Kapolres Biak Ungkap Temuan Baru Pascaledakan, Dua Proyektil dan Granat Diamankan

Kevin Kurni

Selasa, 2 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Konferensi Pers Kapolres Biak Numfor bersama tim gabungan dalam menangani Kejadian Pasca ledakan Bom yang diduga berasal dari Jaman Perang Dunia II. (Foto: Istimewa/Humas Polres Biak Numfor)

Konferensi Pers Kapolres Biak Numfor bersama tim gabungan dalam menangani Kejadian Pasca ledakan Bom yang diduga berasal dari Jaman Perang Dunia II. (Foto: Istimewa/Humas Polres Biak Numfor)

BIAK – Tim gabungan yang menangani insiden ledakan yang diduga berasal dari bom peninggalan Perang Dunia II di Kompleks Perikanan, Jalan Wolter Monginsidi, Kelurahan Fandoi, Distrik Biak Kota, terus melakukan pencarian korban dan sterilisasi lokasi hingga Senin (1/6/2026).

Kapolres Biak Numfor AKBP Ari Trestiawan mengatakan, hingga saat ini tim gabungan masih fokus melakukan pencarian terhadap tiga korban yang belum ditemukan pascaledakan yang terjadi pada Minggu (31/5/2026) sekitar pukul 14.45 WIT.

“Untuk update sampai dengan hari ini, kami dari tim gabungan terus melakukan pengisiran dan evakuasi korban yang belum ditemukan,” ujar Kapolres Biak Numfor, AKBP Ari Trestiawan saat konferensi pers di lokasi kejadian, Senin(1/6/26) malam.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menjelaskan, lima korban meninggal dunia yang sebelumnya ditemukan telah dimakamkan pada Senin (1/6/26) di TPU Sorido, Distrik Biak Kota. Sementara itu, pencarian terhadap tiga korban lainnya masih terus dilakukan.

Menurutnya, pencarian saat ini difokuskan pada area Ring 2 atau wilayah perairan dan pantai di sekitar lokasi kejadian. Sedangkan area Ring 1 yang diduga menjadi sumber ledakan masih dinyatakan berbahaya dan belum steril sehingga belum dapat dimasuki.

Baca Juga :  Polisi Pastikan Video Pembakaran Alat Berat di Raja Ampat adalah Hoaks

“Dengan hasil tadi dibantu dari basarnas, menemukan 13 serpihan atau potongan bagian tubuh. Itu untuk perkembangan hari ini terkait dengan pencarian evakuasi korban yang belum ditemukan,” katanya.

Selain melakukan pencarian korban, tim dari Brimob Polda Papua juga telah bergabung untuk melakukan penyisiran terhadap kemungkinan adanya material berbahaya lain di lokasi kejadian.

Dari hasil penyisiran awal, petugas menemukan dua proyektil yang amunisinya telah diambil dengan pola karakteristik bekas gerinda. Kedua proyektil tersebut telah diamankan untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

Petugas juga menemukan satu granat tangan jenis granat nanas yang telah dimodifikasi dan langsung dilakukan disposal atau pemusnahan sekitar pukul 18.00 WIT.

Selain itu, satu granat nanas lainnya yang juga telah dimodifikasi ditemukan di lokasi. Namun karena kondisi sudah memasuki malam hari dan air laut sedang pasang, proses pemusnahannya dijadwalkan dilakukan pada Selasa (2/6/2026).

“ditemukan pula 1 granat nanas yang sudah dimodifikasi, namun karena keterbatasan visual, hari sudah malam dan air laut sudah pasang, sehingga dibutuhkan untuk dilakukan pemusnahan esok hari,” jelasnya.

Baca Juga :  Rumah Kos di Jalan Perintis Digerebek, Wanita Paruh Baya Ditangkap Bersama 36 Paket Sabu

Ia menambahkan, jumlah korban luka ringan yang tercatat hingga saat ini sebanyak 18 orang. Dari jumlah tersebut, dua orang masih menjalani perawatan di RSUD Biak.

