Cuaca di Laut Mimika Memburuk, Nelayan Diminta Waspada

Ahmad

Senin, 1 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi.

Ilustrasi.

MIMIKA — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mimika meminta masyarakat pesisir dan nelayan meningkatkan kewaspadaan saat melaut.

Peringatan ini dikeluarkan menyusul adanya potensi cuaca buruk yang diperkirakan melanda wilayah tersebut dalam dua hari ke depan.

Pelaksana Tugas Kepala BPBD Kabupaten Mimika, Agustina Rahaded, menjelaskan bahwa cuaca di wilayahnya saat ini didominasi hujan berintensitas sedang hingga lebat. Cuaca ekstrem tersebut juga disertai angin kencang dan petir.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kondisi cuaca ini berisiko mengganggu keselamatan pelayaran dan aktivitas penangkapan ikan di perairan Mimika,” tegas Agustina dalam laporan kesiapsiagaan Pusdalops BPBD Mimika pada Minggu (31/5/2026).

Baca Juga :  Dewan Hakim Apresiasi Kinerja Panitia, Pelaksanaan MTQ di Mimika Sukses

Berdasarkan catatan BPBD Mimika, angin kencang memicu sejumlah ancaman di laut. Dampaknya mulai dari kenaikan gelombang hingga penguatan arus laut dan arus muara sungai yang melebihi kondisi normal.

Hujan lebat juga membuat jarak pandang di laut berkurang drastis. Ditambah potensi petir dan badai lokal. Situasi ini dinilai sangat rawan membuat perahu kecil oleng atau terbalik.

Pihak BPBD kini menetapkan status kewaspadaan tinggi di sejumlah titik perairan. Wilayah tersebut meliputi Perairan Pomako, Perairan Amar, Perairan Mimika Timur, Perairan Mimika Barat, Perairan Atuka, serta kawasan muara dan pesisir selatan Kabupaten Mimika.

Merespons situasi ini, Agustina mengimbau para nelayan dan pengguna jasa transportasi laut untuk selalu memeriksa informasi cuaca terkini sebelum memutuskan bertolak.

Baca Juga :  Tekan Angka Pengangguran, Pemprov Papua Tengah Gelar Exhibition & Job Fair

Ia juga menegaskan agar para pelaut wajib menggunakan pelampung keselamatan, membawa alat komunikasi, dan segera mencari tempat berlindung jika cuaca di tengah laut mendadak memburuk.

“Kondisi cuaca dan perairan berpotensi berubah secara cepat, terutama pada sore hingga malam hari. Keselamatan harus tetap diutamakan daripada hasil tangkapan,” ungkapnya.

Sebagai langkah antisipasi, Pusdalops BPBD Kabupaten Mimika kini menyiagakan layanan darurat dan pemantauan penuh selama 24 jam.

Masyarakat yang membutuhkan bantuan di wilayah perairan dapat menghubungi nomor kontak resmi yang telah disediakan.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bandara Mozes Kilangin Diproyeksikan Jadi Hub Indonesia Timur, Bupati Dorong Kelas I
Mudik Lebaran di Timika Kondusif, PELNI Soroti Minimnya Fasilitas Pelabuhan
Tiket PELNI Diskon 30 Persen, Penumpang Diimbau Pesan Lebih Awal
Arus Mudik di Mimika Meningkat, Penumpang PELNI Naik 8 Persen
Momen Valentine 2026, Birdwing Pool & Cafe Hadir di Timika
Pelni Siapkan Tiga Kapal Layani Lonjakan Penumpang Jelang Nataru di Mimika
Ekspedisi Pendakian Puncak Carstensz 2025 Ditutup, SDM Lokal Tunjukkan Kualitasnya
Penerbangan ke Wilayah Gunung Mimika Dihentikan Sementara, Ini Alasannya

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 18:48 WIT

Cuaca di Laut Mimika Memburuk, Nelayan Diminta Waspada

Minggu, 29 Maret 2026 - 20:10 WIT

Bandara Mozes Kilangin Diproyeksikan Jadi Hub Indonesia Timur, Bupati Dorong Kelas I

Jumat, 20 Maret 2026 - 03:50 WIT

Mudik Lebaran di Timika Kondusif, PELNI Soroti Minimnya Fasilitas Pelabuhan

Jumat, 20 Maret 2026 - 03:40 WIT

Tiket PELNI Diskon 30 Persen, Penumpang Diimbau Pesan Lebih Awal

Jumat, 20 Maret 2026 - 03:23 WIT

Arus Mudik di Mimika Meningkat, Penumpang PELNI Naik 8 Persen

Berita Terbaru

Ilustrasi.

Wisata

Cuaca di Laut Mimika Memburuk, Nelayan Diminta Waspada

Senin, 1 Jun 2026 - 18:48 WIT

Kepala Bidang Pelayanan Pencatatan Sipil, Dolfina Ritiyauw saat ditemui, Senin (1/6/2026). (Foto: Galeri Papua/Ahmad)

Pemerintahan

Disdukcapil Mimika Targetkan 100 Pasangan Ikut Nikah Massal Gratis

Senin, 1 Jun 2026 - 18:37 WIT