PT Freeport Indonesia dan USAID Kolaborasi Turunkan Stunting di Papua

Jefri Manehat

Sabtu, 16 Maret 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Director & EVP Sustainable Development PTFI Claus Wamafma dan Mission Director USAID Jeffery P. Cohen saat mendandatangani MoU program Partnership to Accelerate Stunting Reduction in Indonesia for Papua Chapter (PASTI Papua). (Foto: Istimewa/Corporate Communication PTFI)

Director & EVP Sustainable Development PTFI Claus Wamafma dan Mission Director USAID Jeffery P. Cohen saat mendandatangani MoU program Partnership to Accelerate Stunting Reduction in Indonesia for Papua Chapter (PASTI Papua). (Foto: Istimewa/Corporate Communication PTFI)

MIMIKA – PT Freeport Indonesia (PTFI) menandatangani kemitraan dengan Badan Pengembangan Internasional Amerika Serikat (USAID) dalam program Partnership to Accelerate Stunting Reduction in Indonesia for Papua Chapter (PASTI Papua).

Kemitraan ini ditandai dengan penandatanganan MoU PASTI Papua oleh Director & EVP Sustainable Development PTFI Claus Wamafma dan Mission Director USAID Jeffery P. Cohen.

“PTFI mendukung Rencana Aksi Nasional Percepatan Penurunan Stunting (RAN PASTI) oleh pemerintah. Salah satunya melalui kerja sama PTFI dengan USAID dalam upaya percepatan penurunan stunting khususnya di wilayah Papua,” kata Direktur & EVP-Chief Financial PTFI, Rob Schroeder, dalam rilis yang diterima Galeripapua.com, Jumat (15/3/2024).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Rob mengatakan, dalam menjalankan praktik pertambangan yang berkelanjutan, PTFI terus mengutamakan peningkatan kesejahteraan masyarakat Papua.

Melalui kolaborasi dengan USAID, ia berharap dapat terwujud Papua Sehat, Papua Cerdas, dan Papua Produktif sebagaimana tercantum dalam Rencana Induk Percepatan Pembangunan Papua yang ditetapkan pemerintah.

Direktur & Executive Vice President of Sustainable Development PTFI, Claus Wamafma, menjelaskan dalam kemitraan ini PTFI menyediakan dukungan pendanaan sebesar 3,53 juta dolar AS dan USAID mendukung sebesar 500.000 dolar AS.

Baca Juga :  Dinkes Mimika Bangun Puskesmas Perintis Rp34 Miliar, Target 150 Ribu Warga Dapat Layanan Gratis

Inisiatif ini merupakan perluasan dari kontribusi USAID sebesar 4.000.000 dolar AS untuk program pengurangan stunting di Indonesia. Kerja sama ini juga mencakup bantuan teknis dan pengawasan. Kedua belah pihak menunjuk Wahana Visi Indonesia sebagai pelaksana program di lapangan.

“Program PASTI Papua berlangsung mulai 2024 hingga 2026 dengan target penerima manfaat di Kabupaten Mimika, Kabupaten Nabire, dan Kabupaten Asmat. Melalui pendekatan yang terarah ini, PTFI dan USAID berupaya untuk meningkatkan kesejahteraan gizi anak-anak dan berkontribusi pada upaya nasional yang lebih luas dalam menanggulangi stunting pada anak,” kata Claus.

Direktur USAID Indonesia, Jeff Cohen, mengungkapkan rasa senangnya atas kemitraan ini. “Amerika Serikat bangga menjadi mitra Pemerintah Indonesia dalam upayanya mengurangi stunting pada anak secara nasional,” ungkap Cohen.

“Kami sangat antusias untuk memperluas dukungan perbaikan gizi anak dan pencegahan stunting di Papua melalui kemitraan baru dengan PT Freeport Indonesia, seiring dengan kerja sama kami menuju masa depan yang lebih sehat bagi anak-anak dan masyarakat Indonesia,” imbuhnya.

Adapun proyek PASTI Papua diimplementasikan dengan tiga tujuan utama. Pertama, meningkatkan kualitas praktik kesehatan dan nutrisi berbasis masyarakat untuk keluarga yang berisiko stunting melalui intervensi Social Behavior Change (SBC).

Baca Juga :  Polres Mimika Rotasi Sejumlah Pejabat Struktural

Upaya ini akan melihat konteks lokal dengan melibatkan Masyarakat setempat, termasuk para pemimpin masyarakat dan pemimpin agama.

Kedua, meningkatkan kualitas Layanan Kesehatan Primer melalui penguatan layanan kesehatan primer yang terintegrasi dan komprehensif untuk klaster ibu, anak, dan remaja, yang mendorong pendekatan promosi dan preventif.

Ketiga, menguatkan kapasitas institusional, serta koordinasi dan tata kelola kolaboratif diantara berbagai pemangku kepentingan untuk mewujudkan RAN PASTI di tingkat sub-nasional (dari tingkat provinsi hingga tingkat desa).

Investasi Sosial PTFI berkomitmen untuk memberikan manfaat terbaik dari kehadiran perusahaan kepada masyarakat di sekitar wilayah operasional melalui beragam program investasi sosial. Antara lain mencakup kesehatan, pendidikan, ekonomi, budaya, olahraga, infrastruktur, pemberdayaan masyarakat, dan hak asasi manusia.

Pada 2023, nilai investasi sosial PTFI mencapai 122 juta dollar AS dan akan terus bertambah sekitar 100 juta dollar AS per tahun sampai dengan 2041.

PTFI bermitra dengan pemerintah dan berbagai pemangku kepentingan agar program-program dapat berjalan efektif dan keberlanjutan. Salah satunya melalui penyelarasan program investasi sosial dengan rencana pembangunan daerah di Papua.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

RSUD Jayapura Jaring Masukan Publik, Benahi Tata Kelola Lewat Layanan Digital
Pemkab Mimika Bentuk TP2TB Kejar Target Eliminasi Tuberkulosis
Dinkes Mimika Dorong Cegah Malaria Sebelum Warga Sakit
PAM GKI Klasis Mimika Dukung Eliminasi Malaria
PC PMI Mimika Dorong Program Eliminasi Malaria
Kasus Malaria Mimika Tembus 118 Ribu, YACP Dorong Media Jadi Penggerak Pencegahan
Pemuda Muslim Dorong Pelajar Jadi Agen Pencegahan Malaria di Mimika
Asap Karhutla Ancam Kelompok Rentan, Amungsa Cares Papua Imbau Penggunaan Masker

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 22:32 WIT

RSUD Jayapura Jaring Masukan Publik, Benahi Tata Kelola Lewat Layanan Digital

Selasa, 13 Oktober 2026 - 20:35 WIT

Pemkab Mimika Bentuk TP2TB Kejar Target Eliminasi Tuberkulosis

Kamis, 8 Oktober 2026 - 19:18 WIT

Dinkes Mimika Dorong Cegah Malaria Sebelum Warga Sakit

Rabu, 7 Oktober 2026 - 16:54 WIT

PAM GKI Klasis Mimika Dukung Eliminasi Malaria

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:59 WIT

PC PMI Mimika Dorong Program Eliminasi Malaria

Berita Terbaru

Sebuah mobil milik anggota polisi dibakar oleh warga di Distrik Kwamki Narama, Mimika, Papua Tengah, Jumat, 30 Oktober malam. (Foto: Dok. Warga)

Hukrim

Mobil Anggota Polisi Dibakar di Kwamki Narama Mimika

Sabtu, 31 Okt 2026 - 16:55 WIT