Sementara itu, data pengungsi yang terdampak akibat ledakan mencapai 56 orang, terdiri dari 43 orang dewasa dan 13 balita.

Untuk mengantisipasi risiko ledakan susulan, aparat gabungan masih memberlakukan pembatasan akses di area Ring 1. Masyarakat maupun aparat yang tidak berkepentingan diminta untuk tidak memasuki kawasan tersebut hingga proses sterilisasi dinyatakan selesai.

“Kami menghimbau kepada masyarakat, untuk tidak ada yang memasuki area ring 1. Karena masih sangat berbahaya, dan ini juga berlaku bagi aparat seluruhnya, tidak hanya masyarakat tapi juga aparat seluruhnya, karena kita tergabung dalam aparat gabungan,” tegas AKBP Ari Trestiawan.

Tim gabungan dijadwalkan kembali melanjutkan pencarian terhadap korban yang belum ditemukan pada Selasa dengan fokus pencarian di area perairan dan pesisir sekitar lokasi ledakan, sementara tim Jibom akan melaksanakan sterilisasi menyeluruh di area yang diduga menjadi pusat ledakan.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Perkara Pinjam Motor, Seorang Pria Ditikam di Mimika
Kejar Pelaku Begal, Korban Malah Dikeroyok di Jalan Cenderawasih Mimika
Kasus Proyek RBLH di Hoya Masih Tahap Penyelidikan, Belum Ada Tersangka
Polisi Tangkap Pengedar Sabu di Mimika, Sejumlah Barang Bukti Disita
5.000 Batang Ganja Berhasil Diungkap Koops TNI Habema
Pemuda 22 Tahun Ditemukan Tewas di Mimika, Penyebab Kematian Masih Diselidiki
Pertamina Hentikan Penyaluran Pertalite di SPBU SP2 Mimika, Ini Penyebabnya
Satgas Damai Cartenz Ringkus Pemasok Senjata Ilegal KKB di Jayapura

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 12:59 WIT

Perkara Pinjam Motor, Seorang Pria Ditikam di Mimika

Senin, 20 Juli 2026 - 12:53 WIT

Kejar Pelaku Begal, Korban Malah Dikeroyok di Jalan Cenderawasih Mimika

Sabtu, 18 Juli 2026 - 14:09 WIT

Kasus Proyek RBLH di Hoya Masih Tahap Penyelidikan, Belum Ada Tersangka

Sabtu, 18 Juli 2026 - 14:03 WIT

Polisi Tangkap Pengedar Sabu di Mimika, Sejumlah Barang Bukti Disita

Sabtu, 18 Juli 2026 - 13:56 WIT

5.000 Batang Ganja Berhasil Diungkap Koops TNI Habema

Berita Terbaru

Jenazah korban dievakuasi ke RSUD Dekai untuk menjalani rangkaian pemeriksaan medis sebelum jenazah diterbangkan ke Kota Jayapura. (Foto: Dok. Satgas Humas Operasi Damai Cartenz 2026)

Peristiwa

Seorang Polisi Gugur di Yahukimo, Diduga Diserang OTK

Rabu, 22 Jul 2026 - 04:45 WIT

Deretan truk terparkir di area sekitaran salah satu SPBU di Kabupaten Mimika, Papua Tengah. (Foto: Galeri Papua/Ahmad)

Pemerintahan

Pemkab Mimika Ancam Cabut Izin SPBU Nakal Penyeleweng BBM Subsidi

Rabu, 22 Jul 2026 - 04:23 WIT

Pelaku ditangkap polisi di kediamannya. (Foto: Istimewa)

Hukrim

Perkara Pinjam Motor, Seorang Pria Ditikam di Mimika

Selasa, 21 Jul 2026 - 12:59 WIT