Musrenbang Distrik Mimika Barat Hasilkan 124 Usulan Program

Endy Langobelen

Selasa, 12 Maret 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Distrik Mimika Barat, Christian P. Warinussy, menyerahkan usulan program-program kepada Tim Asistensi Bappeda Kabupaten Mimika, dalam hal ini Koordinator Musrenbang Distrik Mimika Barat, Musryah. (Foto: Galeri Papua/Endy Langobelen)

Kepala Distrik Mimika Barat, Christian P. Warinussy, menyerahkan usulan program-program kepada Tim Asistensi Bappeda Kabupaten Mimika, dalam hal ini Koordinator Musrenbang Distrik Mimika Barat, Musryah. (Foto: Galeri Papua/Endy Langobelen)

MIMIKA – Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Distrik Mimika Barat, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah tahun 2024 telah resmi digelar pada Jumat (8/3/2024) lalu di Kantor Distrik Mimika Barat.

Musrenbang yang bertemakan “Mewujudkan Pemerataan Pembangunan Pelayanan Dasar Ekonomi dan Infrastruktur di Wilayah Pedalaman dan Pesisir” itu dibuka secara langsung oleh Kepala Distrik Mimika Barat, Christian P. Warinussy.

Ada pun yang turut hadir dalam kegiatan tersebut di antaranya para kepala kampung di lingkup Distrik Mimika Barat, Tim Asistensi Bappeda, jajaran Polsek dan Koramil, tokoh masyarakat, serta tokoh agama.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Distrik Mimika Barat, Christian P. Warinussy, membawakan sambutan dalam kegiatan Musrenbang tingkat distrik di Kantor Distrik Mimika Barat, Jumat (8/3/2024). (Foto: Galeri Papua/Endy Langobelen)

Kepala Distrik Mimika Barat saat ditemui di Timika, Selasa (12/3/2024), menyampaikan bahwa Musrenbang tersebut telah menghasilkan sebanyak 124 usulan program untuk tahun 2025.

“Usulan-usulan program akan kita lihat kembali, kita pilah mana yang diprioritaskan untuk kita dorong usulkan di forum dan selanjutnya ke Musrenbang tingkat kabupaten, karena kan ada dana desa juga yang mendukung program-program lain untuk membangun kampung masing-masing,” ujar Christian.

Ratusan usulan program itu, jelas Christian, terbagi ke dalam tiga bidang yakni bidang infrastruktur 59 usulan, PPM 30 usulan, dan bidang perekonomian 35 usulan.

“Yang infrastruktur itu ada normalisasi kali, terus pembangunan lanjut jalan dari Kokonao ke Apuri karena tahun ini, program ini belum ada. Jadi, kami usul lagi untuk melanjutkan pembangunan jalan,” ujar Christian.

Baca Juga :  Buka Festival UMKM dan Pameran Budaya, Willem Naa: Cintailah Produk Lokal

“Kemudian pembangunan talut untuk pinggiran sungai karena itu sudah abrasi. Jadi, mereka usul kalau bisa dibuat talut agar jangan sampai terjadi abrasi lagi. Talut itu di Kampung Atapo dekat jembatan. Itu kalau banjir, air selalu turunkan tanah-tanah sampai sudah dekat rumah-rumah warga,” imbuhnya.

Salah satu kepala kampung menyampaikan usulan program-program yang menjadi kebutuhan masyarakat pada kegiatan Musrenbang tingkat distrik di Kantor Distrik Mimika Barat, Jumat (8/3/2024). (Foto: Galeri Papua/Endy Langobelen)

Selain itu, lanjut Christian, ada juga pembangunan rumah guru, lapangan upacara, dan ruang kelas untuk sekolah dasar.

“Kalau SMA Negeri 3 itu mereka minta untuk dibangun pagar. Tanah sekolah ini kan sebelumnya dikasih sama masyarakat, tapi karena tidak dipagar, kadang ukurannya berkurang diambil masyarakat. Makanya mereka minta pemerintah cepat ambil langkah membagun pagar agar jangan lagi diambil-ambil tanah itu,” tuturnya.

Pembangunan rumah juga diusulkan oleh pihak Puskesmas setempat khusus untuk para petugas kesehatan.

“Tahun ini kan dibangun Puskesmas baru. Puskesmas yang lama itu kan dia tidak bisa untuk pengembangan akreditasi karena status tanah bukan milik pemerintah, dia masih milik Misi. Jadi, untuk membangun sesuatu itu tidak bisa sehingga kita pindahkan Puskesmas ke samping kantor distrik,” jelas Christian.

“Makanya kemarin itu diusulkan, kalau bisa dibangun lagi rumah bagi petugas karena petugas ini banyak. Mereka tidur saja setengah mati, berhimpit-himpitan. Untuk itu, mereka minta kalau bisa, dibikin semacam barak begitu,” tambahnya.

