Disperindag Mimika Diminta Sidak Jelang Puncak Ramadhan

Ahmad

Rabu, 12 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPRK Mimika, Dessy Putrika Rante. (Foto: Galeri Papua/Ahmad)

Anggota DPRK Mimika, Dessy Putrika Rante. (Foto: Galeri Papua/Ahmad)

MIMIKA – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Mimika, Dessy Putrika Rante meminta kepada Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Mimika untuk melakukan sidak ke distributor, toko maupun retail-retail besar sebelum adanya diskon menjelang puncak Ramadhan 1446 hijriah nanti.

Hal ini dikarenakan biasanya saat menjelang hari-hari besar keagamaan, selalu ada diskon besar-besaran dengan memberikan potongan harga kepada pembeli sehingga penjualan meningkat, dagangan pun laris manis.

Tapi, barang-barang yang mendapat potongan harga semisal bahan makanan, biasanya diambil dari barang yang sudah mendekati masa kadaluarsa.

Strategi ini bertujuan dengan memberi diskon guna menarik minat beli konsumen.

Mengenai hal tersebut, Dessy Putrika Rante bahkan menyarankan agar jika perlu agenda ini tak harus menunggu momen Lebaran, Disperindag bisa menjadwalkan kegiatan ini tiga kali dalam satu tahun.

Hal ini agar memastikan kualitas bahan makanan yang dijual aman dan dapat dengan layak dikonsumsi oleh masyarakat.

“Disperindag dalam hal ini mungkin sebaiknya melakukan sidak itu jangan hanya menjelang hari raya. Sebaiknya mungkin diagendakan saja mungkin ya tiga kali setahun lah,” ungkap Dessy kepada wartawan, Selasa 11 Maret 2025 malam.

Baca Juga :  Masyarakat Adat Lanny Jaya Desak Penarikan Militer Non-Organik

Dessy juga mengimbau kepada para pelaku usaha di bidang tersebut agar jika memberikan mengadakan diskon tidak dengan produk yang sudah mendekati masa kadaluarsa.

Ini mengingat masyarakat sebagai konsumen biasanya membeli barang tidak langsung digunakan. Namun, ada yang justru menyimpannya terlebih dahulu.

“Ya kalau kita di rumah ibu-ibu yang teliti dia periksa masa kadaluarsanya, kalau misalkan orang-orang yang langsung masak kan kadang juga sayang kalau dibuang,” ujarnya.

“Jadi mungkin sebaiknya Disperindag kalau melakukan sidak kalau bisa diagendakan tiga kali dalam setahun jadi tidak hanya menjelang hari raya,” tutup Dessy.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

LBH Papua Merauke Desak Presiden Terima Sikap PGI dan Hentikan PSN
Dari Merauke, PGI Tegas Menolak PSN dan Militerisasi di Papua Selatan
Solidaritas Merauke Desak Gereja Suarakan Penghentian PSN
Tolak Sawit PT IKSJ, Masyarakat Moi Sigin Antar Surat ke Kantor Pusat CAA Group
Industri Kayu di Sorong Tinggalkan Krisis Hak dan Penghidupan Masyarakat Adat Moi
Koalisi HAM Papua Minta TNI Tak Intervensi Konflik Tanah Adat Marga Kwipalo di Merauke
Tolak Sawit, Masyarakat Adat Klagilit Maburu Usir Utusan Perusahaan di Sorong
Perdamaian Kwamki Narama, Willem Wandik Desak Percepatan Perdasus Konflik Adat Papua

Berita Terkait

Kamis, 5 Februari 2026 - 10:43 WIT

LBH Papua Merauke Desak Presiden Terima Sikap PGI dan Hentikan PSN

Kamis, 5 Februari 2026 - 09:47 WIT

Dari Merauke, PGI Tegas Menolak PSN dan Militerisasi di Papua Selatan

Sabtu, 31 Januari 2026 - 14:32 WIT

Solidaritas Merauke Desak Gereja Suarakan Penghentian PSN

Sabtu, 31 Januari 2026 - 06:25 WIT

Tolak Sawit PT IKSJ, Masyarakat Moi Sigin Antar Surat ke Kantor Pusat CAA Group

Kamis, 29 Januari 2026 - 12:14 WIT

Industri Kayu di Sorong Tinggalkan Krisis Hak dan Penghidupan Masyarakat Adat Moi

Berita Terbaru

Juru Bicara TPNPB-OPM, Sebby Sambom. (Foto: Istimewa/TPNPB-OPM)

Peristiwa

TPNPB-OPM Akui Tembak Aparat dan Rampas Senjata di Mimika

Kamis, 12 Feb 2026 - 12:01 WIT

Sejumlah karyawan yang hendak naik ke Tembaga diperintahkan kembali pulang akibat adanya penembakan di area PT Freeport Indonesia, Mile Point 50, Distrik Tembagapura, Mimika, Papua Tengah. (Foto: Istimewa/Tangkapan layar video amatir)

Freeport

Freeport Tutup Jalan Utama ke Tembagapura Pascapenembakan

Kamis, 12 Feb 2026 - 01:06 WIT

Pesawat PK-SNR milik PT Smart Air Aviation yang ditembak saat menjalankan rute Tanah Merah menuju Danawage/Koroway Batu, Boven Digoel, Papua Tengah, Rabu (11/2/2026). (Fotoo: Istimewa/Tangkapan layar video amatir)

Peristiwa

Pesawat Smart Air Ditembak di Boven Digoel, Dua Pilot Gugur

Rabu, 11 Feb 2026 - 19:13 WIT