Mencari Jejak Spirit of the Game dalam Lemparan Frisbee Pelajar di Kuala Kencana

Ahmad

Selasa, 5 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto bersama seluruh peserta Papua Youth Hat Tournament Frisbee 2026. (Foto: Istimewa)

Foto bersama seluruh peserta Papua Youth Hat Tournament Frisbee 2026. (Foto: Istimewa)

MIMIKA — Lapangan Sepak Bola Kuala Kencana menjadi saksi lahirnya momentum baru bagi olahraga prestasi dan pembentukan karakter generasi muda di Tanah Papua.

Pada Sabtu, 2 Mei 2026, Kelompok 23 Community Project SMP Yayasan Pendidikan Jayawijaya (YPJ) Kuala Kencana bekerja sama dengan Papua Ultimate sukses menghelat Papua Youth Hat Tournament Frisbee 2026.

Turnamen ini bukan sekadar ajang adu tangkas melempar piring terbang, melainkan sebuah eksperimen sosial bagi sekitar 50 pelajar asal Kuala Kencana dan Timika untuk mempraktikkan sportivitas tanpa pengawasan wasit di atas lapangan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mengadopsi format Hat Tournament, panitia mengacak para peserta ke dalam lima tim yang diseimbangkan berdasarkan variabel usia, pengalaman, hingga keterampilan teknis.

Di dalam arena, olahraga ultimate frisbee yang memadukan kelincahan basket, strategi voli, dan intensitas American football ini menuntut kerja sama tujuh pemain untuk mengalirkan piring terbang ke zona lawan.

Baca Juga :  Golkar Tunjuk Primus Natikapereyau sebagai Ketua DPRD Mimika Definitif

Uniknya, olahraga non-kontak ini memegang teguh prinsip self-officiated, di mana integritas pemain menjadi kunci utama dalam menyelesaikan perselisihan tanpa kehadiran wasit di tengah laga.

Pemerintah Kabupaten Mimika memberikan dukungan penuh terhadap inisiatif akar rumput ini. Kepala Bidang SMA/SMK Dinas Pendidikan Kabupaten Mimika, Nius Wenda, yang membuka turnamen dengan lemparan piring perdana, menyatakan pentingnya keberlanjutan agenda semacam ini.

“Kami mendukung kegiatan positif yang mendorong pengembangan potensi pelajar dan berharap kegiatan ini dapat terus berlanjut di tahun-tahun mendatang,” ujar Nius Wenda.

Dukungan ini mempertegas bahwa ruang kreatif bagi pelajar perlu diperluas melalu cabang olahraga yang masih tergolong baru namun kaya nilai karakter.

Apresiasi juga mengalir dari Pelatih Papua Ultimate, Rachel Lorenzen, yang menyoroti aspek kemandirian para siswa SMP YPJ dalam mengelola organisasi turnamen berskala komunitas.

Baca Juga :  Pemkab Mimika Siapkan Angkutan Umum Layani Masyarakat Secara Gratis

“Kami bangga terhadap siswa-siswi Community Project, Kelompok 23 yang telah menginisiasi dan melaksanakan turnamen ini dengan baik, dengan bekerja sama dengan Papua Ultimate,” katanya.

Menurut Rachel, keberhasilan para siswa ini membuktikan bahwa inklusivitas dalam olahraga, yang ditunjukkan melalui divisi campuran (mixed) antara laki-laki dan perempuan, dapat berjalan selaras dengan manajemen acara yang profesional.

Turnamen berakhir dengan tim Enggang yang keluar sebagai juara pertama setelah tampil dominan sepanjang laga.

Namun, dalam tradisi frisbee, predikat Best Spirit Team yang diraih tim Anggrek dianggap setara dengan gelar juara karena merepresentasikan sportivitas luar biasa.

Melalui sesi Spirit Circle sebagai ruang refleksi usai laga dan dukungan fasilitas dari PT Freeport Indonesia, ajang ini mengemban misi ganda: mempopulerkan ultimate frisbee sekaligus menjadi laboratorium pembelajaran bagi siswa dalam melaksanakan aksi layanan masyarakat secara kolaboratif di masa depan.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PFA Cari Bakat 2026: Menjelajah Tanah Papua Demi Menjaring Bintang Masa Depan
SMP SATP Juara Kapolda Papua Tengah Cup 2026
Freeport Grassroots Tournament 2026 Cetak Bibit Unggul Sepak Bola Papua
Kapolda Cup 2026 Digelar di Mimika, 31 Tim SMP Rebutkan Trofi dan Asah Bakat
Talenta Papua Bersinar: Andarias Kareth Jadi Motor Kemenangan Indonesia di ASEAN Futsal 2026
Tiga Talenta PFA Dipanggil Timnas U-17, Bukti Kualitas Pembinaan di Mimika
Persipani Paniai Juara Liga 4 Papua Tengah, Tumbangkan Persipuncak 2-0 di Final
Persido Dogiyai Rebut Juara 3 Liga 4, Tundukkan Persemi 2-1 di Menit Akhir

Berita Terkait

Selasa, 5 Mei 2026 - 22:14 WIT

Mencari Jejak Spirit of the Game dalam Lemparan Frisbee Pelajar di Kuala Kencana

Senin, 4 Mei 2026 - 21:41 WIT

PFA Cari Bakat 2026: Menjelajah Tanah Papua Demi Menjaring Bintang Masa Depan

Minggu, 26 April 2026 - 22:19 WIT

SMP SATP Juara Kapolda Papua Tengah Cup 2026

Rabu, 22 April 2026 - 15:55 WIT

Freeport Grassroots Tournament 2026 Cetak Bibit Unggul Sepak Bola Papua

Sabtu, 18 April 2026 - 17:30 WIT

Kapolda Cup 2026 Digelar di Mimika, 31 Tim SMP Rebutkan Trofi dan Asah Bakat

Berita Terbaru

Polisi saat melakukan respon TKP kecelakan tunggal di KM 7, Jalan Poros Mapurujaya yang menewaskan seorang pengendara sepeda motor, Selasa (5/5/2026). (Foto: Istimewa)

Peristiwa

Pengendara Motor Tewas Tabrak Pohon di KM 7 Mimika

Selasa, 5 Mei 2026 - 22:22 WIT

Kepala Disdukcapil Kabupaten Mimika, Slamet Sutedjo, menyerahkan dokumen adminduk kepada warga dalam pelayanan Jemput Bola Adminduk di Kampung Ohotya, Distrik Mimika Timur Jauh. Selasa (5/5/2026). (Foto: Dok. Disdukcapil Mimika)

Pemerintahan

Jemput Bola Disdukcapil Mimika Layani Warga di Pesisir

Selasa, 5 Mei 2026 - 22:09 WIT