Menanti Kiprah IAPPB-YPMAK Merangkul Para Alumni Atasi Kesenjangan Sosial

Ahmad

Selasa, 27 Agustus 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Para pendiri IAPPB-YPMAK saat berpose bersama di teras Sekretariat IAPPB-YPMAK. (Foto: Galeri Papua/Wahyu)

Para pendiri IAPPB-YPMAK saat berpose bersama di teras Sekretariat IAPPB-YPMAK. (Foto: Galeri Papua/Wahyu)

MIMIKA – Di Kabupaten Mimika, berbicara tentang sumber daya manusia (SDM) tentu tak bisa lepas dari peran Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme Kamoro (YPMAK) sebagai pengelola dana kemitraan dari PT Freeport Indonesia (PTFI).

Dalam perjalananannya membangun sumber daya manusia yang memadai khususnya bagi dua suku besar di Kabupaten Mimika, yakni Suku Amungme dan Suku Kamoro serta lima suku kerabat lainnya, telah banyak melahirkan generasi-generasi hebat melalui program pendidikan di perguruan tinggi baik di dalam negeri maupun di luar negeri.

Sejumlah sosok hebat yang pernah mengenyam pendidikan dari program pendidikan YPMAK ini diantaranya seperti mantan Bupati Kabupaten Puncak Willem Wandik, Pj Bupati Puncak Jaya Nenu Tabuni dan masih banyak lagi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kini, alumni dari program pendidikan YPMAK tersebut sudah tak terhitung lagi jumlahnya.

Atas dasar inilah, lahir sebuah organisasi yang dinamakan Ikatan Alumni Peserta Program Beasiswa YPMAK (IAPPB-YPMAK) di sebuah Honai yang beralamat di Jalan Mambruk, Nomor 9, Kelurahan Timika Indah, Distrik Mimika Baru, Mimika, Papua Tengah.

Organisasi ini lahir dari sejumlah alumni peserta program beasiswa YPMAK yang sudah menyelesaikan studi dan kembali menetap di Timika.

Mereka adalah Ilarius Dolame, S.Ip., M.Ap; Dr. Krinus Kum, S.Ip., M.Ap., M.si; Aminus Dolame, S.Pd., M.Pd; Feliks Songgonau, S.Ip., M.Si; dan Yohanes Isak Baransano, S.P., M.P.

Dalam kesempatan ini, Ketua Ikatan Alumni Peserta Program Beasiswa YPMAK (IAPPB-YPMAK), Ilarius Dolame menjelaskan, ikatan ini dibentuk atas dasar pikiran mereka sebagai pendiri guna menjawab tantangan pembangunan Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah di masa sekarang dan masa yang akan datang.

Kemudian, peran masyarakat Papua khususnya 7 suku yang terlibat dalam program pembangunan di masa lalu, saat ini dan masa yang akan datang.

Selanjutnya, peran multi stakeholder dalam hal ini Pemerintah Daerah, Perusahaan Swasta, PTFI dan YPMAK dalam pembangunan manusia seutuhnya khusus untuk masyarakat 7 suku di Mimika serta tingginya angka kemiskinan dan pengangguran di Kabupaten Mimika.

Baca Juga :  Keterbatasan Kuota, Distanbun Mimika Batasi Pembagian Pupuk Subsidi

Ilarius menambahkan, dua hal lainnya yang juga mendasari dibentuknya ikatan ini yakni minimnya ruang komunikasi publik dalam komunitas intelektual masyarakat adat 7 suku di Mimika khususnya intelektual binaan program program beasiswa pendidikan-YPMAK, serta solidaritas, persaudaraan dan kerja sama yang belum optimal di era globalisasi.

Ikatan ini juga dibentuk sebagai rumah bagi seluruh alumni dari peserta program beasiswa YPMAK serta umtik mendata kembali alumni dari generasi pertama sampai dengan saat ini.

“(Berdirinya ikatan ini-red) inisiatif dan murni dari kita sendiri karena kami melihat bahwa kontribusi PTFI melalui YPMAK ini luar biasa (untuk pembangunan SDM-red),” kata Ilarius, saat ditemui di Sekretariat (Honai) IAPPB-YPMAK, Selasa (27/8/2024) sore.

“Kami sebagai alumni yang dibiayai oleh Freeport melalui YPMAK membentuk ikatan ini untuk mendata (alumni),” katanya.

Ia pun mengucapkan terima kasih serta apresiasi setinggi-tingginya kepada PTFI dan YPMAK atas program pendidikan tersebut dalam meningkatkan kualitas SDM OAP khususnya bagi 7 suku yang unggul di masa depan.

Hal serupa juga disampaikan Wakil Ketua IAPPB YPMAK, Dr. Krinus Kum. Ia menyebut, dengan dilakukannya pendataan, nantinya akan dikategorikan berapa banyak alumni yang sudah bekerja, berapa alumni yang masih menganggur bahkan juga mendata alumni yang sudah meninggal dunia.

Nantinya, setelah didata, para alumni yang belum mendapatkan pekerjaan akan didorong untuk mendapatkan pekerjaan dengan program utama yang akan dirancang oleh IAPPB-YPMAK.

Data tersebut juga akan diserahkan kepada PTFI dan YPMAK sebagai bukti dari program yang diusung YPMAK melalui program pendidikan.

“Itu tujuan utama kami untuk mendirikan ikatan ini, tidak ada tujuan lain,” katanya.

Selanjutnya, Bendahara IAPPB YPMAK, Aminus Dolame mengatakan, setelah mengenyam pendidikan, banyak dari alumni program pendidikan YPMAK belum bekerja lantaran minimnya lapangan kerja bagi mereka baik di pemerintahan hingga swasta.