Baca Juga :  Stok Kebutuhan Pokok di Mimika Jelang Nataru Stabil, Harga Cabai Melonjak

Di samping itu, sebut Christian, masyarakat di Distrik Mimika Barat pum mengusulkan pengadaan bibit sayur.

“Untuk pertanian, mereka minta ada bibit sayur untuk ditanam di polybag karena selama ini kan masyarakat jarang konsumsi sayur. Mereka lebih konsumsi ikan, kepiting, udang, dan sebagainya. Jadi, mereka minta itu juga,” terang dia.

Sementara itu, perihal peningkatan perekonomian, Christian menyampaikan masyarakat mengusulkan agar pasar rakyat dapat diaktifkan kembali.

“Kalau masalah pasar, tetap kita akan utamakan karena memang itu untuk meningkatkan perekonomian masyarakat di distrik. Ada dua pasar yang mungkin nanti kami akan dorong ke dinas terkait. Tentu ini akan membantu masyarakat untuk bisa menjual hasil dari pada mereka di Distrik Mimika Barat,” kata Christian.

Christian berharap, program-program yang nantinya akan didorong dapat diloloskan demi tujuan pembangunan di Distrik Mimika Barat.

Kepala Distrik Mimika Barat, Christian P. Warinussy, membantu mengarahkan kepala kampung untuk menandatangani berita acara kegiatan Musrenbang tingkat distrik di Kantor Distrik Mimika Barat, Jumat (8/3/2024). (Foto: Galeri Papua/Endy Langobelen)

“Saya kira program-program ini untuk kita sama-sama membangun distrik, membangun masyarakat itu sebagai manusia yang lebih baik lagi, sehingga program yang diprioritaskan ini saya harap bisa lolos semua demi pembangunan di Distrik Mimika barat,” pungkasnya.

Koordinator Musrenbang Distrik Mimika Barat, Musryah, menjelaskan bahwa setelah proses menjaring usulan melalui Musrenbang distrik ini, selanjutnya usulan-usulan itu akan dibawa ke Forum Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

“Setelah Musrenbang ini tentunya ada tahapan berikutnya yaitu Forum OPD. Jadi, usulan-usulan dari distrik itu nanti akan dibawa lagi ke Forum OPD yang disesuaikan dengan OPD-OPD teknis,” jelas Musryah.

“Jadi, misalnya seperti usulan program pengadaan ayam, itu OPD teknisnya nanti Dinas Peternakan. Ada lagi seperti masalah jaring atau pukat itu OPD teknisnya Dinas Perikanan. Begitu pun dengan usulan lainnya. Jadi, intinya setelah Musrenbang Distrik nanti kita bawa lagi ke Forum OPD. Setelah Forum OPD, baru Musrenbang kabupaten,” tutupnya.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Di Balik Rencana Kota Kapiraya, Warga Masih Hidup dalam Waswas
Polusi Debu dan Asap di Mimika, Bupati Perintahkan Penanganan Darurat Udara
76,83 Persen Paket Proyek Mimika Didelegasikan ke BPBJ
Pemkab Mimika Akui Sulit Awasi Operasional Perusahaan Kayu
Bupati Mimika Sebut Rp10 Miliar Telah Dihabiskan untuk Penanganan Konflik
Rapat Tertutup Bahas Persoalan Kamtibmas, Mimika Bentuk Tim Terpadu
Kesbangpol Mimika Gelar Sosialisasi Penguatan Karakter Berbasis Pancasila dalam Keluarga
Lima Personel BPBD Mimika Disiapkan Jadi Tim Rescue Profesional

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 15:14 WIT

Polusi Debu dan Asap di Mimika, Bupati Perintahkan Penanganan Darurat Udara

Jumat, 11 September 2026 - 15:29 WIT

76,83 Persen Paket Proyek Mimika Didelegasikan ke BPBJ

Rabu, 9 September 2026 - 18:39 WIT

Pemkab Mimika Akui Sulit Awasi Operasional Perusahaan Kayu

Kamis, 3 September 2026 - 16:53 WIT

Bupati Mimika Sebut Rp10 Miliar Telah Dihabiskan untuk Penanganan Konflik

Rabu, 2 September 2026 - 19:01 WIT

Rapat Tertutup Bahas Persoalan Kamtibmas, Mimika Bentuk Tim Terpadu

Berita Terbaru

Proses evakuasi salah satu korban penyanderaan KKB di Kabupaten Mimika. (Foto: Istimewa/Satgas Humas Operasi Damai Cartenz)

Hukrim

1 Korban Sandera KKB Berhasil Dievakuasi ke Timika

Senin, 14 Sep 2026 - 15:25 WIT