus serupa tidak kembali terulang di Kabupaten Mimika.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kadistrik Mimika Baru Ancam Copot Ketua RT yang Rugikan Warga Perihal BBM Subsidi
Distrik Mimika Baru Antisipasi Banjir, Desak Kerja Sama Instansi Teknis dan Warga
Dinkes Mimika Dorong Inovasi Penyuluhan Kesehatan, 26 Puskesmas Dievaluasi
Dinkes Jayapura: 503 Pasien Kusta Masih Jalani Pengobatan
Mimika Jadi yang Tertinggi di Papua Tengah, Disdukcapil Kebut Pemutakhiran Database OAP
Babak 16 Besar Turnamen Mini Soccer Kapolda Cup II Dimulai Hari Ini
PUPR Papua Tengah Upayakan Konektivitas Trans Nabire-Timika dan Enarotali-Sugapa
Menjahit Konektivitas, Menghapus Label 3T di Waropen

Berita Terkait

Kamis, 28 Mei 2026 - 20:57 WIT

Kadistrik Mimika Baru Ancam Copot Ketua RT yang Rugikan Warga Perihal BBM Subsidi

Rabu, 27 Mei 2026 - 23:35 WIT

Distrik Mimika Baru Antisipasi Banjir, Desak Kerja Sama Instansi Teknis dan Warga

Selasa, 26 Mei 2026 - 13:06 WIT

Dinkes Mimika Dorong Inovasi Penyuluhan Kesehatan, 26 Puskesmas Dievaluasi

Sabtu, 23 Mei 2026 - 21:18 WIT

Dinkes Jayapura: 503 Pasien Kusta Masih Jalani Pengobatan

Sabtu, 23 Mei 2026 - 00:22 WIT

Mimika Jadi yang Tertinggi di Papua Tengah, Disdukcapil Kebut Pemutakhiran Database OAP

Berita Terbaru

Bangunan Gereja Katolik di Kampung ILS Poumako, Distrik Mimika Timur, Mimika, Papua Tengah, terbakar pada Rabu (27/5/2026) malam. (Foto: Istimewa/Tangkap layar video amatir warga)

Peristiwa

Terungkap Penyebab Gereja Katolik di Mimika Terbakar

Kamis, 28 Mei 2026 - 20:48 WIT

Bangunan Gereja Katolik di Kampung ILS Poumako, Distrik Mimika Timur, Mimika, Papua Tengah, terbakar pada Rabu (27/5/2026) malam. (Foto: Istimewa/Tangkap layar video amatir warga)

Peristiwa

Gereja Katolik di Poumako Mimika, Papua Tengah Terbakar

Rabu, 27 Mei 2026 - 23:29 WIT