Satgas Korpasgat Evakuasi Pesawat Logistik Terbakar di Bandara Ilaga

Endy Langobelen

Senin, 25 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Personel Satuan Tugas Korps Pasukan Khas TNI Angkatan Udara (Satgas Korpasgat) yang berjaga di sekitar bandara langsung merespons cepat bersama aparat KP3U dan Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Ilaga. (Foto: Istimewa/Satgas Kopasgat TNI)

i

Personel Satuan Tugas Korps Pasukan Khas TNI Angkatan Udara (Satgas Korpasgat) yang berjaga di sekitar bandara langsung merespons cepat bersama aparat KP3U dan Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Ilaga. (Foto: Istimewa/Satgas Kopasgat TNI)

PUNCAK — Pesawat kargo jenis Caravan PK-PPI milik maskapai Amole Air mengalami insiden pendaratan di Bandara Aminggaru, Ilaga, Papua Tengah, Senin (25/8/2025) pagi sekitar pukul 09.42 WIT.

Pesawat yang mengangkut material bangunan seberat 1.050 kilogram dari Timika itu mengalami overshoot hingga meluncur ke luar landasan dan menabrak struktur portal pengamanan di area Pos Satgas Korpasgat.

Benturan di bagian depan pesawat memicu percikan api yang kemudian menyebabkan kobaran api. Beruntung, tidak ada penumpang dalam penerbangan tersebut. Pilot dan kopilot yang menjadi kru pesawat berhasil dievakuasi dalam kondisi stabil.

Baca Juga :  Korban Hilang di Perairan Asmat Ditemukan Meninggal Dunia

Personel Satuan Tugas Korps Pasukan Khas TNI Angkatan Udara (Satgas Korpasgat) yang berjaga di sekitar bandara langsung merespons cepat bersama aparat KP3U dan Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Ilaga.

“Begitu terlihat percikan api dari bagian depan pesawat, personel kami langsung bergerak sesuai prosedur darurat untuk mengevakuasi kru dan mengamankan area sekitar apron guna mencegah hal yang tidak diinginkan,” kata Dansektor II Satgas Korpasgat, Lettu Pas Irfan Fakhrisam, S.Tr. (Han), dalam siaran pers yang diterima Galeripapua.com pada Senin siang.

Baca Juga :  Tabrak Dump Truk, Pengendara Motor di Mimika Meregang Nyawa

Sebagai langkah antisipasi, aktivitas penerbangan di Bandara Aminggaru Ilaga dihentikan sementara. UPBU Ilaga bersama otoritas terkait telah melakukan pemeriksaan teknis dan investigasi lanjutan guna memastikan penyebab insiden.

Bandara Aminggaru Ilaga merupakan jalur utama distribusi logistik menuju wilayah pegunungan Papua Tengah. Insiden ini kembali menegaskan pentingnya kesiapsiagaan personel di lapangan serta koordinasi antarinstansi dalam menghadapi keadaan darurat penerbangan di daerah terpencil.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Satu Korban Hilang Tenggelamnya KM Putra Siantan Ditemukan Selamat
Kapal KM Putra Siantan Tenggelam di Perairan Timika: 12 Penumpang Selamat, 1 Hilang
Korban Hilang di Perairan Asmat Ditemukan Meninggal Dunia
Perahu Muat Tujuh Orang Tenggelam di Asmat, 1 Belum Ditemukan
Sampah Petasan Cemari Timika Usai Tahun Baru, DLH Catat 100 Ton Limbah dalam Dua Hari
Kebakaran di Ahmad Yani Timika Hanguskan 4 Petak Ruko, Seorang Wanita Patah Kaki
Breaking News: Kebakaran Hebat di Jalan Ahmad Yani Timika
Usai Dua Pekan Mengungsi, Warga Gearek Nduga Mulai Pulang Demi Natal di Kampung

Berita Terkait

Selasa, 20 Januari 2026 - 22:50 WIT

Satu Korban Hilang Tenggelamnya KM Putra Siantan Ditemukan Selamat

Selasa, 20 Januari 2026 - 22:39 WIT

Kapal KM Putra Siantan Tenggelam di Perairan Timika: 12 Penumpang Selamat, 1 Hilang

Kamis, 15 Januari 2026 - 22:08 WIT

Korban Hilang di Perairan Asmat Ditemukan Meninggal Dunia

Rabu, 14 Januari 2026 - 21:51 WIT

Perahu Muat Tujuh Orang Tenggelam di Asmat, 1 Belum Ditemukan

Jumat, 2 Januari 2026 - 16:24 WIT

Sampah Petasan Cemari Timika Usai Tahun Baru, DLH Catat 100 Ton Limbah dalam Dua Hari

Berita Terbaru

Ilustrasi peningkatan kasus campak di Mimika. (Foto: Galeri Papua/Endy Langobelen regenerated by OpenAI)

Kesehatan

Kasus Campak di Mimika Meningkat, Dinkes Tetapkan KLB

Selasa, 20 Jan 2026 - 23:58 WIT

Tiga eks anggota TPNPB-OPM yakni Kataw Kulua (26 tahun), Yaikinus Murib (23 tahun), dan Lois Murib (28 tahun), berikrar setia kepada NKRI.(Foto: Istimewa/Satgas Yonif 142/Ksatria Jaya)

Hukrim

Tiga Eks TPNPB-OPM Kodap Sinak Ikrar Setia kepada NKRI

Senin, 19 Jan 2026 - 20:04 WIT