Penerimaan APBN Mimika Capai 61,41 Persen pada Semester I Tahun 2023

Jefri Manehat

Kamis, 31 Agustus 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kantor Pelayanan Pajak Pratama Timika.

Kantor Pelayanan Pajak Pratama Timika.

MIMIKA – Semester pertama tahun 2023 yang terhitung sejak Januari hingga 31 Juli 2023, penerimaan Negara di Kabupaten Mimika dan sekitarnya terealisasi sebesar Rp 2,76 triliun atau mencapai 61,41% dari target sebesar Rp4,50 triliun.

Berdasarkan rilis yang diterima GaleriPapua.com, penerimaan negara tersebut terdiri dari penerimaan pajak dalam negeri sebesar Rp2,23 triliun, penerimaan pajak perdagangan internasional sebesar Rp 501,65 miliar (95,62%), dan penerimaan negara bukan pajak sebesar Rp28,64 miliar (76,13%).


Sementara dari data kinerja penerimaan pajak dalam negeri yang terdiri dari PPh, PPN dan PPnBM, PBB (P3L) dan pajak lainnya pada bulan Juli 2023 berhasil mencapai realisasi sebesar Rp2,235 miliar atau sekitar 53,17% dari target penerimaan tahun 2023.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Jika dibandingkan dengan realisasi penerimaan tahun 2022 pada masa yang sama yaitu sebesar Rp1,933 miliar, maka penerimaan pajak sampai dengan bulan Juli 2023 mengalami pertumbuhan positif sebesar 15.58%.

Disebutkan, berdasarkan jenis pajaknya, kontributor terbesar dalam kinerja penerimaan Kantor Pelayanan Pajak Pratama Timika pada bulan Januari sampai dengan Juli 2023 adalah PPh Non Migas dengan realisasi sebesar Rp1.445.238.497.409,- (64,66% dari total penerimaan pajak).

Penerimaan terbesar kedua adalah PBB dengan realisasi penerimaan sebesar Rp569.757.594.000,-(25,49% dari total penerimaan pajak).

Kemudian diikuti dengan PPN dengan realisasi penerimaan sebesar Rp 215.933.331.031,- (9,66% dari total penerimaan pajak), dan yang terakhir, pajak lainnya dengan realisasi penerimaan sebesar Rp4.126.764.072,- (0.18% dari total penerimaan pajak).


Jika dilihat dari sektor usaha, capaian kinerja penerimaan kantor pelayanan Pajak Pratama Timika sampai dengan Juli 2023 ditunjang oleh sektor pertambangan dan penggalian dengan kontribusi sebesar 61,20%.

Baca Juga :  Temui Kepsek Se-Mimika, Pj Bupati: Pendidikan Butuh Perhatian Khusus

Selanjutnya diikuti oleh sektor konstruksi dengan kontribusi sebesar 14,16%, dan disusul oleh sektor administrasi pemerintahan dan jaminan sosial wajib dengan kontribusi sebesar 5,85%.


Sementara, penerimaan bea masuk terealisasi sebesar Rp153,2 miliar atau mencapai 73,6% dari target yang ditetapkan. Penerimaan Bea Keluar terealisasi sebesar Rp 348,4 miliar atau mencapai 110,1% dari target yang ditetapkan.

Sedangkan PNPB dari Pengelolaan Barang Milik Negara (BMN) terealisasi sebesar Rp28,64 miliar (76,1%) dari target tahun 2023.


Selajutnya disampaikan bahwa belanja negara dari APBN yang disalurkan melalui Kantor Pelayanan Perbendaharaan Timika telah terealisasi sebesar Rp2,47 triliun atau 43,02% dari alokasi belanja sebesar Rp5,74 triliun.

Belanja negara tersebut terdiri dari belanja Pemerintah Pusat yang terealisasi sebesar Rp514,53 miliar (45,86%) dan belanja TKD yang terealisasi sebesar Rp1,95 triliun (42,33%).


Belanja Pemerintah Pusat terdiri dari belanja pegawai terealisasi sebesar Rp188,84 miliar (58,99%), belanja barang Rp261,73 miliar (40,01%), dan belanja modal terealisasi sebesar Rp63,96 miliar (43,30%).

Jika dibandingkan dengan realisasi tahun 2022 pada periode yang sama, masing-masing pos belanja di belanja Pemerintah Pusat mengalami pertumbuhan.

Belanja pegawai di tahun 2022 pada periode yang sama sebesar Rp192,6 miliar, sehingga belanja pegawai sampai dengan bulan Juli 2023 mengalami pertumbuhan negatif sebesar Rp3,76 miliar.

Belanja barang di tahun 2022 pada periode yang sama sebesar Rp159,5 miliar, sehingga belanja barang sampai Juli 2023 mengalami pertumbuhan positif sebesar Rp102,23 miliar.

