Sambut Natal dan Tahun Baru, PTFI Berikan 56,360 Ton Sembako untuk Warga Lokal

Rabu, 14 Desember 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bantuan sembako 'Program Kasih Natal PTFI 2022' untuk masyarakat di Highland. (Foto: Istimewa)

Bantuan sembako 'Program Kasih Natal PTFI 2022' untuk masyarakat di Highland. (Foto: Istimewa)

MIMIKA – Dalam rangka menyambut kemeriahan Natal 2022, PT Freeport Indonesia (PTFI) melalui ‘Program Kasih Natal PTFI 2022’ memberikan sejumlah bantuan sembako kepada masyarakat lokal di kampung-kampung.

Bantuan sembako yang disalurkan secara bertahap dari tanggal 9 sampai 14 Desember 2022 oleh Departemen Community Relations PTFI ini berjumlah sebanyak 56.360 ton.

Adapun jumlah penerima bantuan sembako ini tercatat sebanyak 73 gereja lokal masyarakat suku Amungme dan Kamoro serta suku-suku kekerabatan lainnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

34 gereja di dataran tinggi yang meliputi; 6 gereja di lembah Aroanop, 4 gereja di Waa Banti, 8 gereja di lembah Tsinga, 6 gereja di lembah Hoya, dan 10 gereja di lembah Jila mendapatkan bantuan Natal sebanyak 28.865 ton sembako yang didistribusikan langsung menggunakan helikopter.

Tak tanggung-tanggung untuk memfasilitasi distribusi bantuan sembako tersebut, PTFI menyediakan sebanyak 31 penerbangan ke kampung-kampung tujuan. Bersamaan dengan pengiriman bantuan sembako, PTFI juga memberikan kesempatan kepada warga atau jemaat untuk mengikutsertakan (menitip) belanjaan kebutuhan Natal ke kampungnya.

Baca Juga :  Main di Dermaga, Seorang Anak Terjatuh dan Tenggelam di Asmat

Sementara itu, bantuan untuk masyarakat Suku Amungme yang berada di Timika, didistribusikan melalui 30 gereja lokal dengan total bantuan sembako sebanyak 21.150 ton.

Sedangkan di wilayah dataran rendah (lowland), terdapat 7 kampung yang turut diberikan bantuan sembako, yakni Kampung Nayaro, Nawaripi, Koperapoka, Ayuka, Tipuka, Omawita dan Fanamo dengan total bantuan sebanyak 6.345 ton sembako yang didistribusikan menggunakan transportasi laut.

Penyaluran bantuan ‘Program Kasih Natal PTFI 2022’ ke wilayah dataran rendah menggunakan transportasi laut.

Selaku Vice President (VP) Community Relations/Social Responsibility PTFI, Nathan Kum menjelaskan bahwa ‘Program Kasih Natal PTFI 2022’ merupakan wujud tanggung jawab sosial dan komitmen PTFI dalam menghadirkan dampak positif bagi masyarakat Mimika.

“Khususnya dua suku besar di Mimika (Amungme dan Kamoro) yang terdampak langsung oleh proses pertambangan PTFI, serta untuk mendorong pemberdayaan lapisan masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.

Baca Juga :  PTFI dan Pemkab Nabire Jalin Kemitraan Strategis Turunkan Angka Stunting

Dia berharap bantuan Natal dari PTFI ini tidak dilihat dari berapa banyak nominal yang diberikan, namun bagaimana kepedulian dan niat baik dari PTFI dalam membantu masyarakat.

“Selama perusahaan ini ada dan berjalan baik, lancar dalam produksi, perusahaan akan selalu memperhatikan masyarakat di sekitarnya. Untuk itu, mari kita jaga perusahaan ini agar bisa turut serta memberikan manfaat yang baik bagi masyarakat di Mimika,” tuturnya.

Masyarakat di wilayah dataran rendah berpose bersama Sinterklas seusai pembagian bantuan ‘Program Kasih Natal PTFI 2022’.

Dia juga mengucapkan salam damai Natal 25 Desember 2022 dan selamat menyambut tahun baru 1 Januari 2023 bagi seluruh masyarakat Amungme, Kamoro dan lima suku kekerabatan yang ada di Kabupaten Mimika.

Untuk diketahui, dalam pelaksanaan pembagian bantuan ini, PTFI juha bekerja sama dengan pihak Pemerintah Daerah melalui aparat kampung dan distrik, serta aparat keamanan dari TNI yang berada di lokasi pendistribusian.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Di Balik Rencana Kota Kapiraya, Warga Masih Hidup dalam Waswas
BMKG Imbau Warga Mimika Waspadai Kekeringan dan Kabut Asap Kiriman
Raih Penghargaan Pelayanan Terbaik, Polres Mimika Diusulkan Naik Tipe Jadi Polresta
Hari Masyarakat Adat Sedunia: LEPEMAWIL Soroti Hilangnya Tanah dan Melemahnya Lembaga Adat
Blapos TIFA Management: Dari Freestyle Jalanan Menuju Panggung Besar
Satgas ODC Identifikasi Tujuh Terduga Pelaku Pembunuhan Pilot AMA
Dewan Adat Minta Pemerintah Pusat Turun Tangan Benahi Mamberamo Raya
Film Dokumenter Pesta Babi Resmi Dirilis di YouTube JubiTV

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 19:15 WIT

Di Balik Rencana Kota Kapiraya, Warga Masih Hidup dalam Waswas

Kamis, 27 Agustus 2026 - 13:40 WIT

BMKG Imbau Warga Mimika Waspadai Kekeringan dan Kabut Asap Kiriman

Rabu, 12 Agustus 2026 - 17:25 WIT

Raih Penghargaan Pelayanan Terbaik, Polres Mimika Diusulkan Naik Tipe Jadi Polresta

Minggu, 9 Agustus 2026 - 11:18 WIT

Hari Masyarakat Adat Sedunia: LEPEMAWIL Soroti Hilangnya Tanah dan Melemahnya Lembaga Adat

Jumat, 7 Agustus 2026 - 19:48 WIT

Blapos TIFA Management: Dari Freestyle Jalanan Menuju Panggung Besar

Berita Terbaru

Proses evakuasi salah satu korban penyanderaan KKB di Kabupaten Mimika. (Foto: Istimewa/Satgas Humas Operasi Damai Cartenz)

Hukrim

1 Korban Sandera KKB Berhasil Dievakuasi ke Timika

Senin, 14 Sep 2026 - 15:25 WIT

Suasana di sekitar lokasi kejadian saat dikerumuni warga setempat dan polisi pada Sabtu malam, 12 September 2026. (Foto: Polres Mimika)

Hukrim

Polisi Berhasil Tangkap Pelaku Penikaman Remaja di Mimika

Minggu, 13 Sep 2026 - 18:14 WIT