Satgas ODC Identifikasi Tujuh Terduga Pelaku Pembunuhan Pilot AMA

Ahmad

Rabu, 8 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz 2026 Kombes Pol. Yusuf Sutejo bersama Kasatgas Gakkum Operasi Damai Cartenz 2026 Kombes Pol. I Gusti Gde Era Adhinata dalam konferensi pers di Posko Satgas Ops Damai Cartenz 2026, Rabu (8/7). GaleriPapua/Ahmad

Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz 2026 Kombes Pol. Yusuf Sutejo bersama Kasatgas Gakkum Operasi Damai Cartenz 2026 Kombes Pol. I Gusti Gde Era Adhinata dalam konferensi pers di Posko Satgas Ops Damai Cartenz 2026, Rabu (8/7). GaleriPapua/Ahmad

MIMIKA – Satuan Tugas Operasi Damai Cartenz 2026 mengidentifikasi tujuh orang yang diduga terlibat dalam pembakaran pesawat Pilatus PC-6/B2-H4 Turbo Porter registrasi PK-RCY dan pembunuhan pilotnya, Kapten Nicholas F. Goselin, di Distrik Sobaham, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan.

Tim Satgas menggelar olah tempat kejadian perkara di landasan pacu Lapangan Terbang Balinggama pada Sabtu, 4 Juli 2026, dua hari setelah pesawat milik PT Associated Mission Aviation itu diserang pada Kamis, 2 Juli 2026.

Penyelidik lebih dulu mengamankan dan mensterilkan area TKP sebelum melakukan pengamatan, dokumentasi, pemotretan, pembuatan sketsa, serta pemasangan garis polisi. Pemeriksaan menunjukkan badan pesawat mengalami kerusakan akibat kebakaran sekitar 90 persen, dengan kerusakan terparah di bagian tengah. Posisi pesawat masih mengarah ke runway saat ditemukan. Jenazah korban sudah tidak berada di lokasi karena telah dievakuasi sebelumnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dari olah TKP, penyidik mengamankan satu unit bangkai pesawat, sisa abu dan arang bekas kebakaran, serpihan bodi pesawat, serpihan kawat ban, satu butir selongsong peluru kaliber 5,56 milimeter, serta sampel tanah di sekitar lokasi untuk pemeriksaan laboratorium forensik.

Penyisiran lanjutan membawa petugas ke sebuah honai yang diduga menjadi markas kelompok bersenjata, dengan papan bertuliskan “Markas Komando Daerah Militer TPNPB Kodap 7 Balinggama”. Di lokasi itu, petugas menyita noken, syal bercorak Bintang Kejora, pakaian loreng, koppel, sangkur, dua bilah parang, senapan angin, kamera Sony beserta tripod, tiga flashdisk, empat memory card kamera, tujuh memory card telepon seluler, dan satu tas selempang berisi dokumen serta kartu identitas keanggotaan TPNPB.

Baca Juga :  Jelang HUT 78 RI, KKB Serang Aparat di Puncak Papua Tengah

Tas selempang itu memuat sembilan kartu identitas, di antaranya kartu partai atas nama inisial NB yang tercatat sebagai bakal calon legislatif DPR Kabupaten Yahukimo, serta delapan kartu anggota TPNPB dengan pangkat berbeda-beda atas nama inisial OB, PS, AB, YB, YS, MB, YB, dan NB. Seluruh kartu itu diteken atas nama inisial RJ yang disebut sebagai Panglima Tentara Pembebasan Nasional. Penyelidik masih mendalami dokumen lain dari tas tersebut untuk mengetahui keterkaitannya dengan peristiwa ini maupun jaringan kelompok bersenjata secara lebih luas.

Seluruh barang bukti dari olah TKP dan penyisiran telah diserahkan ke Tim Identifikasi Polda Papua untuk pemeriksaan laboratorium forensik, forensik digital, dan analisis lanjutan.

Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz 2026 Komandan Besar Polisi Yusuf Sutejo mengatakan penyelidikan mengarah pada kelompok bersenjata yang bermarkas di sekitar lokasi kejadian. “Berdasarkan hasil penyelidikan yang terus berkembang, penyelidik mengindikasikan bahwa aksi pembakaran pesawat dan pembunuhan pilot dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata Kompi Bakusip Kodap XVI Yahukimo yang dipimpin oleh MB,” kata Yusuf dalam konferensi pers di Timika, Rabu 8 Juli 2026.

