Dua Orang Tewas Ditembak di Jayawijaya, OPM: Kami akan Bersihkan Semua

Endy Langobelen

Rabu, 4 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Salah satu korban penembakan di Kompleks Gereja GKI Imanuel Air Garam, Distrik Asotipo, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan. (Foto: Istimewa)

Salah satu korban penembakan di Kompleks Gereja GKI Imanuel Air Garam, Distrik Asotipo, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan. (Foto: Istimewa)

JAYAWIJAYA – Dua orang dilaporkan ditembak hingga meninggal dunia di Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, Rabu (4/6/2025) pagi.

Informasi yang dihimpun Galeripapua.com, kedua korban tersebut merupakan tukang bangunan. Mereka ditembak tepat di Kompleks Gereja GKI Imanuel Air Garam, Distrik Asotipo.

Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz, Kombes Pol. Yusuf Sutejo, saat dikonfirmasi membenarkan adanya peristiwa penembakan itu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Betul. Sedang disusun narasinya kaka,” jawab Yusuf singkat via pesan WhatsApp, Rabu siang.

Di samping itu, Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) Kodap III Ndugama Derakma mengaku bertanggung jawab atas penembakan itu.

Baca Juga :  TIFA Creative Getarkan Pantai Kei dengan Tarian Pangkur Sagu dari Papua

Melalui siaran pers yang diterbitkan Manajemen Markas Pusat KOMNAS TPNPB dan disebarkan oleh Juru Bicara OPM, Sebby Sambom, ditegaskan bahwa kedua korban merupakan intelijen yang menyamar sebagai tukang bangunan.

“Kodap III Ndugama Derakma bertanggung jawab atas penembakan ini,” ujar Sebby.

Dia juga mengatakan bahwa peringatan telah dikeluarkan sebelumnya kepada seluruh masyarakat sipil untuk tidak beraktivitas di area zona perang yang telah ditetapkan.
.
“Sekali lagi kami ingatkan kepada warga sipil yang menjadi tukang bangunan, tukang kayu, pekerja jalan-jalan trans, dan lain-lain setop kerja apabila kau sayang nyawamu,” kata Sebby.

Baca Juga :  Dua Jenazah Sipil Korban Penembakan KKB di Jayawijaya Dipulangkan ke Jawa Barat

Secara tegas, Sebby menyatakan TPNPB tidak bakal memberi toleransi kepada siapa pun yang memasuki daerah zona perang.

“Mulai hari ini, kami tidak akan segan-segan atau sayang-syang. Kami akan bersihkan semua. Kau orang Papua yang bawah muka kah, jadi intelijen Indonesia kah, kami akan tembak,” tegasnya.

“Wamena kita punya rumah, bukan bupati punya rumah. Siapa mau mengusir siapa? Sama-sama kita baku usir di kota ini,” pungkasnya.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Koops TNI Habema Amankan Kembali Senjata Caracal yang Dirampas OPM
Polres Nabire dan Mimika Diusulkan Naik Status Jadi Polresta
Kejari Biak Numfor Musnahkan 47,46 Gram Ganja dan Barang Bukti 6 Perkara
TNI Sita 79 Pucuk Senjata Api di Papua, 22 Orang Ditindak
Mantan Kepala Kampung Ineki Supiori Ditahan, Kerugian Negara Rp906 Juta
Dua Anggota Brimob Raih Penghargaan Usai Tangkap Pelaku Penganiayaan Berat di Mimika
Polsek Bandara Timika Sita 20 Anak Panah Penumpang Asal Intan Jaya
Korban Tewas dalam Mobil di Kuala Kencana Merupakan Anggota TNI, Ada Luka Tembak di Dada

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 01:04 WIT

Koops TNI Habema Amankan Kembali Senjata Caracal yang Dirampas OPM

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:18 WIT

Polres Nabire dan Mimika Diusulkan Naik Status Jadi Polresta

Kamis, 15 Oktober 2026 - 15:30 WIT

Kejari Biak Numfor Musnahkan 47,46 Gram Ganja dan Barang Bukti 6 Perkara

Rabu, 14 Oktober 2026 - 21:39 WIT

TNI Sita 79 Pucuk Senjata Api di Papua, 22 Orang Ditindak

Rabu, 14 Oktober 2026 - 21:09 WIT

Mantan Kepala Kampung Ineki Supiori Ditahan, Kerugian Negara Rp906 Juta

Berita Terbaru