BPBD Mimika Sosialisasikan KIE Rawan Bencana di Distrik Amar

Ahmad

Jumat, 24 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto bersama pada pembukaan sosialisasi KIE yang berlangsung di Distrik Amar, Mimika, Papua Tengah, Jumat, 10 Oktober 2025. (Foto: BPBD Kabupaten Mimika)

Foto bersama pada pembukaan sosialisasi KIE yang berlangsung di Distrik Amar, Mimika, Papua Tengah, Jumat, 10 Oktober 2025. (Foto: BPBD Kabupaten Mimika)

MIMIKA – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mimika melaksanakan sosialisasi Komunikasi Informasi Edukasi (KIE) rawan bencana di Distrik Amar, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Jumat (10/10/2025).

Sosialisasi itu diikuti oleh para perwakilan masyarakat dari lima kampung di wilayah Distrik Amar, yakni dari Kampung Amar, Kampung Kawar, Kampung Manuare, Kampung Ipiri, dan Kampung Paripi.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPBD Kabupaten Mimika, Agustina Rahaded, mengatakan bahwa wilayah Distrik Amar menjadi salah satu kawasan di Kabupaten Mimika yang berada di wilayah perairan sehingga sangat rawan terdampak bencana seperti banjir rob. Bencana ini kerap membawa kerugian baik berupa material maupun korban jiwa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Oleh karena itu, kegiatan ini dimaksudkan untuk memberikan informasi dan edukasi kepada masyarakat mengenai potensi bencana alam, pengurangan risiko bencana, dan kesiapsiagaan dalam mengatasi bencana.

Baca Juga :  Buka Musrenbang Kabupaten, Pj Bupati Puncak Jaya: Program Harus Rasional, Jangan Ada Kepentingan Pribadi

“Kegiatan ini juga bertujuan untuk yang pertama; meningkatkan keterampilan masyarakat, memberikan pengetahuan dan tata cara menghadapi dan menyelamatkan diri saat bencana,” kata Agustina saat diwawancarai Galeripapua.com.

“Kedua, membentuk sikap dan perilaku sadar bencana agar masyarakat dapat bertindak cepat dan tepat saat terjadi keadaan darurat. Dan yang ketiga, mengurangi resiko bencana serta menciptakan budaya sadar bencana,” sambungnya.

Lebih lanjut dijelaskan Agustina bahwa letak geografis Negara Republik Indonesia berada di wilayah Cincin Api Pasifik (Ring of Fire) sehingga cukup menjadi ancaman.

Demikian pula letak geografis pulau Papua yang mana aktivitas lempeng Indo-Australia di bagian selatan lempeng Pasifik di bagian utara timur laut menyebabkan pulau Papua secara umum akan selalu rentan mengalami pergeseran secara tektonik.

Baca Juga :  Pemkab Mimika Anggarkan Rp19 Miliar Tingkatkan Jalan di Agimuga

Lanjut dikatakan, selain ancaman bencana alam dan juga bencana non-alam seperti wabah penyakit dan sejenisnya.

Kata Agustina, ada juga bencana lainnya yang mengintai, seperti bencana sosial yang sering terjadi.

“Bencana non-alam dan sosial sosial merupakan ancaman nyata yang terjadi di depan mata kita semua,” kata Agustina.

“Oleh sebab itu, melalui kegiatan sosialisasi KIE saat ini sangatlah penting agar kita semua dapat melakukan tindakan mitigasi terhadap semua ancaman bencana yang akan terjadi,” lanjutnya.

Lanjut dikatakan, Pemerintah Kabupaten Mimika dalam menghadapi banjir tidak dapat berjalan sendiri dan butuh kerja sama dengan semua pihak.

Agustina pun menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu pemerintah dalam hal penanggulangan bencana.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Distrik Mimika Baru Petakan Risiko Kebakaran di Permukiman Padat
Pemerintah Akan Kembalikan Dana Otsus Papua Rp2,5 Triliun
Bupati Mimika Pastikan Akses Banti Pulih Usai Longsor, RS Aman dari Abrasi
Kolaborasi Lintas Lembaga Tekan Angka Pernikahan Siri dan Pastikan Legalitas Keluarga
Disdukcapil Mimika Perkuat Ketahanan Keluarga Lewat Reformasi Administrasi Kependudukan
Pemkab Mimika Percepat Raperda Perumda Air Minum dan Limbah
Urgensi Ketahanan Keluarga dan Tertib Administrasi di Mimika
Disdukcapil Mimika Edukasi Warga Terkait Regulasi Nikah dan Cerai guna Tekan Konflik Sosial

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 01:10 WIT

Distrik Mimika Baru Petakan Risiko Kebakaran di Permukiman Padat

Jumat, 1 Mei 2026 - 22:27 WIT

Pemerintah Akan Kembalikan Dana Otsus Papua Rp2,5 Triliun

Jumat, 1 Mei 2026 - 00:56 WIT

Bupati Mimika Pastikan Akses Banti Pulih Usai Longsor, RS Aman dari Abrasi

Kamis, 30 April 2026 - 16:49 WIT

Kolaborasi Lintas Lembaga Tekan Angka Pernikahan Siri dan Pastikan Legalitas Keluarga

Kamis, 30 April 2026 - 16:41 WIT

Disdukcapil Mimika Perkuat Ketahanan Keluarga Lewat Reformasi Administrasi Kependudukan

Berita Terbaru

Mahasiswa FIM-WP menggelar aksi mimbar bebas di Waena, Jayapura, Sabtu, 2 Mei 2026. Galeripapua/ Istimewa.

Organisasi

Mahasiswa West Papua Tuntut Pendidikan Gratis di Tanah Papua

Sabtu, 2 Mei 2026 - 21:40 WIT

Seorang penggiat Inorga KIS dengan papan seluncurnya sedang melakukan salah satu trik dalam permainan skateboard di area Car Free Day—Jalan Cenderawasih, Mimika, Papua Tengah, Sabtu (2/5/2026). (Foto: Galeri Papua/Ahmad)

Event

KIS Mimika Warnai Parade Hardiknas di Car Free Day

Sabtu, 2 Mei 2026 - 18:56 WIT