MIMIKA – Musyawarah Cabang (Muscab) Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Mimika mulai mengerucutkan bursa calon ketua untuk periode mendatang.
Tiga nama resmi diusulkan ke Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKB, yakni Peggy Patricia Pattipi, Benjamin Sarira, dan Munira. Ketiganya akan menjalani proses Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK) sebelum diputuskan siapa yang akan memimpin PKB Mimika ke depan.
Muscab berlangsung di Ballroom Hotel Horison Ultima Timika, Minggu (26/4/2026), dengan agenda utama penjaringan calon ketua DPC.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ketua Panitia Muscab PKB Mimika, Milier Kogoya, menegaskan bahwa penentuan ketua tidak dilakukan melalui pemilihan langsung maupun aklamasi di tingkat daerah.
“Kami tidak mengenal pemilihan langsung atau aklamasi di tingkat daerah. Semua harus melalui proses penjaringan yang ketat,” ujar Milier saat ditemui di sela agenda Muscab.
Menurut dia, mekanisme penentuan ketua sepenuhnya mengacu pada petunjuk teknis dari DPP PKB.
PKB Mimika saat ini masuk dalam kategori Grade A karena memiliki fraksi utuh di DPRD Mimika. Status tersebut memberi peluang bagi pelaksanaan UKK secara mandiri di daerah.
“Karena kita Grade A, ada kemungkinan Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK) dilakukan secara mandiri di Mimika. Namun, kami masih menunggu surat keputusan resmi dari DPP dalam dua hingga tiga hari ke depan,” tambah Milier.
Ia menjelaskan, tiga nama yang diusulkan ke pusat telah melalui proses supervisi Koordinator Penjaringan Wilayah Papua Tengah yang dipimpin Yohanes Kemong sejak bulan lalu.
Meski seluruh kandidat memiliki peluang yang sama, Milier mengakui petahana sekaligus Ketua DPC PKB Mimika saat ini, Peggy Patricia Pattipi, masih menjadi figur yang paling kuat.
“Calon terkuat memang Ibu Peggy, tapi semua harus melewati penilaian kompetensi di DPP. Pusat yang akan melihat siapa yang paling siap memimpin partai menghadapi tantangan politik ke depan,” pungkasnya.
Keputusan akhir kini berada di tangan DPP PKB. Ketua terpilih nantinya akan memikul tanggung jawab besar untuk menjaga kekuatan politik PKB di Mimika, terutama setelah partai tersebut berhasil mempertahankan dominasi dengan fraksi utuh di parlemen daerah.






















