MIMIKA – Pemerintah Kabupaten Mimika memfokuskan arah pembangunan 2027 pada sektor pendidikan, infrastruktur, dan transportasi. Bupati Johannes Rettob menyampaikan hal itu saat membuka Musrenbang RKPD Mimika 2027, Kamis, 12 Maret 2026.
Sektor pendidikan menjadi prioritas utama seiring penerapan kebijakan wajib belajar 13 tahun di Kabupaten Mimika. Pemerintah daerah akan memastikan kesiapan infrastruktur pendidikan sejak jenjang pendidikan anak usia dini. “Ke depan, anak-anak di Mimika wajib mengikuti pendidikan TK sebelum masuk SD. Karena itu, pembangunan fasilitas pendidikan usia dini menjadi prioritas kami pada 2026 hingga 2027,” kata dia.
Johannes mengatakan, Pemerintah Kabupaten Mimika telah menerapkan kebijakan wajib belajar 13 tahun. Dalam kebijakan tersebut, anak-anak diwajibkan mengikuti pendidikan taman kanak-kanak sebelum diterima di sekolah dasar. Karena itu, pembangunan fasilitas pendidikan usia dini menjadi salah satu program prioritas pemerintah daerah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Selain itu, Pemerintah Daerah akan mengembangkan program sekolah sepanjang hari sebagai bagian dari peningkatan kualitas pendidikan. Program ini dinilai efektif setelah diuji coba di SD YPPK Kokonao dan SD Negeri Kokonao.
Konsep sekolah sepanjang hari, kata Johannes, tidak hanya berfokus pada kegiatan belajar, tetapi juga pembinaan karakter serta pemenuhan kebutuhan dasar siswa. “Dalam program ini, siswa menjalani aktivitas harian di sekolah, mulai dari belajar, makan, menjaga kebersihan diri, hingga mengikuti kegiatan ekstrakurikuler sebelum pulang ke rumah,” ungkapnya.
Di sektor infrastruktur, pemerintah daerah menetapkan pembangunan empat ruas jalan utama sebagai prioritas pada 2027, yakni Kapiraya – Potoaiburu, Kapiraya -Timika, Timika – Agimuga, serta Agimuga – Jita. Pembangunan ruas jalan tersebut direncanakan menggunakan skema kontrak tahun jamak agar dapat diselesaikan secara bertahap dan berkelanjutan.
Selain itu, Pemerintah Kabupaten Mimika juga memprioritaskan peningkatan aksesibilitas transportasi, baik di dalam kota maupun antarwilayah. Transportasi laut menjadi salah satu perhatian, mengingat masih adanya kendala yang dihadapi masyarakat di sejumlah wilayah.
Ia menegaskan, seluruh program prioritas tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk mendorong pemerataan pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Mimika.



