Ia menambahkan, indikasi itu diperkuat hasil pemeriksaan saksi, informasi di lapangan, serta analisis terhadap dokumentasi dan pernyataan yang beredar di media sosial.

Baca Juga :  Polres Mimika Bekuk Pemilik Sabu di Jalan Budi Utomo

Tujuh orang yang diidentifikasi diduga terlibat berinisial MB, AB alias AB, LS, DA, NS, KB, dan SP. Yusuf menyebut masih ada belasan orang lain yang identitasnya dalam proses pendalaman. Kelompok ini diperkirakan berkekuatan sekitar 15 orang dengan senjata api laras panjang, senjata api pendek, dan senjata rakitan.

Warga Distrik Balinggama, menurut keterangan yang dihimpun Satgas ODC dari masyarakat, sebelumnya telah menyatakan penolakan terhadap keberadaan kelompok pimpinan MB tersebut. Mereka menginginkan wilayah mereka tetap aman tanpa kekerasan.

Kasatgas Gakkum Operasi Damai Cartenz 2026 Komanda Besar Polisi I Gusti Gde Era Adhinata mengatakan ketujuh orang tersebut telah ditetapkan sebagai tersangka melalui gelar perkara.

“Dari hasil gelar perkara tersebut, kita sudah membuat Daftar Pencarian Orang. Ada tujuh yang kita tetapkan sebagai tersangka dan kita sudah membuat DPO-nya,” kata I Gusti.

Ketujuh tersangka dipersangkakan dengan pasal primer Pasal 459 KUHP juncto Pasal 20 KUHP, subsider Pasal 458 KUHP juncto Pasal 20 KUHP, dan/atau Pasal 586 KUHP juncto Pasal 20 KUHP tentang tindak pidana pembunuhan dan/atau tindak pidana membahayakan keselamatan penerbangan, dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara.

Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 menyatakan akan terus melakukan pengejaran dan penegakan hukum terhadap para pelaku yang telah teridentifikasi, sembari memperkuat pengamanan objek vital dan deteksi dini di sejumlah wilayah Papua yang dinilai masih berpotensi mengalami gangguan keamanan.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kejari Mimika Sita Rp300 Juta dalam Penyidikan Dugaan Korupsi Proyek Pembukaan Lahan
Operasi Kogabwilhan III Selama 6 Bulan: 47 Senpi dan 3.000 Batang Ganja Disita
TNI Perkuat Pengamanan Bandara Perintis Papua Usai OPM Bakar Pesawat dan Bunuh Pilot
Pesawat AMA Dibakar, Uskup Jayapura: Gereja Tak Pernah Bawa Kepentingan Politik
Polisi Selidiki Perusakan 10 Makam di Mimika Timur
TNI Evakuasi Jenazah Pilot AMA Air yang Dibunuh OPM di Yahukimo
Modus ‘Tempel’ Sabu di Jalan Lanal Timika Terbongkar
Polres Mimika Tetapkan Satu Tersangka Kasus Penipuan Lowongan Kerja

Berita Terkait

Rabu, 8 Juli 2026 - 17:09 WIT

Satgas ODC Identifikasi Tujuh Terduga Pelaku Pembunuhan Pilot AMA

Selasa, 7 Juli 2026 - 14:20 WIT

Kejari Mimika Sita Rp300 Juta dalam Penyidikan Dugaan Korupsi Proyek Pembukaan Lahan

Senin, 6 Juli 2026 - 15:44 WIT

Operasi Kogabwilhan III Selama 6 Bulan: 47 Senpi dan 3.000 Batang Ganja Disita

Senin, 6 Juli 2026 - 14:33 WIT

TNI Perkuat Pengamanan Bandara Perintis Papua Usai OPM Bakar Pesawat dan Bunuh Pilot

Sabtu, 4 Juli 2026 - 19:20 WIT

Pesawat AMA Dibakar, Uskup Jayapura: Gereja Tak Pernah Bawa Kepentingan Politik

Berita Terbaru