Anggota KKB Penembak Warga Sipil di Puncak Jaya Ditangkap di Mimika

Endy Langobelen

Minggu, 26 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota KKB berinisial T.J alias K alias A.W menjalani pemeriksaan lebih lanjut oleh penyidik. (Foto: Satgas Humas Operasi Damai Cartenz 2026)

Anggota KKB berinisial T.J alias K alias A.W menjalani pemeriksaan lebih lanjut oleh penyidik. (Foto: Satgas Humas Operasi Damai Cartenz 2026)

MIMIKA – Satuan Tugas Operasi Damai Cartenz 2026 sektor Timika berhasil menangkap seorang anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pada Minggu (26/4/2026), di kawasan SP2, Kabupaten Mimika, Papua Tengah.

Berdasarkan siaran pers yang diterima Galeripapua.com, pelaku berinisial T.J alias K alias A.W itu diamankan sekitar pukul 10.56 WIT setelah aparat melakukan pemantauan intensif terhadap keberadaannya.

Dikatakan bahwa saat hendak ditangkap, T.J sempat melawan petugas dan berusaha melarikan diri ke arah hutan di sekitar lokasi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Alhasil aparat terpaksa mengambil tindakan tegas dan terukur yang mengenai kaki kiri pelaku sebelum akhirnya berhasil diamankan.

T.J diketahui merupakan DPO berdasarkan Surat Nomor: DPO/S-34/01/II/2026/Reskrim. Ia diburu terkait kasus penembakan terhadap warga sipil bernama Ahmad Gunawan yang terjadi pada 12 Februari 2026 di pertigaan Puskesmas Ilu, Kabupaten Puncak Jaya.

Dalam insiden tersebut, korban Ahmad Gunawan meninggal dunia akibat aksi penembakan yang diduga dilakukan oleh pelaku bersama kelompoknya.

Baca Juga :  Miris, ASN di Mimika Berpangkat Rendah Pimpin yang Lebih Tinggi

“Penangkapan dilakukan setelah tim melaksanakan pemantauan dan berhasil mengidentifikasi keberadaan pelaku di area SP 2 Timika,” ujar Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz 2026, Kombes Pol Yusuf Sutejo.

“Saat akan diamankan, pelaku berupaya melawan petugas dan mencoba melarikan diri ke arah hutan di sekitar lokasi, sehingga petugas melakukan pengejaran dan memberikan tindakan tegas dan terukur yang mengenai bagian kaki sebelah kiri pelaku,” imbuhnya.

Setelah berhasil diamankan, T.J langsung dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Timika untuk mendapatkan penanganan medis sebelum menjalani pemeriksaan lebih lanjut oleh penyidik.

Selain itu, aparat juga mengungkap bahwa T.J merupakan bagian dari kelompok KKB Mewoluk pimpinan Ternus Enumbi. Kelompok tersebut diketahui aktif berpindah-pindah wilayah, mulai dari Puncak Jaya, Beoga, Intan Jaya hingga Mimika.

Pergerakan itu dilakukan untuk menghindari pengejaran aparat keamanan sekaligus mencari tambahan senjata dan amunisi.

Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Irjen Pol Dr Faizal Ramadhani, menegaskan bahwa penangkapan ini menjadi bukti keseriusan aparat dalam menindak pelaku kekerasan bersenjata di Papua.

Baca Juga :  Kodap III Ndugama Klaim Insiden Jila, Polisi: Belum Bisa Dipercaya

“Penangkapan terhadap DPO ini menunjukkan keseriusan kami dalam menjaga keamanan serta memberikan perlindungan kepada masyarakat. Setiap pelaku tindak kekerasan akan diproses secara profesional sesuai hukum yang berlaku,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Kombes Pol Adarma Sinaga, mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah percaya pada informasi yang belum terverifikasi.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk tetap tenang serta mendukung aparat dengan memberikan informasi yang akurat. Peran serta masyarakat sangat penting dalam menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif,” katanya.

Satgas Ops Damai Cartenz 2026 menegaskan komitmennya untuk terus melakukan penegakan hukum secara tegas, terukur, dan profesional terhadap setiap pelaku tindak kekerasan bersenjata di Papua.

Langkah tersebut juga diiringi dengan peningkatan pengamanan dan upaya preventif guna menjaga stabilitas keamanan serta memberikan rasa aman bagi masyarakat.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Aktivis HAM Papua: Pelemparan Bom Molotov ke Komnas HAM Bentuk Teror
Sebelum Bom Molotov, Kantor Komnas HAM Papua Pernah Diteror
Polres Mimika Musnahkan 161.37 Gram Ganja
Polisi Tetapkan 3 Tersangka atas Kasus Pembunuhan Tukang Ojek di Mimika
Kasus Sajam di Kwamki Narama: Polisi Tetapkan 4 Tersangka, 5 Dipulangkan
Kejari Mimika Musnahkan Barang Bukti dari 19 Perkara, Ada Sabu dan Uang Palsu
Rilis Video Penembakan Konvoi Freeport, OPM Klaim Bertanggung Jawab
Konflik Kwamki Narama: Polisi Tangkap 9 Pembawa Sajam, Terjerat UU Darurat

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 23:22 WIT

Aktivis HAM Papua: Pelemparan Bom Molotov ke Komnas HAM Bentuk Teror

Rabu, 9 September 2026 - 22:16 WIT

Sebelum Bom Molotov, Kantor Komnas HAM Papua Pernah Diteror

Selasa, 8 September 2026 - 15:20 WIT

Polres Mimika Musnahkan 161.37 Gram Ganja

Selasa, 8 September 2026 - 15:15 WIT

Polisi Tetapkan 3 Tersangka atas Kasus Pembunuhan Tukang Ojek di Mimika

Selasa, 8 September 2026 - 15:12 WIT

Kasus Sajam di Kwamki Narama: Polisi Tetapkan 4 Tersangka, 5 Dipulangkan

Berita Terbaru

Kepala BPBJ Mimika, Anton Pasoro. (Foto: Istimewa)

Pemerintahan

76,83 Persen Paket Proyek Mimika Didelegasikan ke BPBJ

Jumat, 11 Sep 2026 - 15:29 WIT

Tim Satuan Reskrim Polres Mimika melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dugaan pembunuhan seorang warga di area belakang Indekos Warna Warni, Jalan Kelimutu, Timika, Papua Tengah. (Foto: Istimewa)

Peristiwa

Seorang Pria Ditemukan Tewas dalam Indekos di Mimika

Kamis, 10 Sep 2026 - 15:16 WIT