Kemenhan Siapkan 1.270 Motor untuk Babinsa di Seluruh Indonesia

Endy Langobelen

Jumat, 10 November 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

79 motor dari Kementerian Pertahanan Republik Indonesia siap diserahkan kepada prajurit TNI-Polri di Mimika. (Foto: Galeri Papua/Jefri Manehat)

79 motor dari Kementerian Pertahanan Republik Indonesia siap diserahkan kepada prajurit TNI-Polri di Mimika. (Foto: Galeri Papua/Jefri Manehat)

MIMIKA – Kementerian Pertahanan (Kemenhan) Republik Indonesia menyiapkan sebanyak 1.270 motor untuk diberikan kepada para Bintara Pembina Desa (Babinsa) di seluruh Indonesia.

Hal itu diungkapkan oleh Menteri Pertahanan (Menhan) Republik Indonesia, Prabowo Subianto, ketika melakukan kunjungan kerja (kunker) di Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Jumat (10/11/2023).

“Motor itu jumlahnya cukup banyak, (ada) 1.270. Tapi ini untuk Babinsa seluruh Indonesia,” ujar Menhan Prabowo saat diwawancarai awak media.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pada kunkernya di Mimika, Menhan Prabowo juga langsung menyerahkan sebanyak 79 motor kepada prajurit TNI-Polri. Penyerahan berlangsung di lapangan Makodim 1710/Mimika.

Baca Juga :  AIYE Terpilih, Tukang Ojek Bisa Kredit Ringan Tanpa Bunga dan Terdaftar BPJS Ketenagakerjaan

“Kita kasih bantuan untuk bisa dipakai sebaik-baiknya dan terus-menerus kita akan perbaiki keadaan kita,” ucapnya.

Lebih lanjut Prabowo menjelaskan bahwa penyerahan motor ke setiap Babinsa akan dilakukan secara bertahap.

“Jadi, bertahap seluruh Babinsa akan dapat motor dan juga kita coba sebagian motor mungkin di beberapa tempat sebagian adalah motor listrik,” tuturnya.

Motor listrik tersebut, kata dia, merupakan produk buatan anak-anak Indonesia dari PT Len dan PT Pindad.

Baca Juga :  Realisasi Pajak Daerah Mimika Hingga Oktober 2025 Capai 78 Persen

“Kita sudah berhasil membuat motor listrik. Nanti, akan kita bagikan juga. Sebagian masih motor yang pakai bensin. Jadi, saya kira (ini untuk) menuju ke energi hijau, energi terbarukan yang mengurangi polusi, dan mengurangi biaya. Ya itu yang kita harapkan,” jelas Menhan.

“Nanti di tempat-tempat tertentu pakai tenaga surya, dan charger-nya itu pakai tenaga surya supaya nanti kebutuhan BBM kita terjangkau,” pungkasnya.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Di Balik Rencana Kota Kapiraya, Warga Masih Hidup dalam Waswas
Polusi Debu dan Asap di Mimika, Bupati Perintahkan Penanganan Darurat Udara
76,83 Persen Paket Proyek Mimika Didelegasikan ke BPBJ
Pemkab Mimika Akui Sulit Awasi Operasional Perusahaan Kayu
Bupati Mimika Sebut Rp10 Miliar Telah Dihabiskan untuk Penanganan Konflik
Rapat Tertutup Bahas Persoalan Kamtibmas, Mimika Bentuk Tim Terpadu
Kesbangpol Mimika Gelar Sosialisasi Penguatan Karakter Berbasis Pancasila dalam Keluarga
Lima Personel BPBD Mimika Disiapkan Jadi Tim Rescue Profesional

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 19:15 WIT

Di Balik Rencana Kota Kapiraya, Warga Masih Hidup dalam Waswas

Sabtu, 12 September 2026 - 15:14 WIT

Polusi Debu dan Asap di Mimika, Bupati Perintahkan Penanganan Darurat Udara

Jumat, 11 September 2026 - 15:29 WIT

76,83 Persen Paket Proyek Mimika Didelegasikan ke BPBJ

Rabu, 9 September 2026 - 18:39 WIT

Pemkab Mimika Akui Sulit Awasi Operasional Perusahaan Kayu

Kamis, 3 September 2026 - 16:53 WIT

Bupati Mimika Sebut Rp10 Miliar Telah Dihabiskan untuk Penanganan Konflik

Berita Terbaru