Jelang Iduladha, Pemkab Mimika Tekan Inflasi Lewat Gerakan Pangan Murah

Benaz

Rabu, 4 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana saat warga memadati stand dalam kegiatan GPM di Lapangan Pasar Lama, Timika, Papua Tengah, Rabu, (4/6/2025). (Foto: Galeri Papua/Benaz)

Suasana saat warga memadati stand dalam kegiatan GPM di Lapangan Pasar Lama, Timika, Papua Tengah, Rabu, (4/6/2025). (Foto: Galeri Papua/Benaz)

MIMIKA – Menjelang Hari Raya Iduladha, Pemerintah Kabupaten Mimika melalui Dinas Ketahanan Pangan menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di Lapangan Pasar Lama, Jalan Yos Sudarso, Timika, Papua Tengah, pada Rabu (4/6/2025).

Kegiatan itu disambut antusias oleh warga yang memadati area tenda untuk membeli kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.

GPM merupakan bagian dari strategi pemerintah daerah dalam memperkuat ketahanan pangan, mengendalikan inflasi, serta memastikan akses pangan berkualitas bagi seluruh masyarakat Mimika.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hal tersebut disampaikan oleh Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Frans Kambu, yang menyebutkan bahwa kegiatan ini juga menjadi bentuk nyata komitmen pemerintah dalam menjamin hak atas pangan bagi seluruh warga.

“Gerakan ini bukan sekadar acara seremonial, tetapi bentuk kepedulian pemerintah untuk menjamin kebutuhan pangan masyarakat, apalagi menjelang hari besar keagamaan seperti Iduladha,” kata Frans.

Baca Juga :  Tokoh Pemuda Jila Apresiasi Respons Cepat Pemkab Mimika Bantu Pengungsi

Dalam pelaksanaannya, GPM menghadirkan berbagai bahan pangan pokok seperti beras, gula, minyak goreng, telur, sayuran, daging, hingga produk kemasan.

Seluruh barang dijual dengan harga subsidi hasil kerja sama dengan produsen lokal dan BUMN terkait.

Selain membantu masyarakat, GPM juga mendorong partisipasi UMKM dan petani lokal agar manfaatnya dirasakan lebih luas serta mendukung perputaran ekonomi daerah.

Frans juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga stabilitas pasar, tidak melakukan penimbunan, serta menjunjung tinggi toleransi antarumat beragama menjelang perayaan Iduladha.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Yulius Koga, menjelaskan bahwa GPM merupakan bagian dari program nasional yang digelar serentak di seluruh Indonesia oleh Badan Pangan Nasional.

Khusus di Mimika, kegiatan ini telah dilaksanakan tiga kali di Lapangan Pasar Lama, setelah sebelumnya diselenggarakan di Mapur Jaya dan Kwamki Lama.

“GPM ini ditujukan untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan menjelang Lebaran serta menekan inflasi daerah. Kita juga mengedepankan prinsip saling membantu antarumat beragama,” ujarnya.

Baca Juga :  Rasionalisasi, Anggaran Kios Pangan Keliling di Mimika Dipangkas

Berikut daftar Harga Bahan Pokok di GPM Mimika:

  • Beras Premium Sulawesi 10 kg – Rp150.000
  • Gula Pasir 1 kg – Rp13.000
  • Minyak Goreng 1 liter – Rp15.000
  • Bawang Merah / Bawang Putih – Rp35.000
  • Kentang / Wortel / Tomat – Rp15.000
  • Cabai Rawit ½ kg – Rp25.000
  • Ayam Lokal – Rp50.000
  • Telur Ayam 1 rak – Rp55.000
  • Tepung Terigu – Rp10.000
  • Susu Kaleng / Blue Band Sachet – Rp10.000
  • Sirup Cocopandan – Rp17.000
  • Sirup ABC Orange – Rp10.000
  • Kopi Senang 50 gr + Renteng – Rp55.000
  • Teh – Rp5.000
  • Teh Kotak – Rp75.000
  • Teh Pucuk – Rp65.000

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan masyarakat Mimika dapat menyambut Iduladha dengan tenang dan kebutuhan pokok yang terpenuhi secara merata.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mimika Terapkan Barcode E-Mitan untuk Atur Penjualan Minyak Tanah
Menyemai Asa Kopi Gunung di Kota Industri
Kelompok Tani Gereja di Mimika Dorong Pertanian Jadi Penopang Ekonomi Jemaat
Emas dan Bumbu Dapur Picu Inflasi Mimika Tembus 5,03 Persen pada September 2026
Meraba Pertumbuhan Ekonomi di Kabupaten Mimika
Mimika Punya 17 Ribu UMKM, Baru 3 Ribu Masuk Pembinaan
Menjelang Tiga Dekade Mimika: Menguji Resiliensi UMKM dan Ambisi Ekonomi Papua Tengah
Pembudi Daya Ikan Mimika Cari Pasar Freeport, DPR Papua Tengah Turun Tangan

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 18:04 WIT

Menyemai Asa Kopi Gunung di Kota Industri

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:25 WIT

Kelompok Tani Gereja di Mimika Dorong Pertanian Jadi Penopang Ekonomi Jemaat

Rabu, 7 Oktober 2026 - 00:22 WIT

Emas dan Bumbu Dapur Picu Inflasi Mimika Tembus 5,03 Persen pada September 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:20 WIT

Meraba Pertumbuhan Ekonomi di Kabupaten Mimika

Senin, 5 Oktober 2026 - 22:35 WIT

Mimika Punya 17 Ribu UMKM, Baru 3 Ribu Masuk Pembinaan

Berita Terbaru

Warga dan peserta mengikuti diskusi peluncuran laporan Pusaka Bentala Rakyat di Dusun Sagu Ebha Hekhe, Kampung Sereh, Sentani, Kabupaten Jayapura, Rabu, 7 Oktober 2026. Dusun sagu itu menjadi lokasi peluncuran laporan tentang izin kehutanan di tanah adat Papua. Galeripapua/Ikbal Asra

Organisasi

Belasan Izin Hutan Menyasar Tanah Adat Papua

Senin, 12 Okt 2026 - 06:00 WIT

Agustinus Kadepa, petani kopi dari Kampung Tuguwai, Distrik Aweidah, Kabupaten Paniai, Papua Tengah. (Foto: Galeri Papua/Endy Langobelen)

Utama

Ko Puaz: Kopi, Kebun, dan Mimpi yang Tumbuh di Paniai

Minggu, 11 Okt 2026 - 19:09 WIT

Didi Kurniawan, M.Kes., resmi terpilih sebagai Ketua Kerukunan Keluarga Tomia Kabupaten Mimika periode 2026–2031. (Foto: KKT Mimika)

Organisasi

Didi Kurniawan Terpilih Pimpin KKT Mimika 2026–2031

Sabtu, 10 Okt 2026 - 13:57 WIT