Aksi Mimbar Bebas, KNPB Timika Soroti Isu Kemanusiaan di Papua

Kevin Kurni

Senin, 3 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua KNPB Wilayah Timika, Yanto Awerkion, membacakan pernyataan sikap dalam aksi mimbar bebas yang berlangsung di Taman Bundaran Petrosea, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Senin (3/8/2026). (Foto: Galeri Papua/Endy Langobelen)

Ketua KNPB Wilayah Timika, Yanto Awerkion, membacakan pernyataan sikap dalam aksi mimbar bebas yang berlangsung di Taman Bundaran Petrosea, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Senin (3/8/2026). (Foto: Galeri Papua/Endy Langobelen)

MIMIKA – Komite Nasional Papua Barat (KNPB) Wilayah Timika menggelar aksi mimbar bebas di Taman Bundaran Petrosea, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Senin (3/8/2026), sebagai wadah penyampaian aspirasi mengenai situasi kemanusiaan di Tanah Papua.

Dalam kegiatan tersebut, KNPB menyampaikan sejumlah pandangan dan data yang mereka klaim terkait kondisi konflik, pengungsian, serta dampaknya terhadap masyarakat sipil di Papua.

Ketua KNPB Wilayah Timika, Yanto Awerkion, mengatakan mimbar bebas digelar untuk memberikan ruang kepada masyarakat, tokoh agama, mahasiswa, dan mama-mama Papua menyampaikan pandangan mereka mengenai situasi yang berkembang di Papua

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Hari ini kami datang melakukan kegiatan mimbar bebas untuk memberikan kesempatan kepada semua rakyat, tokoh gereja, mahasiswa, mama-mama Papua untuk menyampaikan isi hati mereka terkait situasi yang sedang terjadi di seluruh Tanah Papua,” ujar yanto kepada wartawan usai kegiatan.

Baca Juga :  TIFA Creative Getarkan Pantai Kei dengan Tarian Pangkur Sagu dari Papua

Dalam kesempatan tersebut, Yanto menyampaikan bahwa KNPB menyoroti persoalan kemanusiaan di Papua dan berharap pemerintah pusat memberikan perhatian terhadap kondisi tersebut melalui pendekatan yang mengedepankan penyelesaian damai.

“Itu yang kami harapkan supaya negara Republik Indonesia melalui Bapak Presiden jangan hanya mengirim pasukan terus, tetapi mencari solusi bagaimana orang Papua itu hidup damai, hidup aman, dan sejahtera di atas tanahnya sendiri,” katanya

Yanto juga memaparkan data yang diklaim tersebut berasal dari catatan KNPB mengenai jumlah warga yang mengungsi serta korban jiwa dalam konflik di Papua. Menurutnya, terdapat 125.931 warga sipil yang mengungsi, sementara sejak 2018 hingga 2026 tercatat 503 warga sipil, 300 anggota TPNPB, dan 162 personel TNI-Polri menjadi korban jiwa.

Baca Juga :  Himpun Pemuda Potensial, Rakerda VII DPD KNPI Mimika Bakal Lahirkan Ide Pembangunan

Ia berharap tidak ada lagi korban jiwa yang berjatuhan di Papua, baik dari kalangan masyarakat sipil maupun aparat keamanan.

“Jangan ada korban jiwa lagi yang berjatuhan di atas tanah ini. Orang Papua maupun orang non-Papua, kami harap supaya Indonesia melalui Presiden harus menanggapi serius hal ini. Soal kemanusiaan, KNPB hari ini melakukan kegiatan, kami bicara soal kemanusiaan situasi Papua hari ini,” tegasnya.

Di akhir penyampaiannya, Yanto menegaskan bahwa KNPB mengklaim tetap mengedepankan prinsip-prinsip kemanusiaan dalam setiap aktivitas yang dilakukan.

“Dalam perjuangan kami dengan KNPB, kami tetap mengedepankan prinsip-prinsip kemanusiaan. Itu yang kami akan mengedepankan,” tuturnya.

Aksi mimbar bebas berlangsung di kawasan Taman Bundaran Petrosea dengan pengamanan aparat gabungan dari Polri dan TNI. Kegiatan berakhir dalam keadaan kondusif.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kepala Suku Yohan Dewelek Ajak Warga Paluga Jaga Keamanan dan Dukung Pemekaran Kampung
KNPI Kota Jayapura dukung Muara Tami Jadi Dapil Tersendiri
Rapper Cilik Nachyta Wakili Mimika di Expo Nasional Batam, Harap Dukungan Pemkab
Kepala Suku di Puncak Ajak Warga Jaga Keamanan Demi Masa Depan Pendidikan Anak
Silaturahmi dan Penyaluran Sembako, Tokoh Adat Puncak Dukung Bupati Jaga Keamanan demi Pembangunan
Mahasiswa Papua Gelar Panggung Rakyat, Tolak PSN dan Militerisme
CSR Freeport Disorot, Masyarakat Tsinga, Banti dan Aroanop Dinilai Masih Tertinggal
Mamberamo Raya: Warga Anggreso Desak Pemprov Papua Bangun Jalan ke Sarmi

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 14:34 WIT

Aksi Mimbar Bebas, KNPB Timika Soroti Isu Kemanusiaan di Papua

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 20:38 WIT

Kepala Suku Yohan Dewelek Ajak Warga Paluga Jaga Keamanan dan Dukung Pemekaran Kampung

Sabtu, 25 Juli 2026 - 10:36 WIT

KNPI Kota Jayapura dukung Muara Tami Jadi Dapil Tersendiri

Kamis, 16 Juli 2026 - 23:28 WIT

Rapper Cilik Nachyta Wakili Mimika di Expo Nasional Batam, Harap Dukungan Pemkab

Kamis, 9 Juli 2026 - 13:50 WIT

Kepala Suku di Puncak Ajak Warga Jaga Keamanan Demi Masa Depan Pendidikan Anak

Berita Terbaru

Aparat kepolisian hendak mengevakuasi jenazah korban ke RSUD Mimika. (Foto: Galeri Papua/Ahmad)

Hukrim

Kronologi Seorang Pria Tewas Ditembak Polisi di Mimika

Minggu, 2 Agu 2026 - 18:40 WIT

Proses olah TKP oleh aparat kepolisian Kompleks Perumahan Raffles Residence 3, Blok M, Jalan Irigasi Ujung, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Minggu (2/8/2026). (Foto: Istimewa/Faris)

Peristiwa

Seorang Pria Tewas Ditembak Polisi di Mimika

Minggu, 2 Agu 2026 - 17:41 WIT