Obat Malaria DHP Frimal Kembali Tersedia di Mimika, Setelah Sempat Langka

Selasa, 8 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Ilustrasi Obat Malaria

Foto Ilustrasi Obat Malaria "Biru"

MIMIKA – Setelah mengalami kekosongan dalam beberapa bulan terakhir, obat malaria DHP Frimal—yang lebih dikenal warga sebagai “obat biru”—kini telah kembali tersedia di fasilitas kesehatan di Kabupaten Mimika, Papua Tengah.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika, Reynold Ubra, menyampaikan bahwa stok obat tersebut telah diterima pada akhir Juni 2025 dari Kementerian Kesehatan melalui Pemerintah Provinsi Papua Tengah.

“Pada akhir bulan Juni itu kami menerima 35.000 tablet obat biru,” ujar Reynold kepada wartawan, Senin (7/7/2025).

Menurutnya, kebutuhan DHP Frimal di Mimika terbilang tinggi, mengingat wilayah ini merupakan salah satu daerah endemis malaria.

Dalam satu tahun, kata Reynold, kebutuhan mencapai sekitar dua juta tablet. Namun, jatah dari pemerintah pusat hanya berkisar 1,2 hingga 1,5 juta tablet per tahun.

Artinya, masih ada kekurangan sekitar setengah juta tablet setiap tahunnya. Ini menjadi tantangan dalam pengendalian kasus malaria di Mimika.

Baca Juga :  Jokowi Minta Masyarakat Tetap Gunakan Masker di Dalam Maupun Luar Ruangan

Kekosongan obat dalam beberapa bulan terakhir sempat membuat penanganan malaria tersendat, khususnya di puskesmas dan klinik yang bergantung pada distribusi dari pemerintah.

DHP Frimal adalah kombinasi obat antimalaria berbasis dihidroartemisinin-piperaquine yang efektif untuk pengobatan malaria falciparum, jenis yang paling umum dan berbahaya di wilayah Papua.

Dinas Kesehatan Mimika mengimbau masyarakat untuk segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat jika mengalami gejala malaria, dan tidak sembarangan mengonsumsi obat tanpa resep medis.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Petrosea Percepat Penanggulangan Malaria di Mimika, Ratusan Kelambu Dibagikan ke Masyarakat
Gedung C2 RSUD Mimika Rp242 Miliar: Solusi Overkapasitas, DPRK Minta Pengawasan Ketat
Tekan Kasus Malaria, Mimika Baru Bentuk Tim Kelurahan Berbasis Komunitas
Stunting dan Malaria Jadi Ancaman Ganda bagi Anak di Mimika
RSUD Mimika Bangun Ruang Rawat Inap Baru, Kapasitas Layanan Ditingkatkan
Lintasi Jembatan Rapuh, Nakes di Mimika Pertaruhkan Nyawa Demi Pelayanan
Dirut BPJS Kesehatan ke Mimika Gandeng Pemda Perkuat JKN
Kasus Campak di Mimika Meningkat, Dinkes Luncurkan Imunisasi Kejar

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 12:26 WIT

Petrosea Percepat Penanggulangan Malaria di Mimika, Ratusan Kelambu Dibagikan ke Masyarakat

Jumat, 10 April 2026 - 19:47 WIT

Gedung C2 RSUD Mimika Rp242 Miliar: Solusi Overkapasitas, DPRK Minta Pengawasan Ketat

Rabu, 8 April 2026 - 19:42 WIT

Tekan Kasus Malaria, Mimika Baru Bentuk Tim Kelurahan Berbasis Komunitas

Rabu, 8 April 2026 - 19:06 WIT

Stunting dan Malaria Jadi Ancaman Ganda bagi Anak di Mimika

Selasa, 31 Maret 2026 - 15:27 WIT

RSUD Mimika Bangun Ruang Rawat Inap Baru, Kapasitas Layanan Ditingkatkan

Berita Terbaru

Sejumlah anak sekolah di Kampung Uta 2, Distrik Mimika Barat Tengah, dijemput aparat kepolisian untuk berangkat sekolah. (Foto: Istimewa)

Pendidikan

Jalan Sunyi Polisi Kawan Pendidikan di Kapiraya

Selasa, 21 Apr 2026 - 13:34 WIT

Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka, menemui siswa-siswi di halaman tengah Sekolah Asrama Sentra Pendidikan, Mimika, Papua Tengah, Selasa (21/4/2026). (Foto: Galeri Papua/Endy Langobelen)

Pendidikan

Wapres Tinjau Sentra Pendidikan Mimika, Sekolah Asrama Khusus OAP

Selasa, 21 Apr 2026 - 12:57 WIT