MIMIKA – Puluhan warga berdiri mengular di sepanjang selasar berlantai papan sebuah gedung sekolah di pesisir Papua. Sebagian besar dari mereka bertelanjang kaki, menggendong anak kecil di dalam noken, atau memegang berkas kertas yang terlipat rapi.
Raut wajah antusias terpancar ketika petugas dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Mimika menyapa dan memverifikasi dokumen mereka satu per satu.
Pemandangan tersebut mewarnai pelaksanaan program layanan administrasi kependudukan (Adminduk) bertajuk “Jempol Adminduk” (Jemput Bola Melayani Administrasi Kependudukan) yang menyasar Kampung Aindua dan Kampung Yapakopa di Distrik Mimika Barat Jauh, Kabupaten Mimika, Papua Tengah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kegiatan rutin tahunan ini dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, mulai tanggal 3 hingga 5 Oktober 2026.
Langkah jemput bola ini sengaja digelar untuk memangkas hambatan geografis yang selama ini membelenggu warga di wilayah terpencil dan terisolasi.
Bagi warga pesisir Distrik Mimika Barat Jauh, perjalanan menuju pusat ibu kota kabupaten di Timika memerlukan biaya yang tidak sedikit serta menempuh jalur perairan yang cukup ekstrem.
Guna memastikan seluruh warga terlayani, petugas Disdukcapil memboyong perangkat perekaman elektronik—mulai dari laptop, pemindai sidik jari, kamera, hingga mesin pencetak—ke dalam ruang kelas darurat yang disulap menjadi posko pelayanan Adminduk.
Seluruh paket pelayanan Adminduk diberikan secara gratis tanpa dipungut biaya sepeser pun. Jenis layanan yang disediakan terbilang lengkap, meliputi Perekaman dan pencetakan e-KTP, Penerbitan Kartu Keluarga (KK), Kartu Identitas Anak (KIA), Akta Kelahiran dan Akta Kematian, Surat Keterangan Pindah Penduduk (SKPWNI), Registrasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) serta pembaruan biodata kependudukan lainnya.
Kehadiran tim Jemput Bola Adminduk Disdukcapil Mimika disambut hangat oleh masyarakat setempat. Salah seorang perwakilan warga Kampung Yapakopa, Natalis Uramata, menyampaikan apresiasi mendalam atas hadirnya petugas yang bersedia mendatangi wilayah mereka.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada tim Capil dari Kabupaten Mimika. Pengurusan dokumen Adminduk ini sangat penting bagi kami masyarakat Kampung Yapakopa di Distrik Mimika Barat Jauh. Kami sangat berterima kasih karena dengan adanya KTP, KK, dan KIA, anak-cucu kami memiliki kepastian dokumen untuk masa depan mereka,” ujarnya.
Program tahunan Disdukcapil Kabupaten Mimika ini merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam menghadirkan kesetaraan hak sipil bagi seluruh warga negara, khususnya mereka yang bermukim di garis terluar dan pelosok Papua.
Memiliki dokumen kependudukan yang sah merupakan kunci utama bagi warga pedalaman untuk dapat mengakses berbagai layanan dasar pemerintah, mulai dari fasilitas kesehatan, bantuan sosial, hingga pendidikan.










