Kehadiran Aparat Non-Organik Timbulkan Rasa Takut Masyarakat Papua

Endy Langobelen

Sabtu, 11 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pertemuan antara Pimpinan dan anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia bersama Asosiasi Majelis Rakyat Papua (MRP) se-Tanah Papua di Nusantara III Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (10/4/2026). (Foto: Dok. DPD RI)

Pertemuan antara Pimpinan dan anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia bersama Asosiasi Majelis Rakyat Papua (MRP) se-Tanah Papua di Nusantara III Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (10/4/2026). (Foto: Dok. DPD RI)

JAKARTA – Pimpinan dan anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) menerima audiensi Asosiasi Majelis Rakyat Papua (MRP) se-Tanah Papua di Nusantara III Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (10/4/2026).

Pertemuan ini menyoroti dua isu utama yang dinilai masih menjadi pekerjaan besar di Papua, yakni stabilitas keamanan dan transparansi pelaksanaan Otonomi Khusus (Otsus).

Wakil Ketua DPD RI, Yorrys Raweyai, dalam pernyataannya melalui akun Facebook resmi, menegaskan bahwa persoalan Papua hingga kini masih berkutat pada aspek keamanan dan kesejahteraan masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pertemuan dengan Asosiasi MRP se-Tanah Papua hari ini menegaskan bahwa persoalan Papua masih berputar pada dua hal utama: keamanan dan kesejahteraan,” ujarnya.

Baca Juga :  Pertamina Jamin Stok BBM di Mimika Aman

Menurut Yorrys, kekhawatiran serius disampaikan oleh pihak MRP terkait kondisi keamanan yang dinilai belum sepenuhnya stabil.

Kehadiran pasukan non-organik di sejumlah wilayah juga disebut menimbulkan rasa takut di tengah masyarakat.

“Saya melihat ada kekhawatiran serius dari teman-teman MRP terkait kondisi keamanan yang belum stabil. Penempatan pasukan non-organik juga dirasakan menimbulkan ketakutan di masyarakat. Ini menjadi catatan penting—Papua harus kita jaga sebagai tanah damai, bukan konflik,” lanjutnya.

Selain isu keamanan, pelaksanaan Otonomi Khusus Papua juga menjadi perhatian utama dalam pertemuan tersebut.

Yoris menyebut, MRP menilai transparansi dan efektivitas program Otsus masih perlu dievaluasi agar tujuan peningkatan kesejahteraan masyarakat Papua dapat tercapai secara optimal.

Baca Juga :  Rekap Absensi Tak Jelas, TPP Dipotong: Pegawai Distrik Mimika Timur Palang Kantor

“Ada penilaian bahwa transparansi dan efektivitasnya masih perlu dievaluasi. MRP berharap DPD RI bisa mengambil peran dalam mendorong perbaikan agar Otsus tidak gagal,” kata Yorrys.

Ia menekankan pentingnya kedewasaan semua pihak dalam menyikapi persoalan Papua yang telah berlangsung lama. Menurutnya, energi seluruh elemen seharusnya difokuskan pada kerja nyata sesuai dengan fungsi masing-masing lembaga.

“MRP perlu kuat dalam penyusunan Perdasus dan Perdasi, sementara DPD RI akan mendorong pengawasan dan menyampaikan aspirasi ini ke pemerintah pusat,” tegasnya.

“Intinya, solusi hanya bisa dicapai melalui kolaborasi. DPD RI terbuka untuk menerima masukan dari MRP sebagai bahan dalam merumuskan langkah kebijakan ke depan,” pungkasnya.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Aksi Front Rakyat Papua di DPRK Mimika, Soroti Otsus hingga Investasi
Sengketa Tapal Batas Kapiraya: Warga Tiga Kampung Dilaporkan Mengungsi
Kritikan Mahasiswa dan Pemuda di Tengah Pujian Capaian Positif JOEL Pimpin Mimika
Pengungsi Nduga Dinilai Terabaikan, Pemerintah Diminta Bertindak Serius
Kepala Suku Mee Tekankan Penyelesaian Adat Sengketa Batas Kapiraya
Aksi 1.000 Lilin di Timika, Desak Pengusutan Kasus Andrie Yunus
Soroti Aksi Mogok, Pemuda Mimika Usul Petugas Sampah Diangkat Jadi PPPK
Masyarakat Distrik Konda Pasang Patok Adat, Tolak Kehadiran Sawit di Hutan Ulayat

Berita Terkait

Sabtu, 11 April 2026 - 14:04 WIT

Kehadiran Aparat Non-Organik Timbulkan Rasa Takut Masyarakat Papua

Selasa, 7 April 2026 - 22:38 WIT

Aksi Front Rakyat Papua di DPRK Mimika, Soroti Otsus hingga Investasi

Jumat, 27 Maret 2026 - 23:12 WIT

Sengketa Tapal Batas Kapiraya: Warga Tiga Kampung Dilaporkan Mengungsi

Jumat, 27 Maret 2026 - 16:22 WIT

Kritikan Mahasiswa dan Pemuda di Tengah Pujian Capaian Positif JOEL Pimpin Mimika

Senin, 23 Maret 2026 - 16:18 WIT

Pengungsi Nduga Dinilai Terabaikan, Pemerintah Diminta Bertindak Serius

Berita Terbaru

Salah satu toko penjual plastik di Kabupaten Mimika yang terdampak kenaikan harga bahan baku. Galeripapua/ Kevin Kurni

Ekonomi

Lonjakan Harga Plastik Tekan Usaha di Mimika

Minggu, 12 Apr 2026 - 06:37 WIT

Finalis Duta Bahasa Papua 2026 pada malam puncak pemilihan duta bahasa Papua di Kota Jayapura, Sabtu, 11 April 2026. Galeripapua/Ikbal Asra

Event

Isak-Melani Jadi Wajah Baru Duta Bahasa Papua 2026

Minggu, 12 Apr 2026 - 06:01 WIT