Razia Gabungan di Lapas Nabire, 38 HP dan Sajam Ditemukan

Endy Langobelen

Rabu, 4 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Konferensi pers hasil razia besar-besaran di Lapas Kelas IIB Nabire, Papua Tengah, Selasa malam (3/6/2025) oleh Polres Nabire. (Foto: Istimewa/Achamd Yusran)

i

Konferensi pers hasil razia besar-besaran di Lapas Kelas IIB Nabire, Papua Tengah, Selasa malam (3/6/2025) oleh Polres Nabire. (Foto: Istimewa/Achamd Yusran)

NABIRE – Sebanyak 38 unit handphone, senjata tajam, dan berbagai barang terlarang lainnya disita dalam razia besar-besaran di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Nabire, Papua Tengah, Selasa malam (3/6/2025).

Razia tersebut dilakukan aparat gabungan usai kaburnya 19 narapidana dari lapas tersebut pada 2 Juni 2025 lalu.

Kapolres Nabire, AKBP Samuel D. Tatiratu, mengungkapkan bahwa razia itu melibatkan 235 personel dari berbagai unsur, termasuk Polres Nabire, Polda Papua Tengah, Brimob Yon C Pelopor, Kodim 1705/Nabire, serta petugas lapas.

“Dalam pelaksanaan razia, kami menemukan 38 unit HP, senjata tajam seperti pisau dan parang, serta berbagai alat besi, obeng, gunting, hingga noken bermotif Bintang Kejora,” ujar AKBP Tatiratu dalam konferensi pers di Mapolres Nabire, Selasa malam.

Baca Juga :  Polisi Selidiki Kasus Peredaran Uang Palsu di Mimika

Barang-barang terlarang tersebut ditemukan di lima blok berbeda dalam lapas. Lokasi penyimpanan tersembunyi di dalam kotak, area tanaman belakang blok, hingga kamar mandi narapidana.

Kapolres menegaskan, penyelidikan akan terus dilakukan untuk menelusuri kepemilikan barang, khususnya handphone, yang diduga berkaitan dengan pelarian 19 narapidana beberapa waktu lalu.

Baca Juga :  Pencarian Korban Tenggelam di Mimika Barat Ditutup, Edi Prayitno Tak Ditemukan

“Hasil pemeriksaan malam ini, khususnya terkait kepemilikan HP, akan didalami lebih lanjut. Mudah-mudahan bisa mengerucut kepada pelarian napi,” ujarnya.

Menjawab pertanyaan wartawan mengenai dugaan keterlibatan oknum sipir, AKBP Tatiratu memastikan hal itu juga menjadi fokus penyelidikan.

“Kalaupun ada keterlibatan sipir, tentu akan kami koordinasikan dengan pihak terkait. Kami mohon waktu untuk mendalaminya,” tegasnya.

Razia tersebut merupakan langkah cepat aparat dalam mengamankan situasi pascapelarian dan memastikan tidak ada lagi celah keamanan di dalam lembaga pemasyarakatan.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polisi Tangkap Dua Terduga Pengedar Sabu di Homestay Cartensz Mimika
Tiga Eks TPNPB-OPM Kodap Sinak Ikrar Setia kepada NKRI
Penyelundupan Dua Paket Sabu Digagalkan di Bandara Timika, Tujuan Ilaga
Polisi Gagalkan Peredaran 230 Liter Sopi di Pelabuhan Poumako Mimika
Kuasa Hukum Angkat Suara Soal Aksi Palang Sekolah di Mimika
Empat Sekolah di Mimika Dipalang Warga, Ribuan Siswa Terpaksa Belajar dari Rumah
Polres Mimika Limpahkan Tiga Berkas Kasus Narkotika ke Kejari
TPNPB Mengaku Dalang Penikaman di Yahukimo, Sebut Korban Agen Intelijen

Berita Terkait

Jumat, 23 Januari 2026 - 05:19 WIT

Polisi Tangkap Dua Terduga Pengedar Sabu di Homestay Cartensz Mimika

Senin, 19 Januari 2026 - 20:04 WIT

Tiga Eks TPNPB-OPM Kodap Sinak Ikrar Setia kepada NKRI

Senin, 19 Januari 2026 - 17:13 WIT

Penyelundupan Dua Paket Sabu Digagalkan di Bandara Timika, Tujuan Ilaga

Senin, 19 Januari 2026 - 16:51 WIT

Polisi Gagalkan Peredaran 230 Liter Sopi di Pelabuhan Poumako Mimika

Rabu, 14 Januari 2026 - 21:23 WIT

Kuasa Hukum Angkat Suara Soal Aksi Palang Sekolah di Mimika

Berita Terbaru

Ilustrasi jaringan internet Telkomsel down. (Foto: Galeri Papua/Endy Langobelen regenerated by OpenAI)

Peristiwa

Jaringan Internet Melambat, Telkomsel Akui Gangguan Nasional

Kamis, 22 Jan 2026 - 17:22 WIT