Kunker ke Mimika, Komisi II DPR RI Evaluasi Daerah Otonomi Baru Papua Tengah

Ahmad

Jumat, 2 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana pembukaan pertemuan jajaran Komisi II DPR RI bersama Gubernur dan Bupati serta Wakil Bupati se-Provinsi Papua Tengah di Hotel Horison Diana, Kamis (1/5/2025). (Foto: Galeri Papua/Ahmad)

Suasana pembukaan pertemuan jajaran Komisi II DPR RI bersama Gubernur dan Bupati serta Wakil Bupati se-Provinsi Papua Tengah di Hotel Horison Diana, Kamis (1/5/2025). (Foto: Galeri Papua/Ahmad)

MIMIKA – Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia (RI) melaksanakan Kunjungan Kerja (Kunker) dalam rangka evaluasi daerah otonomi baru di Papua Tengah.

Kegiatan evaluasi ini berlangsung di Ballroom Hotel Horison Diana Timika, Kamis (1/5/2025).

Hadir dalam kegiatan, jajaran Komisi II DPR RI yang dipimpin langsung oleh Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Zulfikar Arse Sadikin, Ditjen Otonomi Khusus (Otsus) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Akmal Malik beserta Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati se-Provinsi Papua Tengah beserta jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam sambutannya, Gubernur Papua Tengah, Meki Fritz Nawipa mengatakan, Papua Tengah tergolong provinsi yang masih baru dan sedang menjalani proses penting dalam pembangunan fondasi pemerintahan, pelayanan publik serta penataan kelembagaan. Perjalanan ini tentu penuh dengan dinamika dan tantangan.

Namun menurut Meki, keberhasilan pembangunan suatu daerah tak hanya bergantung pada semangat dan kerja keras di daerah, namun juga pada dukungan dan sinergi dengan pemerintah pusat serta pengawasan dan arahan DPR RI khususnya Komisi II.

Baca Juga :  Dana Otsus Mimika 2026 Menyusut, Pemkab Prioritaskan Pembangunan dari Kampung

“Besar harapan kami Papua Tengah bisa menjadi contoh provinsi yang berhasil,” ujar Meki dalam sambutannya.

Sebagai bentuk komitmen terhadap kolaborasi tersebut, Meki mengungkapkan bahwa dalam rapat yang dilaksanakan pada tanggal 15 April 2025 lalu telah diinisiasi rapat kerja Asosiasi Gubernur se-Tanah Papua bersama rapat kerja Bupati se-Papua Tengah.

Melalui rapat tersebut, dibangun keterbukaan antara provinsi dan kabupaten di Papua Tengah untuk mendengarkan langsung kebutuhan nyata di lapangan.

Selain itu, sekaligus mencari tahu apa yang bisa dibantu oleh provinsi dalam mendukung percepatan pembangunan di seluruh wilayah Papua khususnya di Papua Tengah.

“Kami menyadari membangun Papua Tengah bukan bisa dilakukan hanya dari kantor gubernur saja, dibutuhkan kerja sama erat, saling percaya dengan semua pihak dan kerja sama yang baik dengan pemerintah pusat dan DPR RI, harapan besar rakyat Papua Tengah akan perlahan menjadi kenyataan,” ujarnya.

Baca Juga :  Kebakaran Hanguskan Deretan Rumah di Jalan Pendidikan Mimika

Meki berharap, dengan adanya kunjungan ini Komisi II DPR RI dapat memberikan arahan dan masukkan sekaligus dukungan terhadap berbagai kebutuhan dan tantangan nyata yang dihadapi.

Baik dari pelaksanaan regulasi, tata kelola pemerintahan, pelaksanaan pemilukada maupun pembangunan daerah ke depan.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Zulfikar Arse Sadikin dalam sambutannya menyampaikan bahwa kehadiran Komisi II DPR RI hadir ke Mimika dalam rangka melaksanakan tugas konstitusional di Provinsi Papua Tengah.

Kehadiran dirinya beserta jajaran adalah untuk mendengarkan berbagai hal yang dialami di Provinsi Papua Tengah selama dimekarkan menjadi daerah otonomi baru (DOB).

“Kami ingin mendengarkan yang benar-benar terjadi sesungguhnya di Papua Tengah ini sebagai DOB di Papua agar kita bisa menindaklanjuti nanti pada saat di DPR RI untuk mengatasi apa yang berlangsung di Papua Tengah,” pungkasnya.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tinjau Pos Beoga, Kaskogabwilhan III: Prajurit Harus Profesional dan Humanis
Gandeng Uncen, BRIDA Mimika Garap Kajian Sosial Budaya Pemanfaatan Tailing Freeport
Disdukcapil Mimika Sosialisasikan Permendagri Nomor 10 Tentang Sistem Manajemen Keamanan Data
Percepat Kesejahteraan Masyarakat Papua, Pemerintah Cetak 2.000 hektar Sawah
Dinsos Mimika Fokus Pulihkan Masa Depan Anak Putus Sekolah Lewat Pelatihan Keterampilan
Kemenhaj Papua: 823 Jemaah Haji Asal Papua Tiba di Tanah Air
Disdukcapil Mimika Jemput Bola di Kawasan Pesisir Agimuga: 100 Persen Warga Dua Kampung Kini Kantongi Adminduk
Menuju Wilayah Bebas Korupsi, Dukcapil Mimika Masuk Penilaian Zona Integritas Nasional

Berita Terkait

Kamis, 9 Juli 2026 - 19:17 WIT

Tinjau Pos Beoga, Kaskogabwilhan III: Prajurit Harus Profesional dan Humanis

Jumat, 3 Juli 2026 - 16:32 WIT

Gandeng Uncen, BRIDA Mimika Garap Kajian Sosial Budaya Pemanfaatan Tailing Freeport

Kamis, 2 Juli 2026 - 12:44 WIT

Disdukcapil Mimika Sosialisasikan Permendagri Nomor 10 Tentang Sistem Manajemen Keamanan Data

Selasa, 30 Juni 2026 - 18:41 WIT

Percepat Kesejahteraan Masyarakat Papua, Pemerintah Cetak 2.000 hektar Sawah

Senin, 29 Juni 2026 - 23:38 WIT

Dinsos Mimika Fokus Pulihkan Masa Depan Anak Putus Sekolah Lewat Pelatihan Keterampilan

Berita Terbaru

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Mimika, Inosensius Yoga Pribadi (kiri), dan Vice President Government Relations PT Freeport Indonesia, Lenny Josephina (kanan), menandatangani Berita Acara Serah Terima hibah 11 kilometer pipa HDPE di area operasional dataran rendah PTFI, Mile 34, Mimika, Papua Tengah, Kamis, 9 Juli 2026. Dok. PTFI

Freeport

PTFI Serahkan Hibah 11 Km Pipa HDPE ke Pemkab Mimika

Jumat, 10 Jul 2026 - 14:39 WIT