MIMIKA – Aktivitas arus mudik Lebaran 2026 di Kabupaten Mimika mulai menunjukkan peningkatan. PT PELNI (Persero) mencatat jumlah penumpang mengalami kenaikan sekitar 7 hingga 8 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Pantauan di Pelabuhan Pomako, Kamis (19/3/2026) pagi, aktivitas keberangkatan penumpang tampak lebih ramai dari hari biasa.
Kepala Cabang PELNI Mimika, Zigit Sujatmoko, mengungkapkan bahwa kenaikan jumlah penumpang sudah terlihat sejak awal periode angkutan Lebaran tahun ini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Terkait lonjakan penumpang dari tahun lalu sampai dengan sekarang itu, kita ada kenaikan 7-8 persen. Penumpang di tahun 2024, kisaran 2.476, sekarang kita mencapai 2.600-an,” ujar sigit kepada Galeripapua.com di Pelabuhan Pomako.
Ia menjelaskan, lonjakan tertinggi terjadi pada 24 Februari 2026 saat KM Leuser mengangkut hingga 893 penumpang dalam satu perjalanan.
Untuk jadwal keberangkatan, KM Sirimau yang berlayar pada Kamis (19/3/2026) pukul 10.00 WIT mencatat penjualan tiket sebanyak 618 penumpang.
Sementara KM Tatamailau yang dijadwalkan berangkat Jumat (20/3/2026) masih dalam proses penjualan dengan jumlah sekitar 400 penumpang.
Dalam menghadapi arus mudik Lebaran, PELNI mengoperasikan tiga armada utama di wilayah Mimika, yakni KM Sirimau, KM Tatamailau, dan KM Sabuk Nusantara 75.
Secara nasional, tren peningkatan penumpang juga terjadi. Hingga 16 Maret 2026, penjualan tiket untuk keberangkatan 6–22 Maret mencapai 278.530 tiket.
Adapun realisasi penumpang pada periode 6–15 Maret tercatat sebanyak 185.697 orang, atau meningkat sekitar 3,2 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Peningkatan ini dipengaruhi tingginya minat masyarakat untuk mudik, termasuk adanya kebijakan Work From Anywhere (WFA) yang mendorong mobilitas lebih awal.
PELNI memproyeksikan puncak arus mudik terjadi pada 18 Maret 2026 atau H-3 Lebaran. Untuk mengantisipasi lonjakan, perusahaan meningkatkan kesiapan operasional, mulai dari penambahan personel pelayanan hingga pengawasan di kapal dan pelabuhan.
Selain itu, PELNI mengimbau seluruh penumpang agar tetap mematuhi aturan keselamatan selama perjalanan demi kenyamanan bersama.















