Polisi Pukul Ponsel Jurnalis Jubi saat meliput KNPB di Sentani

Ikbal Asra

Senin, 3 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Salah seorang anggota polisi yang diduga memukul ponsel jurnalis Jubi, Silpester Kasipka, saat meliput pembubaran aksi KNPB di Jalan Ifar Gunung, Sentani, Kabupaten Jayapura, Senin, 3 Agustus 2026 dok. istimewa.

Salah seorang anggota polisi yang diduga memukul ponsel jurnalis Jubi, Silpester Kasipka, saat meliput pembubaran aksi KNPB di Jalan Ifar Gunung, Sentani, Kabupaten Jayapura, Senin, 3 Agustus 2026 dok. istimewa.

JAYAPURA – Jurnalis Jubi Papua, Silpester Kasipka, mendapat perlakuan buruk dari anggota kepolisian yang bertugas mengamankan demonstrasi Komite Nasional Papua Barat di Jalan Ifar Gunung, Kelurahan Sentani Kota, Kabupaten Jayapura, Senin, 3 Agustus 2026. Telepon genggamnya dipukul saat ia mengambil gambar penangkapan seorang peserta aksi. Layarnya retak.

Silpester menyatakan telah memperlihatkan identitas wartawan Jubi sebelum kejadian. Ia sedang mendokumentasikan proses penangkapan seorang peserta aksi yang digiring masuk ke kendaraan Dalmas kepolisian ketika seorang anggota polisi tiba-tiba mendatangi dan memukul perangkat yang ia pegang.

“Saya sedang menjalankan tugas sebagai reporter untuk mengambil dokumentasi di lapangan. Namun salah seorang anggota polisi memukul handphone yang saya gunakan untuk mengambil gambar hingga layarnya retak,” kata Silpester.

Ia menilai tindakan itu sebagai bentuk intimidasi terhadap kerja jurnalistik dan meminta Polsek Sentani Kota serta Polres Jayapura memberikan pembinaan kepada anggotanya agar insiden serupa tidak kembali dialami jurnalis lain di lapangan. “Polisi dan wartawan sama-sama menjalankan tugas. Harus ada sikap saling menghormati,” ujarnya.

Kapolres Jayapura AKBP Dionisius Helan merespons insiden itu dengan menyampaikan permintaan maaf kepada Silpester dan kalangan pers. Ia mengakui situasi pengamanan hari itu bergerak cepat, namun tidak membenarkan tindakan anggotanya terhadap jurnalis.

Baca Juga :  Satgas Damai Cartenz Ringkus Pemasok Senjata Ilegal KKB di Jayapura

“Saya selaku Kapolres Jayapura menyampaikan permohonan maaf kepada rekan-rekan media, khususnya kepada jurnalis yang merasa dirugikan dalam peristiwa tersebut. Jika dari hasil pemeriksaan terbukti ada anggota kami yang melakukan tindakan di luar ketentuan, maka hal itu menjadi tanggung jawab saya,” kata Dionisius.

Polres Jayapura menyatakan akan melakukan pemeriksaan internal dan siap mengganti kerugian yang dialami Silpester sesuai hasil pemeriksaan.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dua Warga Ditembak, Festival Budaya Lembah Baliem Dihentikan
Eksekusi Sengketa Lahan SP 2 Ditangguhkan, PN Timika Tegaskan Prosedur Sesuai Hukum
Blokade Jalan Cenderawasih Mimika Masih Berlangsung, Polisi Pilih Jalur Persuasif
PT Jasti Pravita Jamin Lindungi Pekerja OAP, Kuasa Hukum Tetap Tempuh Jalur Pidana
Jenazah Korban Penembakan Polisi di Mimika Dipulangkan ke Ambon
Pembunuhan di Kwamki Narama, Polisi Buru Pelaku Utama
Kronologi Seorang Pria Tewas Ditembak Polisi di Mimika
LBH Tong Pu Ruang Aman Laporkan Dugaan Diskriminasi Rasial di PT Jasti Pravita

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 19:26 WIT

Dua Warga Ditembak, Festival Budaya Lembah Baliem Dihentikan

Jumat, 7 Agustus 2026 - 15:10 WIT

Eksekusi Sengketa Lahan SP 2 Ditangguhkan, PN Timika Tegaskan Prosedur Sesuai Hukum

Kamis, 6 Agustus 2026 - 20:48 WIT

Blokade Jalan Cenderawasih Mimika Masih Berlangsung, Polisi Pilih Jalur Persuasif

Rabu, 5 Agustus 2026 - 17:25 WIT

PT Jasti Pravita Jamin Lindungi Pekerja OAP, Kuasa Hukum Tetap Tempuh Jalur Pidana

Selasa, 4 Agustus 2026 - 20:15 WIT

Jenazah Korban Penembakan Polisi di Mimika Dipulangkan ke Ambon

Berita Terbaru