Rumah Singgah dan Peran Keluarga Masih Jadi Kendala Penanganan ODGJ di Mimika

Jumat, 11 November 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial Kabupaten Mimika, Paulus Saile.

Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial Kabupaten Mimika, Paulus Saile.

MIMIKA – Penanganan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) di Kabupaten Mimika masih menjadi persoalan lantaran tidak memiliki rumah singgah atau tempat penampungan.

Hal itu disampaikan Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial pada Dinas Sosial Mimika, Paulus Saile, dalam sebuah kegiatan di Hotel Grand Tembaga, Jumat (11/11/2022).

“Upaya penanganan terhadap ODGJ ini sudah kami lakukan. Beberapa kali kami lakukan pengobatan tapi bersifat terbatas sehingga pasien dikembalikan karena tidak ada tempat untuk menampung mereka,” ujarnya.

Lebih lanjut Paulus mengungkapkan bahwa berdasarkan data dari Dinas Sosial, jumlah ODGJ di Kabupaten Mimika saat ini telah mencapai 58 orang.

“Data yang kami punya ada 58 ODGJ, tapi kemungkinan masih banyak lagi ODGJ diluar sana, hanya saja tidak dilaporkan oleh pihak keluarganya,” kata Paulus.

Menurut Paulus, keluarga sesungguhnya memiliki peran penting karena keluarga merupakan tumpuan utama dalam penanganan pasien ODGJ. Sayangnya, yang terjadi selama ini keluarga malah terkesan kurang memiliki rasa kepedulian.

Baca Juga :  80 Saksi Beri Keterangan Dibakarnya Dua Kantor Distrik di Fakfak

“Masalah gangguan jiwa, keluarga merupakan tumpuan utama dalam penanganan dan memberikan suport penuh kepada pasien. Selanjutnya pemerintah sebagai pendamping untuk pemulihan, tapi faktanya selama ini keluarga kurang peduli, bahkan sering membuli yang membuat pasien merasa tidak nyaman sehingga mereka harus berkeliaran di jalan,” jelasnya.

Oleh sebab itu, Paulus berharap kepada pihak keluarga agar dapat ikut mengambil peran dalam penanganan pasien ODGJ.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Mimika Akui Data Malaria Keliru, Target Eliminasi 2030 Diperkuat
Mimika Uji Coba Primakuin Dosis Tinggi untuk Kejar Eliminasi Malaria 2030
Dari “Kolam Mancing” ke “Arena Tamiya”: Kritik Warga Timika Berujung Aksi Nyata
Petrosea Percepat Penanggulangan Malaria di Mimika, Ratusan Kelambu Dibagikan ke Masyarakat
Petrosea–Distrik Miru Bangun RTH Terintegrasi, Dorong Lingkungan Sehat dan UMKM OAP
Petrosea Dorong Ketahanan Keluarga, Edukasi Catin Perdana Digelar di Mimika
Gedung C2 RSUD Mimika Rp242 Miliar: Solusi Overkapasitas, DPRK Minta Pengawasan Ketat
Tekan Kasus Malaria, Mimika Baru Bentuk Tim Kelurahan Berbasis Komunitas

Berita Terkait

Sabtu, 25 April 2026 - 15:17 WIT

Bupati Mimika Akui Data Malaria Keliru, Target Eliminasi 2030 Diperkuat

Jumat, 24 April 2026 - 19:31 WIT

Mimika Uji Coba Primakuin Dosis Tinggi untuk Kejar Eliminasi Malaria 2030

Selasa, 21 April 2026 - 19:05 WIT

Dari “Kolam Mancing” ke “Arena Tamiya”: Kritik Warga Timika Berujung Aksi Nyata

Kamis, 16 April 2026 - 12:26 WIT

Petrosea Percepat Penanggulangan Malaria di Mimika, Ratusan Kelambu Dibagikan ke Masyarakat

Rabu, 15 April 2026 - 20:29 WIT

Petrosea–Distrik Miru Bangun RTH Terintegrasi, Dorong Lingkungan Sehat dan UMKM OAP

Berita Terbaru

Polisi lalu lintas melakukan olah tempat kejadian perkara di Jalan Poros Mapurujaya KM 10, Mimika, Jumat, 1 Mei 2026. Galeripapua/Istimewa

Hukrim

Pengendara Motor Tewas Berujung Penikaman di Mimika

Sabtu, 2 Mei 2026 - 01:59 WIT

Barang bukti narkotika yang diamankan polisi setelah penangkapan dua tersangka di Mimika. Kamis, 30 April 2026. Galeripapua/Istimewa

Hukrim

Polisi Ringkus Dua Tersangka Pengedar Sabu di Timika

Sabtu, 2 Mei 2026 - 01:41 WIT

Kebakaran menghanguskan sebuah bangunan di Jalan Cenderawasih, Mimika, Kamis malam, 30 April 2026. Galeripapua/Istimewa

Pemerintahan

Distrik Mimika Baru Petakan Risiko Kebakaran di Permukiman Padat

Sabtu, 2 Mei 2026 - 01:10 WIT

Ket. Foto: Ketua Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua, Felix Wanggai (tengah) di Hotel Horison Diana Mimika, Kamis 30 April 2026. Galeripapua/ Kevin Kurni.

Pemerintahan

Pemerintah Akan Kembalikan Dana Otsus Papua Rp2,5 Triliun

Jumat, 1 Mei 2026 - 22:27 WIT