Oleh karena itu, ikatan ini juga akan memberikan pelatihan-pelatihan kerja guna mempersiapkan SDM yang unggul agar dapat bersaing di berbagai sektor dalam dunia kerja.

Baca Juga :  Pimpin Apel Gabungan, Pj Gubernur Papua Tengah Tekankan Percepatan Kinerja

“Jadi kami akan membangun SDM untuk menawarkan ke pemerintah, PTFI maupun lembaga-lembaga yang ada untuk memfasilitasi teman-teman yang lain bekerja,” tutur Aminus.

Kepala Bidang SDM, IAPPB YPMAK, Feliks Songgonau juga mengatakan, banyak pihak yang kerap bertanya-tanya kemana putera-puteri OAP khususnya 7 suku yang dibiayai oleh PTFI melalui dana kemitraan yang dikelola YPMAK setelah menyelesaikan pendidikan di perguruan tinggi.

Padahal, kontribusi PTFI dalam mendongkrak SDM OAP sangatlah besar. Dengan hadirnya IAPPB diharapkan mampu menjawab hal tersebut. Demikian pula yang disampaikan Sekretaris IAPPB, Yohanes Isak.

IAPPB-YPMAK juga didirikan untuk menjaga, membina serta mempererat ikatan silaturahmi dan kerja sama antar sesama alumni dan civitas YPMAK.

Tak hanya itu, ikatan ini juga sebagai rumah untuk menumbuh-kembangkan rasa cinta dan kebanggaan jati diri dan kepada YPMAK sebagai pomong pengembangan SDM, mengabdikan diri kepada masyarakat, dan mengoptimalkan SDM alumni sebagai mitra pembangunan daerah dan nasional.

Adapun program kerja utama IAPPB-YPMAK adalah yang pertama, melakukan pendataan dan validasi alumni.

Kedua, meningkatkan kerja sama ikatan alumni dengan multi stakeholder, dalam pengembangan standar kompetensi dan keahlian.

Ketiga, mengembangkan hubungan kerja sama alumni dan mitra kerja dalam upaya pengembangan kompetensi dalam keahlian kerja yang siap pakai dalam pangsa pasar pekerjaan.

Keempat, pengembangan metode teknik dan peningkatan mutu proses pembelajaran serta pelatihan alumni.

Kelima, mengembangkan web alumni sebagai wadah informasi bagi kebutuhan anggota, institusi dan profesi. Dan keenam, upaya kerja sama dengan berbagai pihak dalam memberikan segala informasi tentang kegiatan, lowongan pekerjaan dan data lainnya kepada alumni.

Mereka juga akan mengadakan kegiatan sosial kemasyarakatan serta reuni akbar alumni peserta program beasiswa YPMAK.

Kehadiran IAPPB-YPMAK juga diharapkan mampu menjadi media untuk menghimpun data alumni dan terobosan pengembangan SDM secara menyeluruh.


Update berita terbaru lainnya dengan mengikuti saluran Galeripapua.com WhatsApp Channel. Klik link berikut https://whatsapp.com/channel/0029VafbmilChq6Dj7IL2i46

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hindari Tumpang Tindih, Pemkab Mimika Minta YPMAK Fokus ke Mahasiswa OAP
Menolak Lupa Sejarah: Anak-Anak Sekolah Belajar Warisan Leluhur di Ekowisata Mangrove Pigapu
SPMB 2026 Dibuka, SMP Negeri 7 Mimika Siapkan Kuota 256 Siswa
Ribuan Pelajar Padati Hari Pertama Pendaftaran SMAN 1 Mimika, Sistem Antrean Membeludak
Kapolda Papua Tengah Resmikan MCK Sekolah di Pulau Karaka
Rumah Pintar Hadir di Pedalaman Puncak Jaya, Buka Akses Belajar Anak-anak Papua
Pendidikan di Waa Banti Mimika Belum Maksimal, Polisi Buka Kelas Darurat
Tiga Tahun Belajar di Luar Papua, Lulusan ADEM Kembali dan Siap Raih Bangku Kuliah

Berita Terkait

Rabu, 8 Juli 2026 - 21:12 WIT

Hindari Tumpang Tindih, Pemkab Mimika Minta YPMAK Fokus ke Mahasiswa OAP

Senin, 29 Juni 2026 - 09:57 WIT

Menolak Lupa Sejarah: Anak-Anak Sekolah Belajar Warisan Leluhur di Ekowisata Mangrove Pigapu

Senin, 22 Juni 2026 - 14:54 WIT

SPMB 2026 Dibuka, SMP Negeri 7 Mimika Siapkan Kuota 256 Siswa

Senin, 22 Juni 2026 - 14:47 WIT

Ribuan Pelajar Padati Hari Pertama Pendaftaran SMAN 1 Mimika, Sistem Antrean Membeludak

Senin, 15 Juni 2026 - 19:19 WIT

Kapolda Papua Tengah Resmikan MCK Sekolah di Pulau Karaka

Berita Terbaru

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Mimika, Inosensius Yoga Pribadi (kiri), dan Vice President Government Relations PT Freeport Indonesia, Lenny Josephina (kanan), menandatangani Berita Acara Serah Terima hibah 11 kilometer pipa HDPE di area operasional dataran rendah PTFI, Mile 34, Mimika, Papua Tengah, Kamis, 9 Juli 2026. Dok. PTFI

Freeport

PTFI Serahkan Hibah 11 Km Pipa HDPE ke Pemkab Mimika

Jumat, 10 Jul 2026 - 14:39 WIT