Baca Juga :  Demo di Kantor KPU Mimika, Ketua Tim Pemenangan AIYE Beri Pernyataan Keras

Belanja modal di tahun 2022 pada periode yang sama sebesar Rp63,32 miliar, sehingga belanja modal sampai Juli 2023 mengalami pertumbuhan positif sebesar Rp0,64 miliar.

Selanjutnya, belanja TKD terdiri dari Dana Bagi Hasil, Dana Alokasi Umum, Dana Transfer Khusus (Dana Alokasi Khusus Fisik & Dana Alokasi Khusus Non Fisik), Dana Otonomi Khusus, Dana Desa, dan Dana Insentif Fiskal.

Dana Bagi Hasil telah terealisasi Rp645,31 miliar (31%) dari pagu sebesar Rp2,08 triliun dan Dana Alokasi Umum terealisasi Rp786,15 miliar (58,39%) dari pagu sebesar Rp.1,34 triliun.

Dana Transfer Khusus terdiri dari Dana Alokasi Khusus Fisik dan Dana Alokasi Khusus Non Fisik. Dana Alokasi Khusus Fisik hingga terealisasi Rp52,16 miliar (22,28%) dari pagu Rp234,14 miliar, dan untuk Dana Alokasi Khusus Non Fisik terealisasi sebesar Rp136,78 miliar (67,82%) dari pagu Rp201,7 miliar.

Sementara dana BOS terealisasi pada 420 sekolah, Dana BOP PAUD pada 176 Satuan Pendidikan, dan Dana BOP Kesetaraan pada 176 KBM.

Dana Otonomi Khusus telah terealisasi Rp203,27 miliar (48,08%) dari pagu Rp422,77 miliar. Dana Desa telah terealisasi Rp124,28 miliar (39,11%) dari pagu Rp317,77 miliar kepada 133 desa di Kabupaten Mimika dan 206 desa di Kabupaten Puncak, dan Dana Insentif Fiskal telah terealisasi Rp7,75 miliar (50%) dari pagu Rp15,50 miliar untuk Kabupaten Puncak.

Kemudian Kredit Ultra Mikro (UMi) periode sampai dengan Bulan Juli 2023 terdapat penyaluran pembiayaan kredit ultra mikro oleh penyalur PT Pegadaian kepada 16 Debitur sebesar Rp156.200.000.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Persido Dogiyai Tahan Persipuja 0-0, Bidik Kemenangan atas Persintan
Musrenbang RKPD 2026 Distrik Kwamki Narama Himpun 167 Usulan Program Pembangunan
Menanti Strategi Jitu Pembangunan Distrik Jita dari Hasil Musrenbang 2026
Musrenbang Distrik Jita, Fransiskus Bokeyau Tekankan Skala Prioritas Pembangunan 2026
Musrenbang 2026, Kelurahan Otomona Usulkan 16 Program Pembangunan, Prioritas Infrastruktur
Musrenbang Mimika Baru 2026: Fokus Pemerataan Infrastruktur dan Kualitas SDM
Sistem Manual Dihapus, Perizinan Nakes di Mimika Wajib Lewat MPP Digital
Pemkab Mimika Terbitkan SE Bupati untuk Proteksi Kontraktor Lokal

Berita Terkait

Senin, 9 Maret 2026 - 23:40 WIT

Persido Dogiyai Tahan Persipuja 0-0, Bidik Kemenangan atas Persintan

Jumat, 6 Maret 2026 - 23:24 WIT

Musrenbang RKPD 2026 Distrik Kwamki Narama Himpun 167 Usulan Program Pembangunan

Jumat, 6 Maret 2026 - 18:32 WIT

Menanti Strategi Jitu Pembangunan Distrik Jita dari Hasil Musrenbang 2026

Jumat, 6 Maret 2026 - 18:21 WIT

Musrenbang Distrik Jita, Fransiskus Bokeyau Tekankan Skala Prioritas Pembangunan 2026

Jumat, 6 Maret 2026 - 04:34 WIT

Musrenbang 2026, Kelurahan Otomona Usulkan 16 Program Pembangunan, Prioritas Infrastruktur

Berita Terbaru

*Stadion Wania Imipi Diasesmen Polda untuk Liga 4 PSSI Papua Tengah* MIMIKA – Menjelang bergulirnya kompetisi Piala Gubernur Liga 4 PSSI Papua Tengah musim 2025/2026 pada 9 Maret 2026 mendatang, kesiapan Stadion Wania Imipi SP... _Baca selengkapnya:_ https://galeripapua.com/stadion-wania-imipi-diasesmen-polda-untuk-liga-4-pssi-papua-tengah/