HUT ke-80 TNI, Ini Pesan Jenderal Agus Subiyanto

Ahmad

Minggu, 5 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jajaran Tentara Nasional Indonesia (TNI) dari berbagai Batalyon di Mimika, Papua Tengah, melaksanakan upacara peringatan hari ulang tahun (HUT) ke-80 TNI di pelataran Kantor Pusat Pemerintahan Kabupaten Mimika, Minggu (5/10/2025).

Jajaran Tentara Nasional Indonesia (TNI) dari berbagai Batalyon di Mimika, Papua Tengah, melaksanakan upacara peringatan hari ulang tahun (HUT) ke-80 TNI di pelataran Kantor Pusat Pemerintahan Kabupaten Mimika, Minggu (5/10/2025).

MIMIKA – Jajaran Tentara Nasional Indonesia (TNI) dari berbagai Batalyon di Mimika, Papua Tengah, melaksanakan upacara peringatan hari ulang tahun (HUT) ke-80 TNI di pelataran Kantor Pusat Pemerintahan Kabupaten Mimika, Minggu (5/10/2025).

Upacara peringatan HUT ke-80 TNI ini turut diikuti oleh beberapa otoritas keamanan lainnya seperti Brimob Batalyon B Pelopor, Sat Brimob Polda Papua, Senkom Mitra Pol, Pramuka, Banser hingga Satuan Polisi Pamong Praja hingga Basarnas.

Bertindak selaku Komandan Upacara, Kapten Lek Sandy Saber dan Komandan Batalyon Infanteri 754/ENK, Mayor Inf Indra Lutfhi Wibisono sebagai Inspektur Upacara.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam kesempatan tersebut, Inspektur Upacara, Mayor Inf Indra Lutfhi Wibisono membacakan sambutan tertulis Panglima TNI, Jenderal Agus Subiyanto.

Dalam amanatnya, Jenderal TNI Agus Subiyanto mengatakan bahwa peringatan HUT TNI tahun ini mengangkat tema “TNI Prima, TNI Rakyat, TNI Maju”.

Tema ini disebut relevan dengan visi misi TNI yang profesional, responsif, integratif, modern dan adaptif dalam menegakkan kedaulatan negara, mempertahankan keutuhan wilayah NKRI dan melindungi segenap darah dan seluruh tumpah darah Indonesia.

Baca Juga :  Kriteria dan Target Tak Jelas, Pemkab Mimika akan Evaluasi Beasiswa OAP

Makna yang terkandung dalam tema tersebut adalah bahwa TNI lahir dari rakyat, bersama rakyat dan berjuang demi rakyat. Hal ini menekankan kedekatan, kebersamaan sinergitas TNI dengan seluruh komponen bangsa untuk mewujudkan Indonesia maju yang berdaulat, adil dan makmur.

Perubahan lingkungan strategis pada tataran global, regional dan nasional yang semakin dinamis dan kompleks menjadi dasar penyiapan kapabilitas TNI baik dalam kesiapan alutsista maupun dalam pembinaan sumber daya manusia.

Menyikapi perkembangan lingkungan strategis tersebut, setiap prajurit TNI harus selalu waspada dan tidak mudah terhasut oleh isu-isu yang berbau provokasi yang berusaha memecah belah solidaritas TNI, menghancurkan sinergitas TNI dengan Kementerian lembaga lainnya dan merusak kemanunggalan TNI bersama rakyat.

“Untuk itu ada beberapa penekanan bagi prajurit dan PNS TNI untuk dipedomani dan dilaksanakan; Perkokoh iman dan takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, luangkan waktu serta luaskan hati untuk terus beribadah karena hanya kepadanya lah kita berserah diri dan mendapatkan kekuatan,” ungkap Jenderal TNI Agus Subiyanto.

Baca Juga :  Babak Baru Kasus Curas Jalan Freeport Lama Timika, Tersangka dan BB Diserahkan ke Kejaksaan

“Pertahankan dan tingkatkan solidaritas TNI serta kemanunggalan TNI dengan rakyat agar kita selalu menjadi pemersatu bangsa yang ber-Bhineka Tunggal Ika; tingkatkan kewaspadaan dan selalu berhati-hati dalam menggunakan media sosial, menahan diri untuk tidak latah, berkomentar, maupun menyebar informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya,” lanjutnya.

Prajurit TNI juga diingatkan untuk melaksanakan tugas dengan ikhlas serta menghindari segala bentuk perbuatan yang melawan hukum dan merugikan rakyat. Sebab, tugas TNI semata-mata untuk kepentingan rakyat, bangsa dan NKRI.

Jenderal TNI pun menyampaikan apresiasi kepada seluruh prajurit dan PNS TNI dedikasi dan integritas dalam menjalankan tugas sehingga TNI sampai saat ini terus mendapatkan kepercayaan dan tempat di hati rakyat Indonesia.

“Namun, hal itu jangan menjadikan kita lengah dan berbangga hati, masih banyak hal yang harus kita benahi bersama sehingga TNI yang kita cintai ini benar-benar menjadi garda terdepan dan benteng terakhir NKRI,” tutupnya.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PAPEDA Summit 2026 Dorong Masyarakat Adat Jadi Penentu Arah Pembangunan Papua
SMA Negeri 1 Sentani Juarai Lintas Alam Cycloop Perdana
Meriahkan HUT RI, LMA Puncak Gelar Jalan Sehat: Serukan Ilaga Aman dan Damai
Timika Fest 2026 Meriah, Ribuan Warga Padati Konser Kemerdekaan di Mimika
Kapolres Cup Adu Skill Barista di Mimika, Kopi Papua Jadi Arena Kompetisi
Lomba Rakyat di Waena, Pemuda Heram dan Kepala Suku Ohee Hidupkan Semangat HUT ke-81 RI
Lanal Timika Semarakkan HUT Ke-81 RI dengan Beragam Lomba
Semarak HUT RI ke-81, Lomba Puisi Dorong Siswa SLB Papua Tengah Berani Berkarya

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 14:02 WIT

PAPEDA Summit 2026 Dorong Masyarakat Adat Jadi Penentu Arah Pembangunan Papua

Kamis, 27 Agustus 2026 - 22:15 WIT

SMA Negeri 1 Sentani Juarai Lintas Alam Cycloop Perdana

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 20:40 WIT

Meriahkan HUT RI, LMA Puncak Gelar Jalan Sehat: Serukan Ilaga Aman dan Damai

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:57 WIT

Timika Fest 2026 Meriah, Ribuan Warga Padati Konser Kemerdekaan di Mimika

Senin, 17 Agustus 2026 - 21:04 WIT

Kapolres Cup Adu Skill Barista di Mimika, Kopi Papua Jadi Arena Kompetisi

Berita Terbaru

Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz-2026 melakukan olah TKP kasus pembakaran di Jalan Paradiso, Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan. (Foto: Satgas Humas Operasi Damai Cartenz)

Peristiwa

Warung Kopi Dibakar Dini Hari di Yahukimo

Sabtu, 19 Sep 2026 - 21:12 WIT

Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) pada Jumat (18/9/2026). (Foto: Satgas Humas Operasi Damai Cartenz 2026)

Pemerintahan

Warga Ditikam Saat Didatangi Pembeli di Yahukimo

Sabtu, 19 Sep 2026 - 21:00 WIT