Pemprov Papua Tengah Fokus Tangani Empat Masalah Ini

Jefri Manehat

Minggu, 15 Oktober 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penjabat Gubernur Papua Tengah, Ribka Haluk, saat memberikan atensi terhadap kasus hoaks yang marak terjadi di Papua.

Penjabat Gubernur Papua Tengah, Ribka Haluk, saat memberikan atensi terhadap kasus hoaks yang marak terjadi di Papua.

MIMIKA – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah saat ini sedang fokus dalam menangani empat masalah sosial di Papua Tengah.

Keempat masalah sosial tersebut yakni kemiskinan ekstrim, pengangguran, inflasi daerah, dan stunting.

Hal itu disampaikan Penjabat (Pj) Gubernur Papua Tengah, Ribka Haluk, dalam rapat koordinasi bersama Forkopimda se-Papua Tengah di Hotel Swiss Belinn Timika, Jumat (13/10/2023).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Mulai dari penanganan stunting, penanganan kemiskinan ekstrem, pengangguran serta inflasi daerah, saat ini menjadi PR (pekerjaan rumah) dan fokus kita Pemprov Papua Tengah,” ujar Ribka.

Baca Juga :  Pembangunan di Mimika Dinilai Lebih Fokus Bangun Kantor Mewah

Terkait penanganan stunting, jelas Ribka, Pemprov Papua Tengah telah meluncurkan program Gerak Cepat Atasi Stunting sekaligus pemberian makanan tambahan bagi anak di bawah usia dua tahun, ibu hamil, dan balita.

Tidak hanya itu, Pemprov Papua Tengah juga memberikan bantuan langsung tunai (BLT) kepada anak-anak penderita stunting dengan nilai Rp850.000 hingga Rp1 juta.

“Kita manfaatkan dana otonomi khusus (otsus) untuk tangani stunting,” ungkapnya.

Baca Juga :  Sambut HUT ke-30 Mimika, Disdukcapil Gelar Nikah Massal OAP dan Layanan Adminduk di Pesisir

Ribka menegaskan bahwa pihaknya sangat berkomitmen dalam penanganan tersebut termasuk penanganan kemiskinan ekstrem, inflasi daerah dan pengangguran.

Sementara perihal kemiskinan ekstrem dan inflasi daerah, Ribka mengatakan bahwa itu telah menjadi atensi bagi pimpinan daerah, dalam hal ini para bupati di Papua Tengah.

“Ini sudah menjadi atensi dari Presiden Jokowi. Untuk itu, kami juga terus berupaya agar pengangguran di Papua Tengah bisa ditekan sehingga anak-anak Papua tidak lagi teriak (demo) minta pekerjaan,” tuturnya.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Perbaiki Jalan Hasanuddin yang Bergelombang, Dinas PUPR Mimika Mulai Rekonstruksi
Kesiapsiagaan Bencana Berbasis Warga: Dinsos Mimika Bentuk Kampung Siaga
Masterplan Perkotaan Potowaiburu Rampung, Pemkab Mimika Tata Kawasan Pesisir Barat
RSUD Jayapura Jaring Masukan Publik, Benahi Tata Kelola Lewat Layanan Digital
Pengawasan Orang Asing di Mimika Diperketat demi Cegah Pelanggaran dan Lindungi Pekerja Lokal
Serapan Dana Otsus Mimika Tahap I Capai 90 Persen, OPD Didesak Percepat Administrasi
Realisasi Anggaran Mimika Capai 50,11 Persen: BPKAD Ingatkan Kualitas Proyek dan Keterlambatan OPD
Pemkab Mimika Bentuk TP2TB Kejar Target Eliminasi Tuberkulosis

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 18:13 WIT

Perbaiki Jalan Hasanuddin yang Bergelombang, Dinas PUPR Mimika Mulai Rekonstruksi

Jumat, 23 Oktober 2026 - 16:35 WIT

Kesiapsiagaan Bencana Berbasis Warga: Dinsos Mimika Bentuk Kampung Siaga

Kamis, 22 Oktober 2026 - 20:11 WIT

Masterplan Perkotaan Potowaiburu Rampung, Pemkab Mimika Tata Kawasan Pesisir Barat

Rabu, 21 Oktober 2026 - 22:32 WIT

RSUD Jayapura Jaring Masukan Publik, Benahi Tata Kelola Lewat Layanan Digital

Selasa, 20 Oktober 2026 - 16:16 WIT

Pengawasan Orang Asing di Mimika Diperketat demi Cegah Pelanggaran dan Lindungi Pekerja Lokal

Berita Terbaru

Penangkapan DPO tersangka penembakan karyawan Freeport di Mimika. (Foto: Satgas ODC)

Hukrim

Satgas ODC Tangkap DPO Kasus Penembakan Karyawan Freeport

Selasa, 27 Okt 2026 - 04:32 WIT