Layanan Jemput Bola, Disdukcapil Mudahkan Warga Pesisir Mimika Akses Layanan Adminduk

Ahmad

Senin, 1 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Plt. Sekretaris Disdukcapil Kabupaten Mimika, Yuyun Bauw, saat ditemui, Senin (1/6/2026). (Foto: Galeri Papua/Ahmad)

Plt. Sekretaris Disdukcapil Kabupaten Mimika, Yuyun Bauw, saat ditemui, Senin (1/6/2026). (Foto: Galeri Papua/Ahmad)

MIMIKA — Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Mimika terus mempercepat digitalisasi dan tertib administrasi demi menjamin hak hukum warga, termasuk mereka yang berada di wilayah pesisir terpencil.

Melalui strategi “jemput bola”, pemerintah daerah berkomitmen memastikan tidak ada satu pun warga Mimika yang tertinggal dalam pusaran modernisasi layanan publik.

Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Disdukcapil Mimika, Yuyun Bauw, mengungkapkan bahwa transisi menuju era digital di Mimika menunjukkan tren positif.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hingga Sabtu 30 Mei 2026 lalu, sebanyak 22.234 warga telah menginstal dan menggunakan Identitas Kependudukan Digital (IKD).

Angka ini terus dikejar agar dapat segera mencakup total 174.000 warga wajib KTP di Mimika.

Guna mendukung kelancaran transisi ini, Disdukcapil memastikan pasokan logistik fisik tetap aman dengan ketersediaan 5.076 blangko KTP dan 3.865 Kartu Identitas Anak (KIA).

Namun, visi digitalisasi ini tidak hanya berpusat di area perkotaan. Mengingat tantangan geografis Mimika yang menantang, Disdukcapil secara agresif memperluas jangkauan ke wilayah pesisir yang kini telah mencakup lima distrik.

Baca Juga :  Polisi Selidiki Perusakan 10 Makam di Mimika Timur

Tim pelayanan baru saja menyelesaikan misi di Distrik Mimika Tengah. Kedatangan tim di lapangan selalu disambut antusiasme tinggi oleh masyarakat setempat yang langsung berbondong-bondong mengurus dokumen pada hari yang sama.

“Kami ingin semua penduduk di sini memiliki dokumen kependudukan, karena itu adalah status hukum dan hak mendasar mereka sebagai warga negara,” ujar Yuyun Bauw, saat dijumpia, Senin (1/6/2026).

Menariknya, layanan terintegrasi ini kini melangkah lebih jauh. Tidak hanya melayani KTP, Kartu Keluarga (KK), dan Akta Kelahiran, petugas di lapangan kini langsung membuka layanan Pencatatan Sipil untuk pernikahan di tempat.

Melalui inovasi ini, pasangan yang telah sah menikah secara agama di gereja bisa langsung mendapatkan pengakuan hukum negara secara instan.

Baca Juga :  Data Penduduk Mimika Semester I 2026: 325.596 Jiwa

Meski jumlahnya bervariasi antara 5 hingga 10 pasangan di setiap lokasi, kepastian hukum ini menjadi fondasi penting bagi masa depan keluarga di pesisir.

Langkah visioner ini bukan tanpa hambatan. Tantangan terbesar yang dihadapi petugas di lapangan adalah cuaca ekstrem dan tingginya gelombang laut, seperti yang baru-baru ini dirilis oleh BMKG.

Bahkan, tim yang baru kembali dari Mapar sempat dihantam ombak besar di lautan. Berkat kesiapan armada dan kecakapan tim yang memahami medan, misi tersebut berhasil diselesaikan dengan aman hingga kembali ke Timika.

Faktor keselamatan ini pula yang membuat Disdukcapil memutuskan untuk menunda sementara agenda pelayanan berikutnya ke Distrik Agimuga.

Misi ke Agimuga akan segera diluncurkan begitu gelombang laut mereda. Penundaan ini menjadi bagian dari strategi mitigasi risiko tanpa mengurangi komitmen pemerintah untuk terus menembus batas geografis demi melayani masyarakat.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

76,83 Persen Paket Proyek Mimika Didelegasikan ke BPBJ
Pemkab Mimika Akui Sulit Awasi Operasional Perusahaan Kayu
Bupati Mimika Sebut Rp10 Miliar Telah Dihabiskan untuk Penanganan Konflik
Rapat Tertutup Bahas Persoalan Kamtibmas, Mimika Bentuk Tim Terpadu
Kesbangpol Mimika Gelar Sosialisasi Penguatan Karakter Berbasis Pancasila dalam Keluarga
Lima Personel BPBD Mimika Disiapkan Jadi Tim Rescue Profesional
Tingkatkan Kesiapsiagaan, BPBD Mimika Bekali 50 Peserta Mitigasi Bencana
DPMPTSP Mimika Dorong Transformasi Digital Kearsipan via Aplikasi SRIKANDI

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 15:29 WIT

76,83 Persen Paket Proyek Mimika Didelegasikan ke BPBJ

Rabu, 9 September 2026 - 18:39 WIT

Pemkab Mimika Akui Sulit Awasi Operasional Perusahaan Kayu

Kamis, 3 September 2026 - 16:53 WIT

Bupati Mimika Sebut Rp10 Miliar Telah Dihabiskan untuk Penanganan Konflik

Rabu, 2 September 2026 - 19:01 WIT

Rapat Tertutup Bahas Persoalan Kamtibmas, Mimika Bentuk Tim Terpadu

Rabu, 2 September 2026 - 15:46 WIT

Kesbangpol Mimika Gelar Sosialisasi Penguatan Karakter Berbasis Pancasila dalam Keluarga

Berita Terbaru

Kepala BPBJ Mimika, Anton Pasoro. (Foto: Istimewa)

Pemerintahan

76,83 Persen Paket Proyek Mimika Didelegasikan ke BPBJ

Jumat, 11 Sep 2026 - 15:29 WIT

Tim Satuan Reskrim Polres Mimika melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dugaan pembunuhan seorang warga di area belakang Indekos Warna Warni, Jalan Kelimutu, Timika, Papua Tengah. (Foto: Istimewa)

Peristiwa

Seorang Pria Ditemukan Tewas dalam Indekos di Mimika

Kamis, 10 Sep 2026 - 15:16 WIT