Puluhan Orang di Mimika Barat Terjangkit Penyakit Kusta

Kamis, 21 Juli 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi penyakit kusta (foto: news.okezone.com)

i

Ilustrasi penyakit kusta (foto: news.okezone.com)

TIMIKA – Wilayah Mimika Barat saat ini telah merebak penyakit kusta. Diketahui ada sekitar puluhan orang di Kampung Tapermai dan Aindua yang terjangkit penyakit menular tersebut.

Hal itu pun sempat menjadi sorotan di dalam rapat Sidang Paripurna II Masa Sidang II DPRD Mimika tentang Pandangan Umum Fraksi-fraksi terhadap Ranperda PP-APBD Kabupaten Mimika tahun anggaran 2021.

Menanggapi persoalan penyakit menular tersebut, Wakil Bupati Mimika Johannes Retob mengungkapkan bahwa sesungguhnya penyakit kusta itu sudah ada sejak lama.

“Saya tahu itu karena saya sendiri juga sudah melihat langsung bahwa ada masyarakat terutama di Mimika Barat. Di Tapermai itu ada 20-an, di Aindua juga jumlahnya sekitar itu. Dan sebenarnya itu sudah lama sekali,” ujarnya saat diwawancarai sesudah sidang paripurna di Gedung DPRD Mimika, Kamis (21/7/2022).

Baca Juga :  Datangi DPRD, Solidaritas Honorer Mimika Minta Bentuk Pansus dan Penambahan Kuota Khusus

“Yang kita khawatirkan adalah dia (penyakit kusta) berkembang dan menyebar luas karena ini kan penyakit menular,” ucapnya melanjutkan.

Wabup Rettob juga mengakui bahwa selama ini Pemerintah Kabupaten Mimika tidak terang-terangan menyampaikan hal ini ke publik untuk dikritisi dan diatasi.

“Sebenarnya kita harus segera atasi. Memang sampai sekarang kita belum publis. Artinya pemerintah tidak pernah publis dan dikritisi. Sebenarnya pemerintah harus sampaikan bahwa ini masalah yang sudah terjadi. Jadi kita akui itu,” tuturnya.

Menurutnya untuk merawat pasien kusta diperlukan orang-orang khusus yang sudah berpengalaman. Sayangnya, kata Wabup, di Mimika sendiri belum ada tim medis khusus yang mampu menangani penyakit kusta.

“Orang merawat kusta ini bukan sembarangan. Orang yang merawat kusta ini orang-orang khusus yang sudah pernah merawat kusta. Makanya kita harapkan supaya seharusnya kita sudah mulai datangkan orang-orang itu untuk tangani ini,” terangnya.

Baca Juga :  Campak Kian Merebak, Pemkab Puncak Tetapkan Status KLB

“Ini kan tergantung kita saja karena yang kita harapkan ya mesti ada perhatian-perhatian khususlah dari pemerintah. Baik itu anggaran maupun lainnya. Kalau kita sampaikan kepada Kementrian Kesehatan mungkin bakal ada tim yang datang. Sampai sekarang kita belum sampaikan,” imbuhnya.

Hingga saat ini, lanjut Wabup Rettob, para pasien kusta tersebut pun belum diisolasi sama sekali .

“Itu yang kita khawatir kan. Tapi kita bersyukur mereka sendiri yang menyadari kalau mereka kusta sehingga ada yang sampai pergi tinggal di tempat lain. Itu inisiatif mereka sendiri,” pungkasnya.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

HIV-AIDS di Mimika Meningkat pada 2025, Dinkes Tekankan Kepatuhan Pengobatan
Dinas Kesehatan Paniai Gelar Pemeriksaan dan Pengobatan Massal di Distrik Bayabiru
Lika-liku Perjalanan RSUD Mimika Menuju Rumah Sakit Tipe B
LARS DHP Lakukan Monitoring dan Evaluasi Akreditasi PPS di RSUD Mimika
Agustinus Marten Mote Jadi Nakes Pertama di Mimika yang Miliki SIP Terintegrasi MPPD
Dinkes Gelar Pertemuan Koordinasi Bahas Strategi Penanganan PD3I
Loka POM Temukan Banyak Kosmetik Ilegal Beredar di Mimika dan Nabire
Loka POM Mimika Gelar Bimtek OBA Mengandung BKO di Sarana Distribusi

Berita Terkait

Senin, 19 Januari 2026 - 17:26 WIT

HIV-AIDS di Mimika Meningkat pada 2025, Dinkes Tekankan Kepatuhan Pengobatan

Selasa, 9 Desember 2025 - 12:13 WIT

Dinas Kesehatan Paniai Gelar Pemeriksaan dan Pengobatan Massal di Distrik Bayabiru

Minggu, 30 November 2025 - 23:49 WIT

Lika-liku Perjalanan RSUD Mimika Menuju Rumah Sakit Tipe B

Jumat, 28 November 2025 - 19:53 WIT

LARS DHP Lakukan Monitoring dan Evaluasi Akreditasi PPS di RSUD Mimika

Kamis, 27 November 2025 - 08:00 WIT

Agustinus Marten Mote Jadi Nakes Pertama di Mimika yang Miliki SIP Terintegrasi MPPD

Berita Terbaru

Tiga eks anggota TPNPB-OPM yakni Kataw Kulua (26 tahun), Yaikinus Murib (23 tahun), dan Lois Murib (28 tahun), berikrar setia kepada NKRI.(Foto: Istimewa/Satgas Yonif 142/Ksatria Jaya)

Hukrim

Tiga Eks TPNPB-OPM Kodap Sinak Ikrar Setia kepada NKRI

Senin, 19 Jan 2026 - 20:04 WIT